Alice Story

Alice Story
part 10


__ADS_3

malam ini alice akan pergi ke club malam mewah yang terkenal di kota nya, alice hanya pergi sendiri tanpa sahabat atau pelayan pribadinya.sengaja hanya untuk bersenang senang katanya.sudah lama dirinya tidak pergi ke club maka dari itu malam ini alice akan melepas semua beban pikirannya sejenak.



style alice malam ini.


alice duduk sendirian di meja paling pojok dengan segelas wine mahal di tangannya. memandang lurus ke depan dengan tatapan kosong.


"exsuce me nona, bolehkah saya duduk?"


ucap seorang paruh baya yang masih terlihat gagah memakai pakaian serba hitam, masker, topi hitam,kaca mata hitam.


"of course mr wilson"


jawab alice tersenyum tipis.


mendengar jawaban alice pria paruh baya tersebut terkejut namun segera menyembunyikan wajah terkejut nya dengan senyuman tipis. sungguh pandai dalam mengontrol emosi.


"bolehkah saya tau siapa nama nona?"


"anda sudah mengetahuinya mr wilson"


jawab alice enteng.


pria paruh baya tersebut terkekeh mendengar ucapan alice


"haha kau sangat mirip denganku nak"


yah pria paruh baya tersebut adalah logan lee wilson, dady nya alice.logan sengaja memantau seluruh kegiatan putrinya untuk melindunginya. sampai mengikuti alice ke club malam ini.


alice hanya memutar bola mata malas mendengar ucapan dady nya.


mungkin sifat narsis alice turun dari dady nya.


"to the point mr wilson, atau haruskah saya memanggil anda dady?"


ucap alice dengan menekankan kata terakhir.


"ya kau harus memanggilku dady mulai sekarang"


ucap logan dengan tangan bersedekap dada dengan nada angkuh.


"cih, kau sungguh arogan pak tua"


ucap alice berdecih sinis.


bukannya marah logan malah tertawa mendengar ucapan alice.


"ck ck apa kau tidak merindukan pak tua ini swetheart?"


"maybe"


ucap alice mengangkat bahu acuh.


"huftt baiklah, kali ini dady serius baby. dady ingin kau pergi ke tempat ini besok, sendirian"


ucap logan sambil memberikan kertas kosong.


"apakah tempatnya begitu rahasia sampai sampai kau membuat tulisan yang hanya bisa dibaca dengan sinar ultraviolet?"


ucap alice kesal karena sungguh merepotkan bila harus memakai sinar ultraviolet hanya untuk melihat sebuah alamat.


logan terkekeh mendengar keluhan putri kesayangannya.


"kau akan tahu nanti swetheart"


bisik logan ditelinga alice sebelum beranjak pergi.


alice hanya mengangguk singkat.entah apa yang akan ditunjukkan dady nya itu nanti, asal tidak merugikan dirinya alice hanya akan diam saja.


setelah logan pergi, alice hendak pergi meninggalkan club tetapi ada seorang pria tampan yang menghentikan langkahnya.


"hy nona, bolehkah aku berkenalan denganmu?"


ucap pria tampan tersebut dengan nada genit.


"minggir"


ucap alice dingin.


"waw, baru kali ini aku ditolak oleh seorang gadis sepertimu. apa kau tidak tau aku? aku adalah anak dari pengusaha berlian terbesar di eropa"


ucap lelaki tampan tersebut dengan bangga.

__ADS_1


"cih, kekayaanmu bahkan tidak cukup untuk membeli sepatuku"


ucap alice angkuh.


"ck ck ck kau sangat sombong dan arogan nona. bagaimana kalau kita bersenang senang sebentar, kalau kau mau aku akan memberi mu banyak uang"


"apa aku terlihat seperti jalang bagimu, kau bahkan tidak pantas untuk menyebut namaku mahkluh rendah"


ucap alice dengan senyum meremehkan.


"kau... dasar jalang tidak tau diuntung. aku akan membuatmu menyesal karena mempermalukanku"


"oh yaa, kau mau membuat ku menyesal?


kita lihat siapa yang akan menyesal nanti. aku bahkan bisa menghancurkan perusahaan keluargamu dalam satu malam"


ucap alice sambil membisikkan kalimat terakhit ditelinga lelaki tersebut sebelum pergi.


cih kau hanya jalang tidak berguna, bagaimana bisa kau menghancurkan perusaan keluargaku


batin pria tersebut sinis.


skip mansion


alice turun dari mobil sport nya lalu menuju pintu utama mansion.sekarang sudah jam 01:00 malam karena sebelum pulang ke mansion alice pergi ke pantai dekat mansionnya.


lampu ruang tamu mansion masih menyala di pukul larut malam begini, alice pikir pelayan pribadinya belum tidur untuk menunggunya pulang. ternyata bukan sherly yang duduk angkuh di sana melainkan seorang pemuda tampan dengan rahang kokoh dan tegas sedang menatap tajam kepada alice.


