
'ayah ayah? ' suara besar kakak meri menyeru ayah nya untuk segera datang ke ruang CCTV karena ia melihat ada orang yang tak dikenal didepan rumah dengan memakai jas hitam masker hitam topi hitam jaket hitam, tepat berada diluar pagar rumah nya, ayah datang dari kamar bawah, bertanya dengan kakak meei apa yang membuat ia terlalu sibuk memanggil ayah,
'ayah lihat deh ini siapa ya? kenapa mereka bergerombol disana? ayah dan kakak meri masih memantau gerak gerik mereka , tak lama kemudian mereka pergi dengan menggunakan sepeda motor belum sempat ayah ingin bertanya,mereka sudah pergi begitu saja.
hmm meri bingung ya apa maksud mereka
y sudahlah nanti ayah cari tahu
hayo siap siap nanti setelah ayah kembali kita berangkat
ayah sedang berada dirumah luar kota untuk menjemput anaknya nomor tiga kakak meri nya sipolan karena ia akan dipindahkan untuk satu rumah bersama mereka
tak sakat mata untuk melihat orang orang aneh itu , ayah sebagai jendral besar yang tidak sombong membuat orang itu kembali dengan tidak memakai pakaian dinas nya ayah bergaya layaknya orang biasa yang sedang bergaya oblong menggunakan sendal jepit
ayah sengaja berdiri didepan pagar
tak lama itu motor itu datang sekitar enam orang menggunakan moge moge besar
ayah sudah menyiapkan pistol dengan 10 peluru di belakang pinggangnya, ternyata mereka adalah teman teman lama ayah yang bergaya preman, mereka datang hanya untuk sekedar bertamu dan bersilahturahmi, salah satu dari mereka ada yang muda yaitu anak dari kapolsek daerah kota ayah.
ayah mempersilakan mereka masuk kedalam rumah dan meminta kakak meri agar menyediakan minuman dan mengeluarkan makanan yang ada didapur, denga bergegas kakak meri menyiapkan nya dengan senang hati..
tap tap tap suara berlari terdengar dari arah dapur, ayah kaget langsung bertanya , ada apa meri? ayah mendengar suara detakan sendal, nggk papa ayah, udh ayah tunggu saja di sana ladenin mereka,.
__ADS_1
seduhan teh hangat sudah siap, ternyata suara sendal yang didengar ayah berasal dari sebelah pohon beringin belakang, kakak meri sempat melihat tapi masih bingung dan tidak menghiraukan semuanya.
meri pergi menuju ruang tamu dan mengantarkan seduhan teh hangat beserta kue kue bolu yang ada, meri pun dipersilakan duduk dengan ayah meri kaget saat itu juga.
'ayah ini kan orang orang yang meri lihat dari CCTV TV kita' ayah langsung tertawa ' kamu benar nak, ternyataa mereka teman lama ayah waktu satu angkatan pendidikan akpol yang dahulu, mereka mencari ayah karena mau silahturahmi hayo kamu salim dulu, meri memberi salam dan mencium satu persatu tangan pak polisi itu dan tiba pak polisi yang ganteng, muda halus, meri heran dan bertanya, ' lah om ini kok awet muda ya seperti seumuran meri??? apa dia teman ayah juga ayah dan teman teman nya langsung tertawa mendengar pertanyaan kakak meri, namanya pak kasat romi anak dari pak joko ini anakku, ' oh meri tersenyum malu ' y udah ditinggal dulu ya silahkan lanjutkan mengobrol nya ya gab bapak bapak semuanya,.
setelah selesai mengantarkan minuman dan makanan meri kembali kedapur dan membuka pintu samping dapurnya sambil melihat kearah pohon beringin, dan tak lama kemudian meri mendengar suara tap tap tap suara berjalannya seseorang tapi ia tak melihat nya, meri memutar badannya kearah timur belakang pohon ia langsung kaget dan pingsan setelah melihat ada sosok wanita berambut pirang memakai seragam sekolah yang sama persis dengan sekolah adeknya sipolan, karena tak kuatnya meri pingsan di tempat dan tak sadarkan diri.
30 menit berlalu, romi menumpang ke belakang untuk membuang air kecil, sambil ke toilet romi melihat ada kaki terbujur kaku, ia melanjutkan buang hajatnya dan belum sadar kalau itu si meri yang sudah pingsan setelah membuang hajatnya alangkah kagetnya ia melihat meri terbujur kaku segera romi memanggil ayahnya dan semua teman temann lain nya,,
ayah meri segera mengangkat anaknya, keruang TV, sambil ditepuk tepuk pipinya dan diberi minuman hangat, meri membuka mata tapi mulutnya terkunci matanya tidak berkedip, lalu ia tertawa besar seperti bukan dia ' hmmm hihihihihi' aku bahagia bisa masuk ketubuh wanita ini' hihihi, ayah bertanya ' siapa kamu? kenapa kamu ada ditubuh anakku ini? meri menjawab aku adalah Winda penunggu semua pohon beringin yang ada di dunia ini!! hihihi hihihi hihihi suara cekikikannya melengking hingga orang yang mendengarnya merinding, kebetulan ayah meri bisa juga untuk mengobati hal hal ghain seperti ini.
sekarang apa mau kamu?? tanya ayah.
ayah bingung dengan permintaan roh halus yang masuk ketubuh anaknya,
roh Winda masih menjawab, sebelumnya kalian harus menolong aku, katakan kepada orang tua bahwa aku mati bukan diculik tapi aku mati saat perang terjadi dan tubuhku hancur tak bersisa,
' dimana orang tuamu? tanya ayah
' ia ada direstaurant Jepang tepatnya tempat anakmu polan sering makan, tapi aku benci polan ia tak pernah menghiraukan aku!!!
