
Pagi yang cerah suara hiruk pikuk sekolah anak anak SMP tunabangsa mulai heboh pada pukul 07.00 pagi, brakkkkkkk brakkkkk
'oh my good hati hati lah mata kalian haduhhh"
ibu OB yang sedang mengepel lantai marah besar dengan anak anak yang berlarian, karena pel ember yang berisi air tumpah tak sengaja disepak oleh anak kelas 1 SMP kelas A. Bukannya minta maaf malah mereka kabur, kebetulan pagi itu zola dan polan baru saja sampai di sekolah mereka melihat ibu OB pagi itu dengan wajah kesal dan berceloteh sendiri. Mereka menghampiri ibu OB dan segera bertanya
"Ibu kenapa pagi ini? biasanya selalu happy"?
" iya bu kenapa ya"?
"ia itu anak anak lari lalrian pagi ini mungkin mereka tak sengaja tersepak ember pel ibu ini hmm ya sudahlah"?
zola dan polan segera membantu ibu OB mereka mengambil kain pel dan juga mengelap lantai hingga bersih
" jangan jangan nanti baju kalian kotor"
"gak papa bu OB biar cepat kering ntar cepat bersihnya'
" ya Alloh nakk kalian berdua ini baik sekali selalu ngebantu ibu, semoga kebaikan kalian dibalas Allah SWT '
"aminn bu OB'
" ya sudah kami masuk ke kelas dulu ya bu OB, bentar lagi bel berbunyi "
"iya ayo segera masuk ke kelas kalian'
pukul 07.15 pagi zola dan polan masuk ke kelas karena 07.30 bel masuk akan berbunyi, pagi ini pelajaran matematika yang dahulu setelahnya baru olahraga, seperti biasanya pelajaran matematika adalah pelajaran kesukaan polan dan zola mereka bersahabat setelah pertemuan mereka waktu masa orientasi siswa hingga sekarang duduk di bangku kelas dua SMP.
Bu tara masuk beliau adalah guru matematika minggu lalu murid kelas 2 SMP kelas A sudah diberi PR 10 nomor seperti biasanya bu tara adalah guru matematika yang ditakuti karena pelajaran matematika, setelah berdoa bu tara berdiri didepan kelas dengan sigap.
"KUmpul kan PR minggu lalu "!
segera siswa membuka Buku PR nya,
" ada yang gak buat PR? jujur ya sebelum saya hukum! "
"buatt buuuu guruuuu" siswa kelas 2 SMP A serentak menjawab, tak sampai disitu saja bu tara akan menunjuk siapapun yang dia mau untuk maju kedepan mengerjakan PR matematika.
"ini PR ada 10 soal berarti ada 10 orang yang harus mengerjakannya'
" siapa yang mau nomor 1 " segera kedepan!?
polan, zola, diko dan teman yang lainnya menunjukkan tangan dan diko ditunjuk oleh ibu tara untuk mengerjakan.
siswa kelas 2 SMP A ada 20 orang satu kelas nya, termasuk kedalam anak anak unggul karena kumpulan anak anak cerdas, diko adalah teman dan sahabat polan yang laki laki, mereka terkadang mengerjakan PR bersama dirumah polan terkadang dirumah zola ataupun dirumah diko jika mereka mendapat tugas dari gurunya.
anak kelas B ada yang bernama Ryan, Ryan adalah anak baru disekolah tunas bangsa baru sekolah waktu masuk tahun ajaran baru ia pindahan dari sekolah negri pemerintahan. saat bel keluar main tiba polan dan zola diko dan teman lainnya keluar hanya sekedar untuk istirahat dan makan siang diseputar didalam sekolah mereka, saat berjalan menuju kantin sekolah polan tak sengaja tersenggol bahu anak baru yang bernama Ryan, polan langsung meminta maaf, Ryan memberi senyuman, pada pandangan pertama didalam hati polan berkata "masyallah " itu pangeran atau siapa ya ganteng bangett". lalu Ryan pergi dan berkata " iya tak mengapa " . setelah pertemuan itu polan selalu teringat dengan Ryan, mereka masuk kembali ke kelas dan makan siang bareng zola.
