
setelah hoku sembuh, ia seperti biasa datang ke markas club Hasaki sambil menarik nafas, saat hoku membuka pintu semua anggota club Hasaki langsung menatapnya dengan ceria.
"hoku, kau sudah sembuh. " tanya Asami sambil tersenyum.
"ya, aku tidak apa-apa. " jawab hoku dengan murung.
"ada apa, kau tidak seperti biasanya. " ucap marui.
"sudah kubilang kan, aku tidak apa-apa, lalu apa rencana kita sekarang. " kata hoku.
"kita akan merubah strategi, kita akan gunakan strategi yang lain, seperti.... " kata Asami langsung dipotong oleh hoku.
"tidak, aku tidak setuju jika startegi nya harus diganti, lagipula strategi itu sudah cukup bagus kan, " kata hoku dengan tegas.
"tapi, strategi itu ada resikonya terlalu besar, kau ingatkan waktu kita menggunakan strategi itu untuk melawan club savaki. " kata Asami.
"jika resiko nya adalah pusatnya yang akan ikut menyerang, aku tidak keberatan jika aku harus terkena dampaknya. " kata hoku.
__ADS_1
setelah hoku berbicara, ia langsung berlari ke luar markas Hasaki.
"hoku !!, " ucap kasaki yang hampir melangkah mengejar hoku.
"tidak, biar aku yang mengejarnya, ini adalah salah ku memutuskannya sendirian. " kata Asami mencegah kasaki mengejar hoku.
Asami langsung pergi mengejar hoku dan mencarinya, setelah lama mencari akhirnya Asami melihat hoku sedang duduk di kursi panjang di bawah pohon yang besar, sebelum Asami mendekati hoku, ia menarik nafas dalam-dalam dan berjalan pelan ke arah hoku.
"ketua ?, kenapa kau mencari ku. " ucap hoku terkejut lalu memalingkan wajahnya.
"aku tidak mengerti, sebenarnya apa yang salah denganku, ingatanku kacau, bahkan aku tidak mengingat aku ini sedang apa. " kata hoku sambil memegang dahinya.
"seberapa kah berharga nya ingatanmu itu. " tanya Asami.
"aku tidak tahu, saat aku bersama kalian, aku seperti di paksa untuk mengingat ingatanku, kakek ku benar, aku memang bisa mengembalikan ingatan ku disini, tapi jika aku tahu disini memanglah membingungkan, aku tidak akan disini. " kata hoku sambil bersedih.
"apakah kau ingin mengetahui ingatan mu, sejak awal aku ingin membantu mengetahui ingatan mu itu, aku juga sama sepertimu, aku mencari ingatan masa kecilku yang sudah lama hilang, kakek ku dulu hanya bilang jika masa kecilku dulu sangat indah dan menyenangkan, tetapi aku belum bisa tahu siapa yang berteman denganku dulu, tetapi aku sudah mengumpulkan sebuah gambaran ingatan. " kata Asami.
__ADS_1
"ingatan ?, bagaimana gambaran ingatanmu itu, * tanya hoku.
"begini, kita mulai pada saat pertama kita bertemu, saat itu aku merasa tidak asing melihatmu, lalu saat kau memutuskan bergabung di club Hasaki, kau sangat percaya diri untuk bergabung padahal di club Hasaki itu banyak wanita banyak sekali anggotanya tetapi kau tidak keberatan untuk bergabung, " kata Asami.
"ya, aku merasa sudah terbiasa untuk berteman dengan seorang wanita, tapi ini pertama kalinya aku bisa bersama dan bergabung dengan wanita, padahal seingatku aku tidak pernah berteman dengan seorang wanita, " kata hoku.
"begitu, itu berarti kau mempunyai ingatan yang hilang bersama seorang wanita di waktu kecilmu, bukan hanya satu orang, tetapi banyak wanita yang menjadi temanmu. " kata Asami.
"begitu, mungkin saja begitu, baiklah ini sudah cukup, terimakasih sudah membantu ku mencari salah satu ingatanku, ayo kita kembali ke markas. " kata hoku sambil berdiri dari kursi.
"baiklah kalau begitu. ' ucap Asami.
mereka berdua pun akhirnya kembali ke markas club Hasaki bersama.
(padahal aku ingin menyampaikan ingatannya lebih jauh lagi, sudahlah, suatu saat dia pasti bisa mengingatnya.) kata terakhir Asami di dalam hatinya.
BERSAMBUNG..........
__ADS_1