ayah mengerti ternyata arwah itu sudah pernah ketemu polan tapi tak ia hiraukan,
__ADS_1
anakmu ini harus menikah jika tidak aku tidak akan lepaskan tubuh nya
ayah membuat perjanjian dengan arwah itu semua akan dituruti, tanpa diminta pak Romi menawarkan dirinya untuk segera diterima menjadi menantunya dan menikah minggu depan, ayah sangat menyukai romi karena ia adalah anak dari sahabat ayah terdahulu.
setelah ia tertawa roh itu keluar, dan meri sadarkan diri ia sudah berada dipangkuan romi, dimana hati meri juga menyukainya padahal baru pertama kali bertemu,
setelah ia duduk, dan menghabiskan satu gelas air hangat, romi langsung melamar ' meri apakah kamu mau menikah denganku?
seperti wanita pada umumnya tentu meri jual mahal dan kaget dan tidak langsung diterima karena pertemuan mereka baru saja hari itu, ' jika kamu belum bisa menjawab aku beri waktu empat hari? aku suka sama kamu sudah sangat lama meri..
ayah dan teman temannya tertawa kembali melihat tingkah polah romi, setelah rasa enakan polan dan teman teman ayah segera pergi dan akan kembali setelah empat hari.
Tentunya sebagai seorang ayah yang menjaga anak nya dari kecil hingga dewasa ayah tidak ingin anak gadisnya diambil oleh orang lain yang tidak jelas bibit bebet bobotnya , 'ah sudahlah tak banyak menunggu jawaban anaknya, ayah langsung menjawab dan menerima lamaran romi karena tujuan ayah baik hanya ingin anaknya sembuh dari gangguan roh yang memasuki tubuh anak nya itu, keesokan harinya meri tak banyak pikir langsung mau menerima lamaran romi, ayah ayah aku mau menikah dengan mas romi aku siap jadi istrinya, hoh tentunya dalam waktu yang hanya satu minggu semua persiapan sudah dilaksanakan, ibu polan dan keluarga nya kaget entah mengapa tiba tiba putri keduanya ingin dinikahkan tapi ibu setuju saja karena tahu calon menantunya seorang polisi yang akan menjadi kepala dikotanya nanti,
setelah persiapan yang matang, pada hari H saatnya pernikahan diadakan, meri tiba tiba pingsan dan menjelitkan matanya sambil tertawa, memberatkan tubuh nya
buggg..... suara jatuh nya sanggul yang ia pakai ternyata lagi lagi meri dihampiri roh wanita ya benar yang tak lain adalah arwah wanita bernama Winda, ia masuk dan meminta agar pernikahan nya mereka dipercepat agar jangan ditunda, harapan Winda hanya satu ia hanya ingin diberitahukan bahwa dirinya ada di lingkungan mereka , dia hanya butuh pengakuan kalau dia benar benar ada bukan sekedar makhluk ghaib, agar meminta rohnya kembali tenang setelah pernikahan romi dan meri roh Winda meminta agar ia diiZinkan kembali masuk ketubuh meri agar ia bisa memeluk ibunya yang sudah tua dan berbicara dengan ibunya... dengan senang hati tentu keluarga mereka membolehkan tapi dengan syarat tentu nya harus jangan berlebihan dan keluar setelah masuk tersebut.... pernikahan dijalankan dalam 1 jam setelah semua sudah siap., setelah pernikahan selesai, tak lama kemudian para tim kepolisian langsung membawa ibu tua yang pernah diceritakan adiknya polan karena jarak tempuh mereka sekitar 3 jam lebih, ibu tua itu dituntun menuju meri , setelah meri menciun tangan ibu tua itu tak lama kemudian tubuh meri kembali kaku ia langsung dipeluk oleh suami nya romi karena romi segera sigap ia tahu kalau arwah Winda masuk ketubuh meri, meri terbangun dan menatap dalam wajah ibu tua itu sambil ia menangis dan menatap ibu tua itu dengan penuh kasih sayang dan kerinduan yang teramat dalam,,
'ii iibuuu ini aku Winda ibu'' ibu tua kembali menatap mata meri , bahkan ia pun merasakan detak jantung buah hatinya yang telah pergi 70 tahun yang lalu masa perang Dingin, ibu tua itu hanya bisa menangis karena usianya yang sudah renta yang tak memungkinkan ia untuk tetap kembali, ia memeluk tubuh meri tapi yang ia rasakan adalah tubuh anaknya yang hilang ' ibuu aku baik baik saja ibu, aku sudah berbeda alam dengan mu , maafkan aku ibu , ibu cukup lah sudahlah tak usah engkau setiap hari pergi ke restaurant Jepang itu karena aku tidak akan kembali lagi, '
mendengar itu tepat dibelakang kakak meri polan mendengar dalam hatinya, polan langsung mengingat nenek tua ini selalu ada di restaurant Jepang tak disangka setiap hari nya ia hanya menunggu anaknya karena Winda setiap pulang sekolah selalu makan makanan Jepang, ibu nya berharap anaknya kembali ternyata setelah 70 tahun tidak pernah kembali, karena anaknya telah tiada tewas saat peperangan dan jenazah nya tidak ditemukan,.
setelah banyak bicara dan puas memeluk ibunya, Winda menepati janji nya ia keluar dari tubuh meri dan mengucapkan Terima kasih karena ia sekarang sudah bisa pergi dengan ketenangan setelah memeluk ibunya yang sudah tua renta itu...
__ADS_1
acara pernikahan dilanjutkan dengan penuh meriah,ibu tua itu kembali diantar ke kota tempat tinggal nya ,