"zola kamu tahu gak"?
" ada apa?
"tadi aku lihat anak baru deh kayaknya"?
" lah kan disekolah kita memang banyak anak baru !
"gak lho ini beda namanya siapa yah"?
'hmm entahlah tanya saja sendiri polan',
polan tertawa malu malu
setelah bell masuk pelajaran kedua dilanjutkan, guru penjas melanjutkan pelajarannya dan menyuruh anak anak SMP kelas A untuk segera ke lapangan dan mengganti baju olahraga karena mata pelajaran mereka hari ini adalah gerakan senam terbaru.. anak anak kelas A sudah berkumpul sebelum melaksanakan senam mereka melakukan pemanasan dahulu agar tubuh mereka tidak merasa begitu lelah.
Pritttt prittttt prittt
suara peluit guru penjas terdengar untuk memanggil siswa siswa yang sudah melaksanakan pemanasan, setelah berkumpul semuanya, musik senam mulai dibunyikan dengaN gerakan satu persatu gerakan.
Ririn bercanda menggerakkan tangannya mencibir gerakan guru penjasnya, ririn juga satu kelas dengan polan dan zola ia seorang anak yang cantik dan manis, guru penjas nya tak tahu kalau Ririn mengikuti gerakannya tapi diikuti dengan bercandaan, dan kebetulan gurunya membalikkan badan sontak terlihat Ririn.
"hei yang dibelakang serius lakukan gerakannya" tegas guru penjas!
"siap pak"
" yang main main saya suruh mimpin didepan ini "!
semua siswa terdiam dan terus melaksanakan gerakan
sedang asyik nya belajar anak baru si ryan keluar kelas entah ia mau kemana, dan polan melihatnya dari kejauhan, Ririn langsung mengatakan kepad teman yang lainnya, " ya ampun itu anak maniss banget, jadi pacar aku aja bagusnya ni" hihihi!
"ah tidak mungkin dia mau sama kamu" seru teman sekelasnya.
__ADS_1
"idihhh kan gue cantik bisa aja kali"
"ah terserah kamu deh"
mendengar ucapan Ririn, polan hanya terdiam dalam hati sambil berkata "kalau sama Ririn aja dia tidak mau apalagi sama aku yang jelek ini" hmmm
polan tak bisa berkata kata karena pesan ibunya polan harus belajar dan tidak boleh berpacaran, mengingat kata kata ibunya polan memfokuskan pikirannya hanya untuk belajar
jam olahraga sudah usai waktunya siswa A masuk ke kelas masing -masing untuk berganti baju dan segera bersiap untuk pulang kerumah karena bel pulang akan datang seperti bias polan masih diantar jemput dengan sopirnya yang setia menunggu polan
sebelum pulang kerumah, anak anak siswa tunas bangsa berhamburan keluar kelas dengan bergegas menuju jemputan masing masing polan dan zola bersama teman lainnya berjalan dengan santainya menuju pintu gerbang, sambil menunggu jemputan pak sopir polan beli jajan didepan pagar sambil minum es dan tak sengaja pula ia melihat Ryan juga membeli es yang sama dengannya lagi lagi Ryan tersenyum melihat polan dan polan membalas senyumannya, melihat itu zola menghampiri Ryan tanpa basa basi
"Hei kamu anak baru ya" pindahan dari mana"?
karena lemparan pertanyaan itu kepada Ryan
Ryan langsung menjawab
"iya baru dua hari sekolah disini " saya pindahan dari medan'! sambil tersenyum dan Ryan pergi
"kamu zola beraninya bertanya sama dia "
"lah emang kenapa cuma nanya doank? kamu suka ya sama dia cieee cieee cieeee cieeee
'ihh zolaaa ihhh 'udah ah yok kita pulang itu pak sopir udah datang"!
dalam perjalanan pulang polan senda gurau bersama zola ternyata ayah zola juga seorang polisi dan sama bekerja dengan ayah polan dan rumah mereka pun satu arah jadi sekalian pulang terkadang mereka gantian zola yang mengantar polan pulang.
