
seorang pemuda tampan tengah memandangi gadis cantik dengan sejuta pesonanya dengan senyum merekah. ya dia adalah kevin yang saat ini tidur memeluk seorang gadis cantik yang tak lain adalah alice.mereka menghabiskan malam dengan pergi berbelanja, main game bersama, sampai melakukan perawatan wajah bersama.mereka menghabiskan malam hanya berdua sesuai dengan janji alice.sekarang mereka berada dalam satu kamar mewah dengan nuansa white gold di mansion alice dan di kamar alice sendiri.kevin terus memandangi wajah damai alice seakan itu adalah hal yang tidak boleh dilewatkan bagaikan memandang surga dunia.tak lama alice membuka matanya dan langsung tersenyum menatap sang kakak yang sudah dahulu bangun darinya.
"morning prinncess"
ucap kevin sambil menatap alice yang masih menguap.
"hoaamm, morning too kakak"
jawab alice sambil mencium pipi kevin. ya itu adalah kebiasaannya dari kecil memberi morning kiss kepada kakaknya.
ini bukan pertama kalinya mereka tidur berdua. dari kecil sampai sekarang kebiaasaan itu masih melekat pada dirinya.
kevin tersenyum menjawab sapaan pagi adiknya itu dan kembali memeluk tubuh ramping alice.
"sayang, hari ini apa kau akan ke sekolah"
ucap kevin yang masih menempel pada alice.
"hm ya, memangnya kenapa, apa kau mau mengajak ku bolos?"
tanya alice dengan tatapan mengintimidasi.
"hehe kau selalu mengerti pikiranku"
ucap kevin dengan cengirannya menampakkan deretan gigi putihnya.
"huh, tidak mau"
ucap alice ketus dan pergi menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"HEII SAYANG HANYA KALI INI SAJA, PLEASE"
teriak kevin karena alice sudah sampai di kamar mandi.
"huh, menyebalkan. baru tadi malam aku menghabiskan waktu dengannya sekarang, kembali sudah sifat asli nya titisan singa itu"
__ADS_1
gerutu kevin sambil keluar menuju kamarnya untuk membersihkan diri bersiap pergi sekolah.
dimeja makan
"morning kak"
ucap alice yang baru turun dari lift bersama pelayan pribadinya.
"morning too prinncess"
jawab kevin sambil tersenyum.
alice duduk di depan kevin dan melanjutkan sarapan paginya.
"kak, nanti disekolah pura pura tidak kenal aku ya"
ucap alice yang sudah selesai menghabiskan sarapanya.
"why"
"aku tidak mau hari hari ku rusak gara gara fans fanatik mu itu"
jawab alice tak kalah ketus sambil tangan bersidekap dada.
"ohhh ituu, kamu gk usah khawatir baby, kakak akan mengurus semuanya jika kamu membuat masalah.
masalah yang dimaksud kevin adalah alice tak segan segan membuat orang tersebut berakhir di rumah sakit atau kuburan karena telah mengganggunya.
"ck pokoknya aku gak mau hari hari ku penuh dengan darah nanti, ingat jangan membantah"
ucap alice tegas denga muka datar kek triplek.
alice langsung berdiri dan dengan sigap pelayan pribadi yang berdiri di belakangnya saat makan langsung mengenakan jaket bulu tebal supaya alice tidak kedinginan menuju sekolah dan membawa tas ransel alice ke dalam mobil mengikuti nona nya dari belakang.
"ck dasar sikapnya selalu berubah kayak bunglon, untung sayang"
__ADS_1
gerutu kevin sambil berjalan keluar menuju sekolahnya.
disekolah
seperti biasa alice selalu jadi pusat perhatian karena kecantikannya yang memikat, memiliki tubuh body goals yang sempurna. siapa yang tidak tahan untuk melihat gadis dengan sejuta pesonanya itu.
alice turun dari mobil mewahnya dengan angkuh dan dengan tatapan dingin plus datar.
di samping alice sudah berdiri bianca dan tania yang menunggu alice tadi.
mereka bertiga berjalan melewati para siswa siswi yang menatap mereka dengan kagum dan ada pula yang terang terangan menghina mereka.alice dkk hanya acuh dan tetap berjalan menuju kelasnya.
"eh guys nanti ke mall yuk"
ajak bianca antusias kepada kedua temannya itu.
"gua sih ikut ikut aja"
jawab tania
"kalo lo gimana al"
tanya bianca kepada alice yang di balas hanya anggukan kepala saja.
"dasar kutub utara"
gumam bianca tetapi masih terdengar oleh alice.
alice langsung menatap tajam bianca.
yang ditatap hanya nyengir sambil mengacungkan jari berbentuk v
"just kidding bby"
jawab bianca sambil nyengir kuda.
__ADS_1
alice hanya memutar mata jengah lalu duduk di tempat duduk yang paling belakang,di depannya ada bianca dan tania.dia duduk duduk sendiri karena semenjak dia datang ke sekolah ini teman sebangku nya tidak ada jadi alice tidak tau siapa pemilik bangku di sebelahnya.