Alkane Academy

Alkane Academy
ingatan yang sudah jelas


__ADS_3

di malam hari, hoku bermimpi.....


"kalian, bisakah kita berteman selamanya, dan bertemu setiap harinya. " kata hoku kecil yang sedang bermain dengan tiga orang anak perempuan.


"entahlah, aku pernah bermimpi kalau kita akan kehilangan ingatan masa lalu kita dan kita tidak akan bertemu lagi. " kata salah satu dari ketiga anak perempuan itu.


"hentikan...., kau membuat hoku khawatir. " ucap salah satu dari ketiga anak perempuan itu.


tiba-tiba saja hoku terbangun dari tidurnya dan terjatuh dari ranjangnya.


"aduh, padahal aku hampir mengingat siapa wanita wanita itu, aku sudah menunggu mimpi itu selama beberapa tahun, sepertinya kakek benar, jika aku pergi ke sini maka aku akan mengetahui jawaban yang sudah lama ku cari. " kata hoku sambil menyentuh kepalanya yang terbentur.


setelah itu hoku pun langsung bersiap siap dan bergegas pergi ke markas club Hasaki, sesampainya di sana seperti biasa mereka menyambut hoku dengan senyuman, hoku yang merasa sudah terbiasa langsung pergi ke ruang admin untuk menanyakan Ivent terbaru kepada Asami yang sedang menulis sesuatu di papan tulis.


"ketua, apakah ada ivent atau hal yang baru. " tanya hoku dengan semangat.


"tidak seperti biasanya, kau terlihat bersemangat begitu, " ucap Asami dengan tersenyum.


"yaa, aku tidak tahu itu, jadi apa kegiatan kita sekarang. " tanya hoku.


"sepertinya kita akan akan melakukan tanding season Minggu depan, aku sedang mengatur strategi untuk kita bertarung nanti, tenang saja aku tidak mengubah strateginya kok. " kata Asami sambil tersenyum.

__ADS_1


"maaf, hari itu aku terlalu egois untuk menggunakan startegi itu, jika ketua ingin menggantinya maka aku tidak keberatan. " kata hoku dengan santai.


"tidak, aku suka startegi itu, aku hanya merubah sedikit posisi untuk mu. " kata Asami.


"apa maksud ketua. " tanya hoku dengan terkejut.


"lihat saja di papan tulis. " jawab Asami sambil menunjukkan ke papan tulis.


"jadi sekarang aku akan membantu ketua dan Kirana maju ke depan, " kata hoku dengan terkejut.


"ya, itu benar sekali, kau tahu alasannya kenapa aku memasukkan mu ke barisan depan ?, " kata Asami.


"kenapa ?. " tanya hoku dengan heran.


"eh, apakah kau..... " ucap hoku dengan ragu.


"ya, aku sudah mengingatnya sekarang. " kata Asami dengan tersenyum.


tiba-tiba saja angin berhembus kencang di saat hoku terkejut saat Asami mengatakannya.


"ketua ?, apakah kita sudah pernah bertemu sebelumnya. " kata hoku dengan terkejut.

__ADS_1


(Asami mengangguk, seketika itu hoku langsung ingin menanyakan beberapa hal kepada Asami.)


"tapi sejak kapan kau mengingatnya. ' tanya hoku.


"sejak aku melihat kalung yang kau pakai saat pertama kali kita bertemu di alkane academy. " kata Asami sambil melihat kalung milik hoku.


seketika itu hoku langsung melepaskan kalungnya dan menunjukkannya kepada Asami, lalu Asami juga melepaskan kalung dari lehernya yang ia pakai.


"lihat ini, kalungku terbuat dari intan putih dan kalung mu terbuat dari kristal merah. " kata Asami sambil memperlihatkan kalungnya.


"sepertinya aku pernah melihat empat kalung istimewa seperti ini, lalu keduanya ada dimana. " tanya hoku sambil mengingat ingat kembali masa lalunya.


"ada di club Hasaki, kau tahu kan siapa, " ucap Asami dengan tersenyum.


"Kirana, marui, iyakan ?. " ucap hoku dengan serius.


(Asami mengangguk dan mengejamkan matanya.)


"ini sudah jelas sekarang, terimakasih sudah mengingatnya ketua. " kata hoku dengan tersenyum.


"tidak masalah hoku. " ucap Asami.

__ADS_1


BERSAMBUNG.........


__ADS_2