Alight

Alight
Bab 5 ~ Pesan yang Menyakitkan


__ADS_3

_To Ayah_


"Ayah, kenapa ayah pergi begitu aja? Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan buat aku dan Shakila. Harapan ayah sudah berhasil Yola wujudkan. Yola diterima di SMA Harapan Bangsa tanpa tes, tetapi ayah pergi begitu saja? Untuk apa aku susah belajar pagi siang sore sampai malam kalau pada akhirnya ketika harapan ayah berhasil diwujudkan malah pergi begitu aja, .dan sepertinya akan pergi lama. Shakila juga juara kelas hari ini, tapi Ayah belum peluk kami untuk sekedar mengucapkan kata Selamat. Ayah pergi untuk menemui Tante Heni kan? Ayah lebih memilih bertemu Tante Heni daripada memikirkan aku dan Shakila. Ayah pulang lagi kerumah?"


_From: Ayah_


"Yola tetap semangat belajar ya. Jagain adik Shakila. Ayah sudah tidak bisa tinggal dirumah bersama bunda, Yola, dan Shakila. Ini sudah jalan yang harus ayah jalani. Ayah sudah tidak bisa tinggal di rumah bersama kalian lagi."


Sakit sekali hati Yola membaca pesan dari ayah. Bagaimana aku bisa sekolah?


Bisa makan dan jajan?


Bagaimana kami bertiga bisa hidup tanpa adanya Ayah?

__ADS_1


Usaha siapa yang menjalankan?


Aku harus jawab apa kalau ada orang bertanya Ayah kemana?


Apakah ayah sudah tidak sayang lagi pada aku dan Shakila?


Berbagai pertanyaan batin Yola. Seketika fikirannya kosong karena amat takutnya ketika ditinggalkan Ayahnya begitu saja.


Yola pun berfikir akan mengirimkan pesan ke Tante Heni.


_To: Tante Heni_


Tante, aku mohon jangan ambil Ayah aku. Suruh ayah pulang bersama bunda, aku, dan adik lagi. Kalau ayah aku Tante ambil, siapa yang jagain aku? Tolong banget Tante, kalau Ayah sudah sampai disana , tolong minta ayah pulang bersama kami kembali 😭"

__ADS_1


*Ting*


_From: Tante Heni_


"Bukan Tante yang mengambil ayahmu, ini sudah jalannya bahwa ayahmu akan tinggal sama Tante mulai dari sekarang. Semoga kamu menjadi anak yang kuat kedepannya ya. "


_To: Tante Heni_


"Bagaimana bisa Tante dan ayah seperti itu? Itu memaksakan kehendak. Tidak bisa mengambil Ayahku begitu saja. Apa Tante tidak punya hati? Apa Tante tidak kasihan sama kami? Ayah meninggalkan kami begitu saja. Selama ini, Tante sakit ayah selalu kirimkan obat, Tante butuh apa bundaku selalu bantu. Bunda aku sudah baik banget sama Tante, tetapi Tante dengan jahatnya mengambil ayah dari kami semua. Pernahkah Tante berfikir bagaimana hancurnya hati kami kalau benar ayah akan meninggalkan kami selamanya? Aku harap Tante masih punya hati untuk minta ayah pulang kerumah kembali bersama kami".


_From : Tante Heni_


"Terserah kamu mau bilang apa, yang jelas ini sudah jalannya ayah kamu akan tinggal bersama Tante, setelah Ayah dan Bundamu bercerai nanti. Tante tidak akan menghalangi ayahmu untuk tetap tinggal disini bersama Tante. Terimakasih untuk semua kebaikannya. Salam untuk Bundamu"

__ADS_1


Yola pun sangat amat sakit hati membaca pesan dari ayah dan Tante Heni. Tega sekali mereka memilih jalan seperti itu. Tanpa memikirkan ada tiga hati yang tersakiti dan hancur sejak malam itu dan untuk kedepannya.


Tanpa Yola sadari, lelah menangis pun akhirnya Yola tertidur untuk malam itu.


__ADS_2