Alkane Academy

Alkane Academy
startegi prisma (club Hasaki) dan startegi pedang (club savaki)


__ADS_3

"apakah kau sudah siap. " ucap isaka.


"ya, tentu saja kami siap. " ucap Asami.


dari kejauhan ada Rina sensei yang melihat mereka semua dengan diam-diam, club Hasaki menggunakan strategi prisma sedangkan club savaki mereka menggunakan strategi pedang, Asami dan Kirana maju duluan untuk menyerang, hoku yang melihat mereka maju terkejut dan menghentikan langkah kakinya yang hampir saja ikut maju, dari club savaki yang maju hanyalah isaka karena dia adalah ujung pedang dari strateginya, isaka terus berhasil menghindari serangan Asami dan Kirana, karena dibantu oleh pusat strategi pedangnya, sebagai pembaca gerakan, hoku yang melihat itu langsung berpikir lalu berlari kencang melewati Asami,Kirana dan isaka bertarung, ia fokus mengincar pusat pedang itu, tetapi hoku dihalangi oleh dua pelindung kanan dan kiri dari club savaki, hoku sudah menduganya karena mereka menggunakan strategi pedang.


"sudah kuduga kalian pasti akan menghalangiku menyerang pusatnya. " kata hoku sambil tersenyum.


"cih, kau ini seperti tikus yang diam-diam menyusup strategi kami. " kata gayra yang merupakan salah satu pelindung kanan club savaki.


"anggap saja begitu, " kata hoku sambil berlari menerobos pelindung kanan dan kiri lewat kolongan kaki mereka.


"apa, bagaimana dia bisa, " ucap kanare yang merupakan salah satu pelindung kiri club savaki dengan sangat terkejut melihat hoku lolos.


"payah, hanya karena anak tengil itu, kalian bisa diterobos. " kata isaka.


"hoku, kenapa dia sangat nekad. apa itu karena..... " ucap Asami di dalam hati nya dan mengingat ingat apa yang dikatakan oleh hoku sebelumnya bahwa dia akan mencoba mencari ingatannya yang hilang.

__ADS_1


"selesai. " ucap hoku sambil menyentuh dada Andre yang merupakan pusat strategi pedang.


"ini tidak mungkin. " ucap Andre dengan terkejut.


"ini sudah cukup, kau seperti tikus yang menyelinap masuk, dasar hama !!. " kata isaka yang tiba-tiba datang di samping hoku sambil memukul perut hoku dengan sangat keras lalu melemparkannya ke arah Asami dan Kirana.


"hoku, kenapa kau sangat nekad sekali melakukannya. " kata Asami sambil mendekati hoku.


"sebenarnya kenapa. " ucap Kirana bingung.


Rina sensei yang melihat hoku langsung berlari ke arah hoku dan menolongnya.


"kau baik-baik saja kan. " kata Rina sensei yang baru datang menghampiri hoku.


"Rina sensei, tadi kau melihat kami bertarung kan, aku tidak apa-apa kok, jangan khawatir kan aku. " kata hoku dengan lemas.


"syukurlah kalau begitu, dan kau isaka, kau sudah kalah kenapa kau masih menghajar hoku, apakah kau tidak terima jika hoku yang mengalahkan strategi mu. " kata Rina sensei.

__ADS_1


"cih,.... " ucap isaka yang tidak bisa berkata kata lagi lalu meninggalkan mereka.


hoku yang saat itu tiba-tiba saja pingsan, langsung dibawa ke tempat penyembuhan academy.


"dimana aku. " ucap hoku yang baru saja sadar.


"kau ada di tempat penyembuhan academy, luka di perutmu itu sudah di obati oleh Rina sensei jadi jangan banyak bergerak. " kata Asami.


"begitu ya, " ucap hoku sambil meraba perutnya yang di pukul dengan keras oleh isaka.


"kenapa kau senekat itu, bukannya tugas mu itu... " kata Kirana dipotong oleh hoku.


"hanya melindungi barisan belakang kan, saat kalian berdua bertarung tadi, aku tiba-tiba saja dapat melihat celah dari strategi pedang milik club savaki tadi, jadi aku memutuskan untuk menyusup sendirian karena tubuh ku bergerak sendiri melakukannya. " kata hoku.


(aku tidak tahu apa yang sebenarnya dipikirkan hoku, tetapi aku sepertinya harus merubah strategi ini nanti.) kata terakhir Asami di dalam hatinya.


BERSAMBUNG...........

__ADS_1


__ADS_2