
brakkk
seseorang menendang keras pintu kelas
"allahhuakbar"
ucap bianca kaget
"eh tuyul emangnya lo gk punya tangan ya, masuk pake nendang pintu segala, untung jantung gua kuat kalo nggak bisa mati beneran gue"
gerutu bianca sambil memandang sang pelaku tajam.
dia adalah jastin jack matthew, cowok most wanted sekolah dengan sifat usil, jahil , dan playboy sekaligus sepupu alice.
jastin awalnya kaget ketika matanya beradu dengan mata alice. tetapi alice dengan cepat memberi kode agar pura pura tidak mengenalinya. kevin mengangguk mengerti dengan kode alice. setelah itu ia berjalan santai menuju pojok belakang di samping alice tempat duduknya berada. tetapi dia berhenti di samping bianca yang sedang mengumpat dirinya lalu berkata
"diam lo bocah"
ucap jastin tanpa melirik bianca lalu melanjutkan langkah nya duduk di samping alice.
kringgg kringggg
bel istirahat telah berbunyi, semua siswa berhamburan keluar menuju kantin kecuali 3 orang gadis cantik dan 1 orang pangeran tampan. ya mereka adalah alice dkk dan jastin yang meminta penjelasan ke alice.
jastin menatap alice dengan alis terangkat sebelah seolah meminta penjelasan dengan tampang tengil nya yang tangan bersedekap dada dan kaki di silangkan duduk dengan angkuh.
"kalian duluan, nanti gua nyusul"
ucap alice kepada kedua sahabatnya itu
"emangnya lo ada apaan sih al sama tuyul ni"
ucap bianca sambil menunjuk wajah jastin.
"eh bocah enak aja lo manggil gua yang tampannya ngalahin justin bieber ini tuyul"
sewot jastin.
"cih muka kayak comberan aja bangga"
sinis bianca.
"diam"
ucap alice dingin sambil memberi kode kepada tania supaya membawa bianca ke kantin kalau tidak, tidak akan selesai perdebatan 2 manusia ini.
"bi udah ga usah peduliin cowok kuper kek dia, kantin yuk laper ni perut gua"
ucap tania sambil menyeret bianca keluar kelas.
"eh gua bukan cowok kuper ya
dasar nenek lampir ga ada akhlak"
teriak jastin sambil menggerutu.
"jastin"
panggil alice datar plus dingin.
"eh iya kak"
ucap jastin gugup pasalnya alice sudah berbicara dingin padanya pertanda dia sedang marah"
yah jastin memanggil alice kakak karena mereka selisih umur 3 bulan.
__ADS_1
"sini peluk kakak"
ucap alice tersenyum sambil merentangkan kedua tangannya.
jastin tersenyum sumringah melihat alice bersikap lembut padanya dan langsung memeluk alice tanpa ba bi bu lagi.
"emangnya kamu gk kangen kakakmu yang cantik ini hmm?"
ucap alice pd sambil mengelus lembut kepala jastin.
"ya kangen lah masa enggak"
"hahah, gimana kabar kamu selama ini?"
tanya alice sambil melepas pelukannya.
"baik dong kak"
jawab jastin tersenyum.
"kakak balik ke sini kok gk bilang bilang sih, terus tadi maksudnya apaan coba nyuruh jastin pura pura tidak kenal dengan kakak"
omel kevin.
"huftt, ceritanya panjang jastin"
ucap alice menghela nafas kasar.
"yaudah tinggal pendekin, gampang kan"
ucap jastin enteng.
takkk
"aduhhhh kakak kenapa sih nyentin kepala kevin, ntar kalo otak kevin ga pinter lagi gimana, ntar kalo kevin ga pinter di coret dalam kartu keluarga gimana, emang kakak mau tanggung jawab?"
"makanya jadi orang jangan goblok
goblok dipelihara"
ucap alice santai lalu melenggang pergi meninggalkan jastin yang sedang mensumpah serapahinya.
