
Burung -burung berkicau merdu angin sepoi sepoi yang indah menghiasi suasana pagi, waktu nya polan bangun kebetulan hari ini hari libur saat bangun pagi polan sudah melihat diatas meja ada sarapan dan susu putih kesukaan polan yang sudah disiapkan oleh ibunya tapi polan heran mengapa semua orang tidak ada di rumah nya pagi itu, polan hanya mendapatkan selembar kertas yang bertuliskan 'Polan jangan nakal jaga rumah baik baik ya nak'
Huhh huhhh huh polan terbangun dari tidurnya dengan nafas yang tersengal sengal ternyata ia hanya bermimpi, ya ia mimpi ditinggal oleh semua orang di rumahnya ia langsung membuka pintu kamarnya dan melihat kamar ibu dan ayahnya tidak ada orang, polan teriak 'ibu ayah bang dimana kalian? mendengar suara polan yang berteriak ternyata keluarga nya berkumpul di taman belakang bersama kakak perempuannya
'hei sayang kamu sudah bangun'? sini dekat ibu , ibu, ibu sudah siapkan sarapan dan susumu.
dalam hati polan heran ternyataa yang ia lihat tadi hanyalah mimpi , ternyata sudah pukul 10.00 pagi
'tumben kamu telat bangunnya sayang? (tanya ibu dan ayah)
'nggk papa ayah bu polan hanya kelelahan saja '
'kakak kapan datangnya? (tanya polan heran)
'kami udah dari pagi dek kamunya masih molorrr hahaha' (tertawa besar kakaknya)
Setelah selesai sarapan polan segera bergegas untuk mandi karena hari ini kakak kakak polan ingin membawanya jalan jalan keliling kota.
kakak polan yang nomor 3 hari ini mau mengenalkan pacarnya dengaN ibu dan ayah, akan tetapi polan dapat bocoran ia lalu memberi tahu ibu dan ayah,
'ayah bu kak meri mau kenalin pacarnya hari ini sama ayah dan ibu, weeks wekkk'
'polan kamu ya' (dengan nada kesal nya) kak meri polan merasa marah, awas ya kakak cubit kamu
'eh kakak udah jangan begitu, kalau kamu ada pacar ya kenalin dong sama kita iya kan yah? (tutur ibu)
'iya' (sambung ayah)
setelah siang hari mereka pergi menuju tempat piknik disanalah polan dengan keluarga menghabiskan moment bersama melihat kebun binatang dan lainnya, ibu sudah menyiapkan bekal untuk dimakan bersama sama sebelum makan siang datang mereka berfoto foto disana.
sedang asyik asyik nya berfoto polan melihat lagi wanita semalam yang ia lihat sambil menggeneong anaknya saat ingin menghampiri wanita itu menghilang polan terkejut dan ia ceritakan semua kejadian dengan ayahnya, dan ayahnya hanya tersenyum sambil menasehati polan.
'mungkin adex hanya melihat orang yang sama'
'nggk ayah tidak mungkin salah yah'
'sudah tak usah dipikirkan sana lanjut main nya ya sayang (sambil menggosok kepala polan)
polan berlari lari dan di tempat liburan itu ia berkenalan dengan teman baru nya , begitu ramai dan banyak nya tema polan disana sedang asyik bermain polan dipanggil sama abangnya
akhirnya lolan mendekat ke abangnya
'polan kamu ngapain disana?
'ya mainlah'
'main apa sendirian'?
'lah itu temenku ramai lho bang' udah ah aku mau main lagi' (berlari menuju teman temannya
abangnya polan heran di meras ada yang aneh dengan adiknya
'hmmm terlalu banyak khayalan kamu dek 'didalam hati bang romi berpikir seperti itu tentang adeknya, bagi abangnya mungkin adeknya terlalu banyak halu jadi merasa memiliki teman khayalan
di pinggiran tempat mereka berlibur ada sungai kecil mengalir dengan jernih airnya sejuk dan bersih berwarna kebiruan dipinggirannya dipenuhi bebatuan besar berwarna hitam, sungguh indah pemandangan nya karena sudah dijadikan objek wisata oleh pemiliknya, kebetulan tempat wisata ini milik temannya ayah polan sesama anggota polri dan ia memiliki anak laki -laki yang akan di jodohkan untuk kakak nomor dua polan.