"apa yang kau lakukan di mansionku malam malam begini"


tanya alice dengan alis terangkat bingung.


"apa yang kau lakukan diclub tengah malam begini?"


bukannya menjawab pria tersebut malah bertamya balik.


"bukan urusanmu"


ucap alice ketus sambil tangan bersedekap dada.


"jangan membantahku alice"


ucap pria tersebut marah.


bentak alice marah.


ya pria tampan tersebut adalah kevin. dia sudah menunggu alice dari tadi. jangan tanyakan bagaimana kevin tau keberadaan alice karena selama ini hanya dia yang mampu menyaingi kemampuan hacker alice.


mendengar jawaban alice kevin semakin marah. kevin bangkit dari duduknya lalu menyudutkan alice ke dinding mengurung alice dengan kedua tangannya.


alice yang di perlakukan seperti itu tetap tenang seakan tau apa yang akan terjadi kedepannya.


"kau seharusnya tidak membantah ucapanku alice"


desis kevin tajam.


alice terkekeh sinis


"kau pikir aku akan menuruti semua perintah mu seperti anjing pada majikannya? tidak kevin, selama ini aku menuruti permintaanmu hanya karena kau selalu ada untukku di saat aku kesepian. sekarang aku muak denganmu kevin"


kevin semakin marah hingga mencengkram kedua pipi alice. alice tidak takut menghadapi kevin karena dia sudah terbiasa dengan semua ini setiap dia bertengkar dengan kevin.


"diam"


bentak kevin.


"kau tidak boleh mengatakan itu padaku. kau harus seperti alice yang ku kenal selama ini, kau tidak boleh meninggalkan aku alice."


sambung kevin dengan tangan yang terus mencengkram pipi alice.


alice menendang perut kevin hingga alice terlepas dari kukungan kevin. alice sekrang tengan diliputi amarah, pipi nya yang mulus putih dan bersih sekrang harus terluka karena kuku tajam kevin.


alice mengeluarkan pistol dari balik bajunya lalu menarik pelatuk dan di arahkan tepat pada kepala kevin.


"kau pikir aku bodoh karena tidak tau tentang perasaan mu padaku, kau hanya terobsesi denganku kevin kau tidak boleh jatuh cinta padaku karena kau hanya orang asing yang singgah di hidupku. berhenti mengganggu hidupku atau peluru ini akan menembus kepala mu"


ucap alice dingin yang masih mengacungkan pistolnya pada kevin.


bukannya takut kevin malah terkekeh mendengar ancaman alice.


"kau tidak akan berani menembakku alice, karena kau juga sangat mencintaiku kan, selama ini kau selalu bersikap manis pada ku, kau selalu membela dan melindungiku, apa namanya kalau kau tidak jatuh cinta padaku"


ucap kevin percaya diri.

__ADS_1


"ahhhhh dasar gila, aku muak mendengar ucapan busukmu"


teriak alice sambil menembak guci mahal dibelakang kevin.


bunyi suara tembakan menggema dimansion, para penjaga dan maid terkejut melihat nona muda mereka bertengkar lagi dengan tuan muda pertama keluarga scarlett. pasalnya ini bukan pertama kali mereka bertengkar, tidak ada yang berani mendekat atau pun melerai karena mereka takut akan menjadi sasaran empuk pisto kesayangan nona muda mereka.


back to topik


kevin terkejut melihat alice menembak tepat dibelakang nya, kevin tau alice sengaja membelokkan peluru ke belakangnya karena selama ini tembakan alice tidak pernah meleset.


kevin jatuh terduduk melihat apa yang dia lakukan, kevin memang tidak pandai mengendalikan emosinya kalau itu menyangkut tentang alice. kevin menjambak rambutnya sendiri sekarang semuanya kacau alice sudah tau tentang perasaannya bagaimana kalau alice pergi meninggalkannya. tidak tidak kevin tidak akan membiarkannya.


