
di pagi hari hoku terlihat mondar mandir di depan markas, Asami yang melihatnya merasa heran lalu mendekati hoku.
"hoku, kenapa kau terlihat seperti orang yang kebingungan, apakah kau masih memikirkan soal kemarin ?. " kata Asami.
"ya, aku masih memikirkannya, tetapi semua yang kulihat sekarang di pikiranku tidak jelas " kata hoku sambil memegang dahinya.
"kita duduk dulu di bawah pohon itu, lalu kau bisa menceritakannya kepadaku. " kata Asami sambil berjalan menuju pohon yang rindang.
"ya, terimakasih sudah mau mendengarkan**. " ucap hoku sambil duduk di bawah pohon itu.
"tidak masalah, lalu apa yang ingin kau bicarakan. " kata Asami.
"itu, tentang strategi tadi malam, dimana ketua mendapatkan ide strategi itu. " kata hoku dengan heran.
"entahlah, saat aku mendengar ceritamu yang tadi malam, tiba-tiba saja aku teringat strategi yang aku sendiri tidak yakin, memangnya kau pernah melihat strategi itu ?. " kata Asami.
"strategi itu, strategi itu tidak asing bagiku, dulu di waktu kecil aku pernah melihat ada orang yang sama memakai strategi itu, dia seorang gadis, aku tidak ingat namanya tetapi aku mengingat nama strategi itu, kalau tidak salah namanya adalah strategi prisma. ' kata hoku.
"eh, prisma ?, mungkin begitu. " ucap Asami tidak yakin.
"apakah kau tahu sesuatu dengan strategi itu, Ketua ?, " tanya hoku.
__ADS_1
"aku tidak yakin, tapi sepertinya pernah, tapi dimana ya ?, " jawab Asami dengan tidak yakin.
"kalau begitu, ayo kita coba strategi itu. " ucap hoku sambil berdiri.
"eh, sekarang ?. " ucap Asami dengan terkejut.
"kami juga tidak keberatan jika kita mulai sekarang. " kata kasaki yang tiba-tiba datang dengan seluruh anggota club Hasaki.
"kalian ini, baiklah, ayo kita mulai. " kata Asami.
seluruh anggota club Hasaki pun langsung bergegas menuju ke lapangan yang sepi, sesampainya di sana mereka bertemu dengan isaka dengan seluruh anggota clubnya mencegah club Hasaki lewat.
"kalian, apa yang kalian inginkan. " kata hoku.
"memangnya kenapa, itu bukan lapangan milik mu kan. " kata Asami.
"memang, lapangan ini memang bukan milik kami, tetapi ini daerah kami. " kata isaka.
"itu bukan hak mu, sebenarnya berapa luas kah daerah club savaki, jika ini daerah mu, kenapa club yang ada di wilayah mu itu tidak kau usir, dasar payah. " kata hoku sambil menunjuk club yang sedang berlatih di lapangan.
"cih, kau hoku, aku menantang club kalian untuk bertarung dengan club kami, jika club kami kalah, kalian bisa menempati lapangan ini, tetapi jika club kalian yang kalah, kalian harus pergi dari sini dan jangan lagi kembali ke lapangan ini. " kata isaka.
__ADS_1
"baiklah, aku terima tantangan mu. " kata hoku.
"tapi bagaimana dengan..... " ucap Asami dipotong oleh hoku.
"tidak perlu khawatir, bukankah ini kesempatan yang bagus untuk menguji strategi itu. " kata hoku sambil tersenyum.
"kau benar, ayo semuanya kita lakukan formasi seperti tadi malam. " kata Asami.
club Hasaki dan club savaki, mereka berdua pun akhirnya selesai membentuk formasi.
"formasi konyol apa yang kalian pakai. " kata isaka sambil mengejek club Hasaki.
"jangan terpancing dengan ucapannya, " kata Asami sambil menghentikan langkah kaki hoku yang merasa kesal.
"apakah kalian takut ya. " ucap isaka.
"tidak, kami tidak takut sedikitpun. " ucap Asami dengan percaya diri.
"kalau begitu, ayo kita mulai !!. " ucap isaka.
(strategi ini, startegi ini tidak asing bagiku, tetapi siapakah gadis yang memberi tahu ku tentang strategi ini .) kata hoku di dalam hati.
__ADS_1
BERSAMBUNG.........