__ADS_1
Namun tidak sampai disitu saja lagi lagi orang tua polan adalah orang yang tidak egois mereka tidak pernah memaksa keinginan anaknya untuk hidup dengan siapa, bagi mereka asal anak mereka bahagia semua sudah cukup.
Polan sedang bermain masih dengan teman khayalan nya, dan ayah ibu polan memanggil nya
'polan polan kemari dulu nak, hayo makan' (teriak ibu polan)
'iya bu ' (berlari menuju ayah dan ibunya)
'bu ayah kak, polan mau cerita deh '
'apa itu sayang '
'semalam kan polan tidurnya kemaleman trus polan melihat wanita yang menggendong anaknya'
trus barusan polan melihat mereka ada disini
'hahaha' (kakak polan tertawa)
'ih kok ketawa sih kakak? '
'ya tidak mungkin pula mereka disini'
'memangnya bentuk perempuan itu seperti apa?
(tanya kakak polan)
'rambutnya panjang wajahnya cemberut, tapi anaknya digendong dulu tanpa busana' (polan menjawab pertanyaan kakaknya.)
'jangan jangan itu kuntil anak dek hahaha'
polan hanya terdiam heran dan ia pun bingung dengan semua apa yang dia lihat pada saat itu ia belum tahu kalau yang ia lihat adalah makhluk makhluk ghaib tak kasat mata termasuk teman teman sendiri.
setelah hari sudah senja mereka sudah bersiap kembali kerumah karena liburan hari ini sudah usai untuk bersama keluarganya.
dalam perjalanan pulang bersama keluarga nya Polan melihat lagi wanita yang ia lihat sedang duduk diatas bangku dibawah pohon besar
'ayah ibu lihat itu dia wanita yang polan bicarakan tadi '
tapi ayah ibu dan kakak polan tidak melihat nya
karena takut anaknya takut mereka pura pura bisa melihat , 'oh iya nak se you good bye aja ya untuk perempuan itu'
akhirnya polan melambaikan tangan kewanita itu, namun tatapan wanita itu tajam melihat ke arah polan dengan wajah yang murung seperti sedih yang mendalam
dalam perjalanan tak terasa adzan magrib sudah tiba mereka berhenti sejenak untuk mengikuti ibadah magrib, saat menuju ketempat wudhu disudut ujung dekat toilet lagi lagi polan melihat perempuan itu, polan ingin mendekatinya tetapi saat ingin mendekati ujung toilet ibu polan memanggil nya
'sayang kamu mau kemana? udah sini hayo wudhu dulu nanti kita buru-buru' (seru ibu polan)
setelah wudhu polan melaksanakan ibadah bersama keluarganya didalam masjid, lalu polan berdoa dengan Allah SWT dalam hatinya ia meminta petunjuk agar diberi tahu siapa perempuan itu yang selalu ia lihat menggendong anaknya.
setelah selesai ibadah keluarga polan melanjutkan perjalanan menuju rumah mereka lumayan jauh 2 jam dari tempat wisata menuju rumah mereka. pukul 07.00 malam mereka sampai di rumah segera beristirahat.
sebelum tidur dilanjutkan mata polan dan bibi penjagaa rumah tak mau terpejam ia mendorong bibinya sembari mengajak bermain dahulu karena sudah lama tak bermain bersama, dalam keheningan malam polan melihat ayahnya keluar rumah dengan membawa pistol milik ayahnya sambil berlari entah apa yang dikejar ayah polan, yang polan tahu ayahnya akan menangkap seorang penjahat yang sedang mencuri dikomplek tempat merek tinggal.
