AMRINA

AMRINA
Bab 5. menikmati senja


__ADS_3

Hari ini Lisa tak masuk sekolah, kata meli si dia tak masuk Karna dia sakit. Meli yang mengajak ku untuk menjenguk Lisa sepulang sekolah, akupun mengiyakan ajakan meli.


Sepulang sekolah meli dan Riko datang ke rumahku untuk pergi bersama menjenguk Lisa, tanpa berlama-lama kamipun segera menuju ke rumah Lisa dengan menaiki angkutan umum. sesampainya di sana kamipun duduk di ruang tamu menunggu Lisa, tak berselang lama Lisa keluar dari kamarnya, dan segera duduk bergabung bersama kami.


"Kamu sakit apa Lis" tanya meli ke Lisa


Lisa yang baru duduk di kursinya menjawab perkataan meli.


"Gapapa Mel,,, aku cuman kecapekan aja kok,,, ini juga udah mendingan"


disela-sela obrolan terdapat ibu Lisa datang dengan membawa minuman untuk kami.


"Nah,, ini ibu buatin teh buat kalian, diminum ya!" ucap ibu Lisa dengan menurunkan teh yang berada di nampannya ke meja.


"Makasih ya Tante" seru kami bersamaan


setelah meletakkan minumannya ibu Lisa yang bernama Nurhayati itu tersenyum dan pergi meninggalkan kami yang sedang duduk di ruang tamu itu.


Setelah itu kami melanjutkan obrolan, akupun tak lupa menceritakan tentang Galang yang telah menemukan dompet ku yang hilang kemarin saat nonton bioskop bersama Lisa dan meli.


Lisa yang mendengar cerita itu pun sontak berucap.


"Iya kan bener apa kata ku kemarin am, kalo dompet kamu bisa ketemu"


Setelah beberapa lama kami berbincang bincang, dan aku sudah mengetahui keadaan Lisa yang sudah mulai membaik. Kamipun memutuskan untuk pulang, saat kami beranjak pergi. Tiba tiba terdengar suara nyaring ciri khas motor RX-King, yang tak salah lagi itu Galang memasuki halaman rumah Lisa. akupun terheran dengan kedatangannya. galangpun turun dari sepeda motornya itu.


"wah kok udah pada mau pulang" ucap Galang


"Iya lu telat,,,, lagian mau apa lu datang kesini, tumben amat" saut Lisa sewot.

__ADS_1


"Iya, mau jenguk saudaraku yang sakit lah" jawab Galang


Disini aku baru tau bahwa Galang adalah saudara dari Lisa, jadi aku tak heran bahwa Lisa tau banyak tentang Galang. Saat Galang berjalan mendekati ku, aku melihat sikap Riko yang menunjukkan Seolah olah tak menyukai Galang jika dekat dekat dengan ku. wajar si Mila pernah bilang, bahwa Riko itu menyukai ku, tapi jujur aku tak memiliki perasaan terhadap Riko, aku hanya menganggap sebagai teman gak lebih.


"mau pulang?" ucap Galang


"Iya.." jawabku


"Aku anterin kamu ya" ucap Galang menawariku


"Gak usah,,gak enak aku sama meli dan Riko tadi kesini bareng soalnya" jawabku


"Boleh gak kalo aku nganterin Amrina pulang"


Dengan menatap meli dan Riko seolah olah galang menanyakan ajakannya ke meli dan riko.


"Ya,,aku terserah sama Amrina aja si, iyakan Rik" ucap meli ke Riko


Akupun akhirnya menerima ajakan Galang untuk mengantar ku pulang. akupun membonceng Galang, seperti biasanya banyak perkataan Galang yang membuat ku tertawa di sepanjang jalan. sebelum pulang ke rumah Galang mengajakku untuk keliling kota Pekalongan dengan menaiki motor RX-King. Aku yang senang karena aku menjadi tau tempat tempat yang belum aku lihat di kota batik ini. Galang memberhentikan motornya di pelabuhan. akupun bertanya tanya kepada Galang, kenapa dia menghentikan motornya di sini.


"kok kita berhenti di sini Lang" ucapku penasaran


"Udah ikut aku aja" jawab Galang


Akupun mengikuti Galang yang berjalan menuju tepi pelabuhan dari belakang, dan galang mengajakku untuk duduk di ujung pelabuhan dengan mengarah laut.


"Ini adalah tempat favoritku untuk menikmati sore dan aku mengajakmu ke sini karna aku ingin menikmati itu bersamamu" ucap Galang


"kenapa harus sama aku" ucapku terheran

__ADS_1


"Akupun tak mengerti apa alasanku, tapi hatiku seolah olah ingin mengajakmu duduk disini dan menikmati senja yang perlahan tertelan oleh samudra"


Seketika Pipiku berubah menjadi merah dan jantung ku berdetak dengan cepat. aku yang tidak mengerti apa arti dari sebuah perasaan ini, saat Galang mengucapkan kata kata itu padaku. yang aku lakukan hanyalah terdiam agar terlihat tenang di sampingnya.


tidak terasa langit semakin gelap, akhirnya kamipun meninggalkan pelabuhan, untuk menuju rumah ku. Sesampainya di rumah Galang hanya mengantar ku di depan gerbang.


"iya,,udah aku pulang dulu ya" ucap Galang


"Makasih ya,, Uda nganterin aku pulang" ucapku ke Galang yang masih berada di atas motornya.


"Aku yang harusnya berterimakasih ke kamu karana udah mau nemenin aku" jawab Galang


Galangpun pergi, Aku yang melihat Galang sudah jauh memutuskan masuk ke rumah. saat aku akan masuk ke dalam rumah, aku terkejut dengan adanya ibu yang berada di balik pintu.


"Tadi kok ibu kaya denger suara motor milik Galang" tannya ibu ke aku


"ehh, ibu ngagetin aja,,,iya Tadi ada Galang habis nganterin aku pulang dari rumah Lisa Bu"


"Kok gak diajak masuk dulu ke rumah" ucap ibu


"iya,,,tadi aku udah nyuruh dia masuk kedalam bu,,tapi katanya mau ketemu sama temennya"


Setelah itu akupun pergi meninggalkan ibu untuk mandi. di dalam kamar akupun rebahan, entah mengapa di dalam pikiranku hanyalah Galang saat ini. akupun tersenyum senyum sendiri saat mengingat tatapan dan hal hal yang dilakukan oleh Galang padaku.


lamunanku tersadar oleh ibu yang tiba tiba membuka pintu kamarku.


"kamu belum tidur sayang, udah malem lho ini, besok kan kamu sekolah" ucap ibu


"iya bu,,, ini Amrina mau tidur" jawab ku ke ibu

__ADS_1


"iya udah kalo gitu" ucap ibu


Setelah itu ibu menutup kembali pintu kamarku, aku yang melihat ibu sudah pergi, akupun segera memejamkan mataku untuk tidur.


__ADS_2