30 menit perjalanan sampai dirumah zola
"sampai jumpa besok ya" bye polan
"bye bye, jangan lupa buat PR B. indonesianya' sambil teriak didepan jendela mobil.
sesampainya dirumah polan tak menemui ibunya karena ibunya belum pulang dari bekerja sebagai guru, yang ia lihat hanyalah abang nya sedang asyik main game diruang kamarnya
"bang ibu mana!?
" belum pulang "
"oh" ada makanan gak bang?
" yeeehh ditanya in lah marah'!
polan cekikikan sendirian karena ia emang sengaja mau ganggu abangnya yang sedang bermain game.
'ting tong ting tong"""
polan melihat keluar pagar dari lantai dua rumahnya ia melihat ada kakaknya bersama seorang pria, polan menuju ke bawah untuk membuka pintu.
polan melihat hingga mobil mereka masuk pekarangan rumah.
"siapa ini kakak'?
dengan tatapan heran
" oh iya ini perkenal kan ini pacar kakak?
hmm dalam hati polan kenapa lah kakaknya nomor tiga ini selalu gonta ganti pacar
'owh pacarrrr baruuuu'
"ehh hehe iya baru dikenalin sama kamu" (sambil menginjak kaki polan)
'awh sakit tolol"!
"eh iya bang kenalin dulu ini polan adik bungsuku"
polan mengulurkan tangannya dan memperkenalkan dirinya.
polan kembali keatas dan serta memanggil abangnya
'bang bang lihat deh kakak meri datang bawa pacar baru, lihat sana aku mau bobo siang dulu"
pacar baru kk meri bernama Sigit ia juga seorang anggota polisi, sengaja dibawa ke kota karena ingin dikenali dengan keluarga besar mereka.
waktu tidur siang polan bermimpi sejenak bertemu dan memperkenalkan dirinya ternyata yang ia lihat dalam mimpinya adalah Ryan didalan mimpi itu ia sangat malu karena aangking malunya ia berlari dan terus berlari akhirnya ia terjatuh kedalam jurang yang begitu dalam saat ia membalikkan badannya polan benar benar jatuh dari atas tempat tidurnya.
"brakkkkkkkkkkk'
polan terkejut langsung terbangun
__ADS_1
" aduhhhh sakit badan ku'
sambil menangis teriak memanggil ibunya
"ibuuuu hiks hiks "
pada saat yang sama ibunya sudah balik dari kerja, IBU menyusul keatas karena mendengar jeritan polan
"tap tap tap'
suara sendal ibu berlalu
" polan kenapa kamu sayang "
hahahaha polan tertawa
"bu polan terjatuh '
'hmm ada ada saja kamu nak, ya udah mandi sana hari ini sudah hampir malam, "
ternyata tanpa polan tahu hari sudah menunjukkan pukul 05.00 sore
"udah mandi langsung kebawah ya nak ', kita kumpul di bawa makan bareng sm maa Sigit "
"hooh bu"
hmmm besok ganti lagi deh tu pacar kk meri (didalam hati polan gerutu sendiri, karena yang polan tahu bulan lalu kakaknya punya pacar dengan nama dan profesi yang lain)
tepat pukul 05.30 ayah sampai dirumah, langsung disalam oleh pacar baru kakak meri
"pak " memberi salam.