Dari dalam rumah,polan dan keluarganya mendengar suara tembakan
__ADS_1
"duarrrr duarrrrr'
polan menutup telinganya beberapa menit kemudian ia melihat ayahnya kembali dan mencuci tangan, disela sela malam itu polan masuk kekamar ayah ibunya sembari mendengarkan cerita ayah nya
ternyata suara tembakan yang didengar polan dan keluarga nya dari rumah adalah suara pistol ayahnya yang berbunyi tiga kali, cerita dari ayah polan tembakan ke udara sudah dilepaskan satu kali kedua dan ketiga ayahnya menembak kaki pencuri itu dan meminta ampun
karena komplek rumah polan dekat sekali dengan kantor polisi jadi pencuri nya dibawa dulu ke sel tahanan sebelum diproses besok pagi nya. Polan biasa hidup dengan siap dan sigap karena mereka sekeluarga terlatih oleh ayah mereka karena kejahatan bisa terjadi bukan karena ada niat tapi ada kesempatan.
kembali tidur setelah malam hari
, begitu pulas nya keluarga itu tidur
polan tidur dikamar bibinya yang menjaga rumah, setelah tidur pulas polan kembali bermimpi bertemu wanita yang ia lihat semalam, didalam mimpi itu seolah olah wanita itu meminta bantuan polan agar menolong dia dan anaknya, karena semua kasusnya ada pada tangan ayah polan.
polan kecil berusia 11 tahun terbangun dari tidurnya pagi harinya segera menemui ayahnya
sambil sarapan bercerita 'ayah ayah semalam polan bermimpi seorang wanita yang menggendong anaknya katanya dia minta ungkap kasusnya cuma ayah yang bisa membantunya '
ayah polan terdiam (menghelaa nafas)
'semoga Allah beri petunjuk dengan ayah ya sayang '
'iya ayah'
kakak polan pada hari itu berangkat kembali ke rumah lama ayah dan ibunya, ibu polan berangkat bekerja dan polan kecil pun bersekolah pada hari itu abang polan meminta izin untuk tugas keluar kota dan ibu ayah mengizinkan mereka
ayah hanya berpesan pada anak pertama nya agar tidak jauh jauh apabila nanti bekerja jaga adik dan ibumu karena ayah tidak selama nya ada didekat kalian
abang polan pun mengiyakan nasehat ayahnya hari itu, sesampainya di kantor ayahnya mendapatkan laporan telah terjadi pembunuhan di sebuah desa yang tak jauh dari kota tinggalnya
seorang ibu paru bayah tertatih2 berjalan sendirian sambil menangis,
'pak pak tolong saya ingin melapor anak dan cucu saya sudah dibunuh pak ' tolong pak (sambil menangis tersedu sedu) pak polisi memberi ibu itu segelas air agar lebih tenang untuk bercerita
'ibu sabar dulu tenang dulu' pinta dari ayah polan kepada ibu paruh baya itu.
setelah tenang ibu paruh baya itu segera menceritakan kejadian yang ia juga baru mengetahuinya, ternyata anak dan cucunya dibunuh oleh menantunya sendiri dan jasadnya ditanam didalam tanah lalu disemen
dan arwah nya bergentayangan.
setelah laporan selesai ayah polan beserta tim gabungan polri segera mencari pembunuhnya dalam sekilas lalu ayahnya teringat saat perjalanan pulang dari kerjanya ia melihat ada wanita dan seorang anak kecil menangis berlari tapi ada lelaki yang menarik tangannya hanya sekilas lalu ayah nya melihat saat akan menolong
tetapi tidak jadi karena ada lelaki yang dikira oleh ayah polan mereka hanya bertengkar biasa dirumah tangga akhirnya ayah polan melanjutkan perjalanannya sampai dirumah.
