Anak Polisi

Anak Polisi
Penculikan


__ADS_3

"Rezi rezi rezi bangun ayoh bangun kamu harus berangkat sekolah hari ini "


"hoammm hoaammm ngantukk banget mama"


"eh tak boleh ngantuk hayo semangat hari ini kan ada pelajaran kelas tari '


'iya iya ma'


" habis mandi langsung sarapan ya nak '


seru semangat pagi dari mami nya rezi, rezi anak tunggal yang dimiliki oleh sepasang suami istri papi rezi bekerja sebagai manager sebuah perusahaan ternama dan ibu nya adalah karyawan bank tentunya mereka semua saling sibuk dan bertemu hanya waktu liburan saja.


'mami rezi sarapannya bawa kesekolah saja, rezi ada janji pagi ini harus datang sebelum masuk kelas'


'y udah kalau maunya begitu'


setelah siap rezi langsung diantar sopirnya menuju sekolah,


sampai disekolah rezi memanggil temannya


'polan polan' kemari lihat aku punya link baru untuk membuat cerita novel kita '


polan baru saja sampai didepan pintu gerbang sekolah yang mana polan juga diantar oleh supirnya, ternyata polan dan rezi adalah temanan satu sekolah sama sama di kelas tari.


Rezi memiliki hobi yang hampir sama dengan polan dia hanya beda kelas dan jurusan tetapi untuk ketrampilan mereka sama sama mengambil kelas tari, Polan juga saling memperlihatkan link baru mereka karena mereka menjual cerita mereka melalui media online, karena dengan kontrak kerja online tanpa mengganggu aktivitas belajar mereka.


polan dan rezi bisa menghasilkan uang hingga jutaan rupiah mereka bisa mengurangi beban kedua orang tua mereka meskipun mereka adalah anak dari keturunan orang kaya raya tetapi itu tidak membuat mereka malas karena mereka sudah diajarkan kemandirian oleh kedua orang tuanya.


banyak teman mereka bukan didalam kota saja melainkan diluar kota bahkan diluar negri polan dan rezi merupakan panutan siswa siswa disekolah karena mereka berprestasi dan tidak sombong satu lagi mereka pandai menabung.


kelas jam pertama sudah masuk


polan dan rezi sama sama jabatan ' sampai ketemu nanti di kelas tari ya rezi' 'oke polan' oh ya jangan lupa rahasiakan link kita' "siap laksanakan jawab polan'


polan pun masuk ke kelas nya dan mengikuti pelajaran bahasa Indonesia di jam pertama dengan ibu angels,


" baik sebelum pelajaran dimulai ibu mau bertanya " apa arti seperti katak didalam tempurung'?


'hayo ada yang bisa'? disudut kelas polan ada anak bernama ziel mengangkat tangannya


"oh iya kamu silahkan? ' Terima kasih mohon izin bu guru arti katak didalam tempurung sama artinya dengan manusia yang hanya tahu zona dia saja tanpa tahu dengan kehidupan luar sama hal dengan orang suku Anak dalam bu guru'!


prokk... prokkk... prokkk tepuk tangan ibu angels terdengar ,'jawaban yang bagus kiel ada lagi yang bisa?


' jika tidak ada lagi' 'baiklah ibu Terima jawaban kiel ya benar sekali anak anaku, katak didalam tempurung sama halnya dengan manusia yang tidak tahu apa apa ia hanya tahu dengan orang orang di sekeliling nya saja alias gaptek alias ndeso udik satu lagi takut nya jadi bodoh '


'jadi pesan ibu untuk anak anak ibu kalian kejarlah impian kalian kenegeri cina agar tidak menjadi katak didalam tempurung, karena kalian sudah dewasa dan tahu mana yang baik mana yang buruk ' oke!


'siap bu guru ' siswa kelas polan menjawab serentak


'baiklah sekarang buka buku tulis kalian '


ibu beri tugas carilah sebuah kata kata inspirasi yang membuat semangat jika berhasil maka akan ibu ikutkan lomba menulis dengan hadiah yang fantastis, ' siap semua ya nak??


"siap bu guru! laksanakan


bu angels selalu memberi semangat dengan siswa yang ia ajarkan agar anak anak murid nya kelak menjadi anak yang sempurna menghadapi dunia nyata dunia kerja


semangatnya polan dan teman teman segera menulis dengan baik apa yang harus mereka laksanakan, sebagai murid kelas yang rajin mereka membuat tugas dengan inspirasi masing masing


banyak cita cita namanya mahasiswa pasti mereka memiliki cita cita yang baik untuk kedua orang tua mereka


bu angels adalah guru terbaik bahasa Indonesia di sekolah nya ia kenal dengan seluruh duta bahasa karena dia merupakan guru favorit dikotanya.


setelah siap menulis mereka mengumpulkan tugas nya masing masing setelah selesai jam istirahat sudah datang semua siswa keluar main


polan dan rezi kembali bertemu ditaman sekolah sambil menikmati bekal makanan mereka, tak lupa rezi kembali melihatkan link link yang akan mereka buat cerita dalam novel mereka


Rezi memberikan makanan yang disediakan oleh maminya ke pada polan begitu juga dengan polan mereka saling bertukaran makanan yang mereka bawa, sambil tertawa riang dan bercanda.