'oh iya iya silahkan duduk dulu ya'
ayah polan yang selalu ramah dengan siapapun tanpa ia tahu siapa lelaki itu yang ia tahu itu adalah teman dari anaknya.
setelah siap mandi dan ibadah, mereka berkumpul di meja makan sambil mengobrol, ternyata mas Sigit mau melamar kakak meri dalam waktu dekat ayah polan setuju saja karena baginya kebahagiaan anaknya adalah segala, pesan anak polan kenalkan dulu orang tua dan keluarganya agar menjaga silahturahmi dengan baik.
pada pagi hari seperti biasanya polan bersiap bersekolah hari ini polan terburu buru karena ada kegiatan awal yang harus ditampilkan polan, jadi hari ini pak sopir mengantar polan lebih pagi dari biasanya, sesampainya disekolah suasana masih sepi dan belum terlalu ramai.
saat mau masuk ke ruang sekolah didepan gerbang polan barengan dengan Ryan yang juga diantar supirnya , polan tersenyum dan Ryan pun juga tersenyum didalam hati polan berkata "masya allah" mimpi apa ya gw semalam bisa senyumin sedekat ini dengan dia '.
polan terus menuju ke kelas nya untuk menaruh tas dan segera ke ruang tari untuk berhias.
polan heran dengan dirinya sendiri kenapa bisa suka dengan Ryan apa ini ya yang namanya cinta tapi monyet karena masih kecil, tapi polan merasa dirinya udh bisa menyukai lelaki.
diruang tari, polan sudah ditunggu dengan guru tarinya ibu reme dan teman temannya, polan bertanya dengan ibu reme
"Bu kenapa ya rasa suka itu ada '
' emang kamu suka sama siapa polan!?
" hmmm ibu ini kan polan bertanya dijawab donk?
"oke janji ya setelah ibu jelaskan nanti polan juga cerita sama ibu.! ? hehe'
" iya deh bu polan janji
"" dengar ini buat semua nya anak anak tari ibu(sambil menghias wajah')
"yang namanya menyukai atu mengagumi itu hal biasa pada diri manusi ya nak, tandanya normal misal kalian suka sama pria yang sebaya dengan kalian atau pria yang lebih dewasa kalian itu hal biasa, tetapi bukan berarti karena suka kalian harus menikah tidak ya! rasa suka itu mutlak dari Tuhan perasaan itu muncul dari Tuhan bukan diri kita, jadi jika kita suka sama seseorang dan kita bingung kenapa kita bisa suka, mungkin dia memiliki kharismatik yang baik sudah tampan murah senyum lagi dan supel itu adalah anugerah, contohnya kalian suka belajar sama ibu happy banget setiap belajar itu karena kalian sudah betah sudah nyaman makanya kalian selalu senang belajar kan pada mata pelajaran tertentu benar gak?
"benar bu guru' (anak kelas tari menjawab serentak)
" suka bukan berarti cinta, suka itu banyak halnya ya anak anak, suka bukan berarti ingin memiliki, suka bukan berarti mencintai, suka bukan berarti harus memaksa untuk suka pula" jadi definisi menyukai itu hal biasa, jika diusia kalian menyukai lawan jenis itu wajar namanya puberitas dan dinamakan dengan " cinta monyet" cinta nya main main karena kalian masih anak sekolah, paham ya! jadi anak anak ibu jangan ada yang pacaran dulu fokuslah bersekolah , pepatah lama mengatakan tak kan lari gunung dikejar' jadi maksudnya sukseslah dulu kalian bersekolah dan berkarier maka cinta itu akan datang dengan sendiri,. ingat pesan ibu ya jika anak anak ibu menyukai seorang laki laki itu wajar namanya cinta monyet! paham ya sampai disini.
murid murid kelas tari ada yang bilang paham ada yang tidak paham,.
"baiklah buat anak anak ibu yang belum paham nanti kalian paham sendiri usia kalian masih terlalu muda anak anak 12 tahun rata rata nanti mengerti sendiri ' yang jelas suka sukanya kalian itu namanya " Cinta Monyet' (sambil tertawa ibu reme menjelaskan nya)
"ibu sudah jelaskan panjang lebar sekarang ibu mau tanya polan ada menyukai siapa hayo???
polan tersenyum malu malu
" gak ada bu polan kan cuma bertanya aja'?
'benar ya ' paham yang ibu jelaskan?
"paham bu intinya namnya adalah cinta monyet seperti yang dikatakan ibu polan juga,
dan akhirnya merek tertawa bersama dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar nya.
__ADS_1