Sudah tiga hari sejak dibunuh wanita itu mendatangi rumah polan mulai polan melihat nya didepan rumah, mengikuti keluarga polan saat liburan bahkan masuk kedalam alam mimpi polan.
satu minggu pencarian suami dari istri dan anak yang dibunuh tak perlu waktu lama tim ayah polan menemukan lelaki itu di luar kota dimana jarak nya tak jauh dari kota sekitar 4 jam dia sengaja melarikam diri karena takut dipenjara menurut pengakuannya ia tak sengaja untuk membunuh istrinya karena kehilafannya saat itu emosi tingkat tinggi dan tak sadar sudah mencekik istrinya anak nya yang masih bayi dalam gendongan istrinya pun juga terpengap karena tertutup saluran pernapasan nya akhirnya mereka berdua tidak bernafas lagi karena kepanikan dari suaminya anak dan istrinya langsung dikubur dibelakang rumahnya dan ditimbun didalam semen, pada saat ia melakukan itu ada anak kecil yang melihat setelah 2 hari kejadian baru anak itu bercerita dengan orang tua nya apa yang ia lihat disitulah ibu kandung dari perempuan yang terkubur tak layak itu mengadu dengan polisi dalam keadaan lemas kebetulan ayah polan sudah bertemu dengan ibunya.
menurut hukuman UUD YANG Ada suami pembunuhan itu dihukum seumur hidup karena dikasuskan sudah menghilangkan dia nyawa dengan sengaja, ibu korban bersyukur dan sangat berterima kasih kepada ayah polan yang sudah berhasil menangkap menantunya itu, padahal ibu paruh baya itu sangat menyayangi menantu nya tak disangka anak dan cucunya telah dibunuh dengan kekejaman seperti itu hanya karena pertengkaran sepele.
'ayah ayah" hari ini polan ditemui oleh perempuan dan anak bayinya dia mengucapkan terimakasih karena ayah sudah membantu ketenangan nya dan katanya dia pergi menuju ketenangan '
'ya anakku, sekarang ayah tahu kamu memiliki kelebihan yang tak dimiliki oleh orang lain kamu bisa melihat tak bisa dilihat orang Terima ya sayang sudah memberi tahu ayah'
om dermawan menggunakan pakaian polrinya ia bertamu ke rumah polan ibu polan keluar rumah, dermawan adalah anak angkat dari ayah dan ibu polan karena saat menikah ia diurus dengan ayah dan ibu polan, hari itu om dermawan mengantar makanan kesukaan ayah ibu polan yaitu tempoyak ikan pathin makanan khas sumatera rasanya nikmat yaitu durian yang dipendam dengan bumbu beliau benar benar menganggap ayah dan ibu polan orang tua sendiri karena dari berpendidikan hingga menjadi seorang polisi yang sukses seperti sekarang
__ADS_1
begitu tamu yang berdatangan setiap harinya kerumah polan walaupun dengan penjagaan yang ketat polan tetaplah menjadi anak yang sederhana dan apa adanya tidak pernah sedikit pun ia sombongkan dirinya kalau ia adalah seorang anak polong, banyak kasus yang sudah dituntaskan oleh ayah polan semenjak menjadi polisi selama 36 tahun dan banyak karya karya yang ia lakukan pencapaian menjadi seorang polri, banyak anak angkat ayah polan, ayahnya terkenal sangat baik dan humoris bahkan tidak ada orang yang tahu kalau ia seorang perwira polisi memiliki pangkat yang tinggi karena hobinya adalah bergelumpur didalam kolam ikan bertani dan kerja serabutan, polan sering diajak oleh ayahnya semenjak ayahnya sudah pindah kesumatera disana polan banyak belajar arti kehidupan yang nyata dan palsu mengetahui orang jahat ataupun orang baik banyak pelajaran alam yang dia lakukan bersama ayahnya memberi tanpa pamrih dan menolong antar sesama
banyak yang diajarkan ayah polan kepada nya bersedekah ibadah dan lainnya begitu banyak harapan ayah polan terhadap anak bungsunya..