'polan kamu sudah hapal gerakan apa saja?


'gak banyak sih! tapi lumayan lah hehe, kalau kamu rezi?


'aku juga sama tapi aku suka gerakan memutar yang bisa membuat pinggul kita kuat dan berbentuk hihi!


' ih kamu deh, ya sih kalau kita menari pastinya tubuh kita akan ideal seperti para senior penari kita.

__ADS_1


tengg... teng.... tengg


bell jam istirahat pertama sudah berbunyi segera semua siswa kembali ke kelas masing masing begitu juga dengan polan dan rezi.


'Polan nanti ketemuan lagi ya, kenapa ya hari ini aku gak mau pisah sama kamu? seperti ada firasat aneh


' huss nggk boleh bicara seperti itu, ya udah seharian ini kita akan bersama terus sampe jam 5 sore ya, karena kita juga kan akan latihan menari'!


' oke bye '


jam pelajaran kedua sudah memulai semua siswa fokus dengan pembelajaran mereka masing masing.


diluar pagar sekolah ada lelaki yang sedang berdiri menggunakan topi hitam kaca mata gelap berdiri dengan tubuh yang besar melirik semua anak anak disekolah tunas bangsa


ada seorang penjual yang bertanya kepada bapak itu?


' bapak ada anaknya ya'?


silelaki itu hanya tersenyum sambil melihat Handphone yang ia bawa digenggaman tangannya


akhirnya bapak yang bertanya pun pergi dan berbicara dengan penjual lainnya,


'aneh sekali saya baru hari ini melihat lelaki itu disini '


Tapi kecurigaan mereka tak dianggap masalah padahal bahaya sedang mengintai,


notif dari handphone rezi berbunyi menyatakan untuk dia akan dikontrak oleh salah satu PT. novel yang ada dihandphone nya, tapi rezi tidak tahu PT itu admin nya siapa, ada pesan untuk mengajak ia bertemu disalah satu cafe pukul 03.00 sore


rezi mengirim pesan itu ke polan ia teruskan dan berharap polan juga membacanya, tapi polan belum mengangkat dan melihat handphone nya, karena handphone nya dimatikan dan ada didalam tas nya.


waktu istirahat jam ke dua sudah tiba polan dan rezi bertemu kembali belum sempat polan membuka handphone nya rezi bergegas memanggilnya.


mereka bicara di taman sekolah dan sambil melihat handphone pesan notif dari PT yang mengirim kan novel itu


akhirnya polan mengiyakan ajakan rezi untuk bertemu dengan orang yang akan mengontrak novel mereka, karena les menari dimulai pukul 02.00 sampai 04.00 sore, polan meminta agar ketemuan dengan orang yang akan mengontrak novelnya pada pukul 05.00 sore saja


dan notif dari handphone nya menjawab "IYA"


"oke baiklah nanti kita langsung kesana' tegas polan kerezi


' iya Terima kasih ya polan, soalnya aku takut jika harus bertemu dengan orang yang belum pernah aku kenal


kelas menari sudah siap, polan dan rezi menunggu didepan pagar ditempat pos bapak security, tak lama kemudian jemputan mobil polan datang ia mengajak rezi bersama nya,


"pak supir bisa antar kita? tanya si polan


" waduh mau kemana nonn, soalnya setelah mengantar non pulang bapak harus antar ibu untuk acara bhayangkari si bapak.


"oke gak papa pak, nanti bapak antar saya ke kafetaria ya'


" bapak nggk berani non kata ibu non harus pulang dulu '


" udah pak nggk papa polan udah telpon ibu kok"


"kalau begitu baiklah non'


pak supir melaju kan kendaraannya menuju kafetaria dengan maksud hati untuk mengantar non polan kekafe saja dan menjemput nya kembali setelah mengantar ibu polan


mereka sampai di kafetaria


pak supir segera pergi menjemput ibu polan


polan masuk kekafetaria sampai nya didalam kafe mereka sudah ditunggu oleh lelaki paruh baya dan seorang wanita sekitar usia tiga puluh tahunan


"rezi menelpon orang yang akan mengontrak novel nya"


perempuan usia tiga puluhan itu mengangakat telpon


kringgg kringgg kringgg


'ya hello saya parida ada apa?


"maaf ini saya rezi penulis novel tuan darah!


' oh iya kamu yang mana kami sudah menunggu kamu disini saya memakai baju putih bersama teman saya memakai baju hitam jeans biru meja nomor 56


rezi langsung melirik dan menuju kemeja mereka bersama polan

__ADS_1


'ayo silakan duduk wanita itu mempersilakan mereka duduk dan segera mengulurkan tangannya.


'perkenalkan saya dari bu ranum pemilik PT novelis remaja ' dan ini suami ibu pak joko yang selalu memberi sponsor film film ternama yang diangkat dari novel yang memiliki jutaan views.


