Alice Story

Alice Story
part 08


__ADS_3

malam ini alice akan berangkat menuju mansion scarlet yang sedang mengadakan pesta dengan sherli.



style alice



style sherly


"sherly aku ingin kau menjadi temanku malam ini, bukan sebagai pelayan pribadiku. apa kau mengerti?"


ucap alice sambil terus berjalan menuju mobil mewah yang terparkir di halaman luas mansionnya.


"baik nona muda"


jawab sherly cepat.


tidak ada yang lebih mengenal alice lebih dalam selain sherly karena sherly lah yang lebih lama bekerja dengan alice daripada antek antek alice yang lainnya.tidak ada yang tau bagaimana sifat sherly selama ini karena gadis itu hanya menampilkan muka datar plus dingin, sherly adalah perempuan yang misterius tidak ada orang yang mengetahui tentang bagaimana sifatnya terkecuali alice.


"jangan berbicara formal denganku lily, kau tetap sahabatku"


ucap alice tersenyum hangat.


lily begitulah panggilan alice terhadap sherly ketika sherly berganti peran menjadi sahabatnya.


sherly tersenyum hangat menatap alice.


"yah kau tetap sahabatku al"


ucap sherly.


"baiklah ayo kita pergi"


skip mansion scarlet


tak tak tak


suara hig heels menggema di dalam mansion megah tersebut sehingga menciptakan irama yang tak beraturan. alice dan sherly berjalan berdampingan nenuju taman belakang mansion tempat di adakannya pesta bbq.


semua orang yang berada di taman belakang lansung memandang ke arah pintu dimana disana terdapat dua orang perempuan yang cantiknya bak dewi yunani datang menghampiri mereke lebih tepatnya sepasang paruh baya yang tengah duduk di kursi taman tersebut.


"hy oma"


sapa alice sambil memeluk omanya.


"bagaimana kabar oma?"


lanjut alice melepas pelukannya.


"oma baik sayang, bagaimana denganmu?"


tanya oma balik


"alice sehat oma"


jawab alice


"ekhemm"


deheman seseorang berhasil mengalihkan pandangan dua orang yang sedang melepas rindu tersebut.


"apa kau melupakan opa alice?"


lanjut seorang paruh baya yang masih terlihat gagah tersebut.


"haha alice tidak mungkin lupa dengan opa"

__ADS_1


jawab alice tertawa kecil.


"oh hay sherly, bagaimana kabarmu?"


tanya opa setelah selesai berpelukan dengan cucu kesayangannya alice.


"baik tuan besar"


ucap sherly membungkuk sebagai salam penghormatan.


setelah selesai berbicara dengan opa dan oma nya alice dan sherly menuju ke tempat para sepupunya berkumpul.


"wow kau terlihat lebih dewasa malam ini kak and so beautiful"


puji elbara tersenyum.


"oh course brother"


ucap alice angkuh.


"ck kau tidak pernah berubah kak"


sela vino cepat.


"haha baiklah, kau juga tampan el"


ucap alice terkekeh sambil memeluk el.


sementara alice vino dan twins berbicara melepas rindu. di seberang sana tak jauh dari tempat duduk alice dan sepupu nya berkumpul seorang pemuda menatap alice terpesona. ya dia adalah glen, malam ini glen tidak percaya melihat penampilan alice yang lebih dewasa dan terlihat seksi. siapa yang tidak mau dengan gadis sejuta pesona itu.


"aku harus memilikinya"


batin glen tersenyum misterius.


"siapa yang berada di belakang mu kak"


"oh dia sahabatku sherly"


ucap alice sambil mengkode sherly untuk memperkenalkan dirinya.


sherly mengangguk sambil memperkenalkan dirinya.


"dimana kak kevin, aku tidak melihatnya sedari tadi"


tanya alice entah kepada siapa.


"dia disana kak, dari tadi dia menunggumu"


ucap vino sambil menunjuk di sebuah meja paling pojok yang terdapat seorang pemuda yang sedang meminum segelas wine.


"baiklah aku akan ke sana sebentar, sherly tunggu aku di sini"


ucap alice melenggang pergi tanpa mendengar jawaban sherly.


"haha kau harus bersabar menghadapi kakakku yang satu itu sherly"


ucap el terkekeh melihat sherly yang di acuhkan.


sherly hanya mengangguk lalu berjlan mengambil wine dan duduk bergabung dengan para sepupu alice dan teman temannya.


"hay kak"


sapa alice.


"mengapa kau lama sekali"


ucap kevin tanpa menjawab sapaan alice.

__ADS_1


"aku mengobrol sebentar dengan para sepupu mu tadi"


ucap alice dengan nada mengejek.


"berhenti mengejek ku alice"


tekan kevin marah.


"haha aku hanya bercanda kak"


ucap alice sambil duduk di samping kevin.


"ngomong ngomong mengapa kau sendiri disini?"


tanya alice walaupun alice sudah tau jawabannya, hanya sekedar basa basi.


"begini lebih baik"


ucap kevin singkat sambil memandang ke arah langit melihat bintang.


"hufttt sampai kapan kau akan begini?"


ucap alice menghela nafas kasar.


kevin mengalihkan pandangannya pada alice yang duduk di sampingnya lalu menggegam jemari alice lembut.


"dengar, apa yang akan terjadi di masa depan jangan pernah pergi dariku apalagi sampai membenciku"


ucap kevin serius sambil memegang tangan alice.


"ck apa apaan kau ini"


ucap alice melepas genggaman tangannya dari kevin.


"kau berkata seolah olah akan melakukan sesuatu kesalahan yang besar"


sambung alice menatap kevin tajam.


"hufttt tidak ada yang tau apa yang akan terjadi di masa depan, jadi aku akan melakukan segala cara agar kau tidak akan pergi jauh dariku"


ucap kevin menatap tajam alice balik.


alice merasa itu bukan permintaan tetapi sebuah ancaman. entahlah alice merasa ada sesuatu yang tidak beres dengan kevin. tetapi alice mencoba berfikir positif.


"hufttt baiklah, berhenti menatap ku begitu kau seaakan mau menggulitiku sekarang juga"


ucap alice mendengus kesal.


"haha baiklah, kemari aku ingin memelukmu"


ucap kevin memeluk alice dari samping.


alice hanya menurut sambil sesekali meminum wine mahal sambil menatap lurus ke depan.


"kau sungguh licik"


batin seseorang.


alice sekarang sudah berada di mansionnya. alice pamit pulang lebih dulu tadi karena hanya malas saja dirinya berada dikerumunan banyak orang apalagi berada di tengah tengah sekumpuluan orang munafik.


saksikan terus kisah alice. disini saya belum menceritakan masa lalu tentang keluarga alice, mengapa kevin bersikap dingin pada keluarganya kecuali alice dan apa hubungan kevin dengan alice dan siapa penghianat sebenarnya. akan lebih banya kejutan lagi pada bab bab berikutnya.


maaf kalau banyak typo karena ini karya pertama saya jadi mohon dukungannya.


budidayakan like, komen and terus baca ya.


FROM:PINTEREST

__ADS_1


__ADS_2