"ck dasar titisan setan, anak siapa sih dia bisa bisanya gua sepupuan ama singa, untung sayang kalo nggak udah gua lempar tu anak ke sungai amazon biar di makan buaya sekalian"
gerutu jastin sambil mengikuti alice yang menuju kantin.
dikantin
"woy minggir lo, ini tempat duduk gua"
bentak mita kepada bianca dan tania yang sedang makan bakso.
alice yang hendak melangkah pergi ke tempat duduk yang di duduki tania dan bianca terhenti karena mendengar mita membentar kedua sahabatnya.
alice hanya diam menyaksikan.
"heh mak lampir, emangnya ni sekolah punya nenek moyang lo apa, enak aja ngusir orang"
ucap bianca tak kalah pedas.
"heh jalang, asal lo tau ya, bokap gue pemegang saham terbesar di sini, jadi lo jangan macan macam"
ucap bianca emosi.
"huffbwahahahah, emang lo pikir gue takut ama tante tante kayak lo, mimpi lo"
__ADS_1
ujar bianca sambil mendorong kepala mita menggunakan telunjuknya.
tania hanya diam saja menyaksikan perdebatan bianca dan mita karena tania yakin bahwa bianca tidak akan mudah kalah.
mendengar hinaan yang diucapkan bianca mita mulai marah dan menjambak rambut bianca dan terjadilah aksih jambak jambakan.
alice hanya diam menatap bianca dan mita yang saling menjambak begitupula tania. karena mereka percaya dengan bianca.
mita melepaskan jambakannya pada rambut bianca karena wajahnya sudah banyak luka karena bianca mencakarnya dengan kuku panjang nya.bianca tersenyum puas dengan hasil karya nya pada wajah bianca.
tak lama mita melepaskan jambakannya pada rambut bianca. tiba tiba ia di tendang dari belakang oleh seseorang, ya dia adalah alice.
mita tersungkur di bawah kaki bianca. mita yang malu pun langsung bangkit dan memaandang tajam sang pelaku sedangkan sang pelaku hanya tersenyum sambil memainkan kuku kuku jarinya tanpa dosa. mita yang sudah tidak tahan lagi merasakan sakit di sekujur tubuhnya yang di tendang oleh alice dan mukanya yang di cakar oleh bianca mulai berlinang air mata.
"itu hukuman buat lo yang udah berani nyentuh sahabat gue"
bisik alice tepat di sebelah telinganya lalu mendorong bahu mita hingga mita mundur kebelakang.
mita yang sudah tidak tahan karena malu lagi, dia berlari menuju keluar kantin
"aku akan membalasmu *****"
ucap mita sebelum pergi meninggalkan alice dkk.
alice duduk dengan santai seolah olah tidak melakukan apa pun. seluruh penghuni kantin menatap kagum pada alice yang telah mengalahkan ratu bullying di sekolah ini.
"good girl"
ucap tania pada alice dan bianca.
alice dan bianca hanya tersenyum penuh arti.
mansion alice
alice sudah pulang sekolah dan sekarang dirinya sedang rebahan di ranjang queen size nya.
rencananya malam ini alice akan pergi mengunjungi keluarga besarnya di mansion keluarga scarlet.
skip malam hari
style yang dikenakan alice malam ini.
setelah bersiap dibantu oleh pelayan pribadinya. alice turun ke bawah melalui lift. karena dimansionnya tidak ada tangga, hanya tersedia tangga darurat yang jarang digunakan.
"aku akan pergi makan malam dimanaion keluarga scarlet sekarang, jadi tidak perlu menungguku untuk makan malam sherly"
ucap alice kepada pelayan pribadinya itu.
"baik nona muda"
ucap sherly sambil membungkukkan kepala sedikit.
tingg
pintu lift terbuka dan alice langsung berjalan keluar diikuti pelayan pribadinya.
alice malam ini menggunakan mobil alphard mewah miliknya.
"silahkan nona muda"
ucap supir pribadi alice sambil membukakan pintu mobil.
sherly membungkuk hormat melihat mobil majikanya meninggalkan pelataran halaman mansion setelah itu ia masuk kembali ke dalam. pintu mansion alice terbuka dan tertutup otomatia yang memiliki fitur canggir.
__ADS_1
FROM:PINTEREST