"saya sangat menyukai semua novel novel anda'


" oh ya , panggil tante ranum saja ya hehe'


'baiklah tante ' jawab rezi


'kita mengobrol santai saja sambil minum kopi ini'


rezi yang masih malu malu untuk bicara


polan hanya senyum karena polan hanya menemani jadi dia merasa tidak ad hak untuk bicara


setelah selesai berbincang bincang rezi menerima satu buah kertas yang berisi surat pernyataan kontrak selama satu tahun dan tertera dengan gaji 200 juta setahun nya


rezi sangat terkejut seperti tidak percaya kalau dia akan dikontrak hari itu juga


rezi menunjukkan kertas itu dengan polan


polan hanya memberi isyarat kalau sebaiknya rezi menerima kerja sama itu karena uang nya juga besar dan karya nya rezi bisa terjual mahal


akhirnya rezi menandatangi kontrak kerja itu dengan semua syarat -syarat yang berlaku, sambil ngobrol lanjut mereka menikmati kopi dan cemilan yang mereka makan


1 jam berada dikafetaria bersama pemilik PT novel, rezi merasa bangga karena langsung dikontrak dengan owner PT novel, tentunya polan juga mendapatkan karya karya terbaru yang akan ia jual pula di tulisan online nya bersama rezi


polan menelpon sopirnya untuk segera menjemputnya..


saat menelpon telepon pak supir berdering tapi tidak diangkat hingga enam kali panggilan pun tak terjawab.


polan tetap duduk manis bersama rezi menikmati sisa makanan dimejanya, sedangkan ibu ranum dan pak joko sudah pergi lima belas menit yang lalu.


muka polan mulai melas dan sedikit jengkel


"huffff lama sekali pak supir'! gerutu polan


Rezi berusaha menenangkan nya


"sudah sudah kita coba telpon lagi, kemungkinan dia masih dijalan polan bersama ibumu.


" iya tapi ini sudah mau malam, janjinya kan hanya satu jam saja'


"ya sudah nanti kita coba lagi sekitar sepuluh menit lagi"


polan mencoba menelpon kembali kali ini sepuluh kali berdering tapi tetap tidak diangkat, polan mencoba menelpon ibunya tapi tetap hal yang sama tidak ada yang mengangkat telepon polan.


"kalau tidak diangkat juga, kita niak taksi saja polan gimana? rezi mengajak polan menaik taksi


karena takut hari sudah mulai gelap, ia memutuskan untuk menelpon taksi pada malam itu,sepuluh menit setelah menelpon taksi, taksi berwarna kuning itu datang dengan plat NOMOr M. 4 TI, setelah taksi itu datang, polan dan rezi terkejut melihat plat nomor taksi kuning itu


'hei rezi lihat deh plat nya sedikit seram!


"huss ia aku udah lihat dari tadi, lihat supirnya!


'supirnya seram ya jutek abis?? gimana kita lanjutin naik atau tidak?


" y sudahlah hayo kita naik, '


akhirnya polan dan rezi naik keangkot itu


sambil mengatakan dengan supir taksi itu


"perumahan Barcelona utara ya pak"


sopir taksi itu hanya menganggukkan kepalanya


dengan kecepatan lumayan tinggi supir taksi itu menginjaK gas nya


' ohh ' teriak kecil suara polan dan rezi


tapi mereka hanya diam saja


tidak berani lagi untuk menegur supir taksi itu


dalam perjalanan mereka menyebut nama polisi tiba tiba sopir stop ditengah jalan yang lumayan sepi orang lewat tanpa pikir panjang mereka membuka pintu untuk kabur akan tetapi sayang sekali pintu dikunci oleh supir taksi itu

__ADS_1


mereka teriak sejadi jadinya agar dibukakan pintu, tapi supir taksi itu malah tertawa seperti bahagia melihat ketakutan mereka berdua


polan diam sedangkan rezi menangis sejadi jadinya, dan polan meminta rezi untuk tidak menangis karena polan tahu cara menghadapi manusia manusia psikopat seperti supir taksi itu harus lah dengan ketenangan dan didalam diam polan mengirim pesan ke panggilan darurat 911 mohon bantuan jika dia dan temannya dalam bahaya, tentu saja tak pakai waktu lama mobil polisi datang menghadang mobil taksi itu dan segera mereka menangkap supir taksi yang akan menculik mereka berdua karena incaran supir taksi itu adalah remaja remaja belia yang cantik cantik , akhirnya tertangkap oleh polisi psikopat itu selalu menyamar jadi taksi dan ternyata sudah masuk kedalam buku hitam daftar pencarian orang, karena supir taksi itu melawan akhirnya kakinya ditembak dengan timah panas polisi untuk segera memulihkan trauma nya rezi dan polan mereka diantar pulang kerumah terutama rezi yang seumur hidup nya baru kali ini melihat kejadian seperti itu beda dengan polan yang sudah sering mengalami aksi kejahatan dari penjahat tapi polan selalu dilatih untuk mandiri oleh orang tua nya


__ADS_2