"all aku minta maaf, tolong jangan tinggalkan aku sendirian lagi"


ucap kevin mendongak menatap alice di depannya dengan berlinang air mata.


alice membuang muka agar tidak berhadapan dengan kevin. melihat kevin bersimpuh di lantai memohon padanya dengan mata berkaca kaca akan meruntuhkan pertahanan alice untuk tidak peduli lagi padanya.


aku membenci situasi seperti ini


batin alice


"pergi, jangan temui aku sampai kau menghilangakan perasaanmu itu padaku"


ucap alice dingin dan pergi meninggalkan kevin yang masih berlutut dengan frustasi.


alice bukan orang bodoh yang tidak tau apa apa tentang perasaan, selama ini alice memang menyadari perasaan kevin padanya tetapi alice percaya perlahan lahan kevin akan menghilangkan perasaan cinta itu padanya tetapi semakin lama semakin kuat perasaan itu padanya. alice tidak menyangka bahwa kakak yang di anggap sepupu olehnya akan jatuh cinta padanya. kevin hanya anak tiri keluarga matthew maka dari itu dia begitu yakin akan perasaannya pada alice. keberadaan kevin memang ditentang oleh semua keluarga besar scarlett. selama ini dia dibenci tidak ada orang yang peduli padanya hingga ada seorang gadis kecil yang selalu memberinya kasih sayang tetapi kevin salah mengartikan kasih sayang alice padanya. dia begitu mencintai alice dari kecil, dia tidak bisa hidup tanpa alice.


"apa salahku jika aku mencintaimu, aku tau aku orang asing yang bahkan tidak tau orang tua kandungku, aku hanya ingin di cintai dan disayangi. apa aku salah memintanya darimu alice"


lirih kevin tetapi masih didengar oleh alice yang berada di depan lift karena mansion cukup sunyi.


alice yang mendengar itu terenyuh, bagaimanapun kevin yang selalu ada untuknya saat dia kesepian. mereka berdua sama sama membutuhkan kasih sayang dan perhatian dari orang yang mereka cintai dan sayangi. alice yang sudah ditinggalkan oleh orang tuanya waktu kecil. kevin yang dibenci semua orang. mereka berdua bernasib sama.


"aku tidak bisa memberikan apa yang kau inginkan dariku untuk mu kevin, mungkin aku bisa memberikanmu kasih sayang dari seorang adik untukmu karena kau tetap kakak sepupu ku"


ucap alice tenang.


kevin langsung berdiri tegak dan berbalik menatap alice


"kau tidak akan meninggalkan ku sendirian lagi?"


"entahlah, aku mungkin tidak akan terus berada disisi mu, kau bukan segalanya bagi ku"


ucap alice acuh tak acuh.


kevin mengepalkan tangan nya pertanda dia sedang menahan emosi. tetapi dengan cepat dia tersenyum entah apa yang dipikirkan nya hanya dia dan tuhan yang tau.


"baiklah, aku tidak akan memaksamu membalas perasaanku tetapi aku ingin kita tetap seperti biasa lupakan kejadian malam ini"


"aku tidak berjanji akan seperti biasa mulai sekarang kevin"


duarrrrr


bagai bom atom yang meledak seperti itulah saat ini perasaan kevin, terkejut? tentu saja bagaimana tidak, sekarang alice nya sudah berubah tidak seperti alice yang lembut dan memperlakukannya dengan kasih sayang sekarang.


"kenapa, apa kau sudah punya penggantiku?"


tanya kevin dengan nada cemas.


"tidak, sekarang pergi dari mansionku"


ucap alice lalu melanjutkan langkah nya yang sempat tertunda menuju kamar.


kevin mematung beberapa menit, masih mencerna apa yang terjadi hari ini. dia sadar alice sudah tidak ada lagi di depan nya. kevin semakin frustasi sampai menghancurkan semua benda yang ada disekitarnya.


alice tidak peduli apa yang kevin lakukan, toh dia masih bisa membelinya lagi. itu hanya kecil untuknya.


setelah puas melampiaskan emosi nya kevin pergi dari sana sebelum pergi kevin bergumam sesuatu


aku akan membuat mu tetap berada disisiku apapun caranya


setelah itu dia pergi dari sana menuju mansion keluarga matthew. alice melihat kepergian kevin dari balkon kamarnya sambil menyesap wine mahal berkata


aku tidak akan membiarkan siapapun menghambat langkah ku untuk membuat seluruh dunia tunduk padaku


***jadi disini tuh kevin anak tiri keluarga matthew, semua orang membencinya kecuali nyonya mathew. karena tuan dan nyonya methew melakukan bisnis di luar negri jadi kevin sendirian hingga datang alice. itu lah mengapa kevin bersikap dingin kepada semua orang kecuali alice.


jadi disini karakter alice berubah ubah, ada alasannya mengapa alice menjauhi kevin sekarang. nanti akan diberitahu pada part berikutnya jadi terus baca ya untuk tau kelanjutannya.


aku sekarang jarang update karena sekarang banyak tugas . jadi mohon dimengertiya***.


FROM:PINTEREST

__ADS_1


TBC.


__ADS_2