
Hari Ini hari pernikahan Varell dan Dara, semuairang sudah bersiap sedari pagi termasuk Hanin yang ikut mendampingi Dara menuju pelaminan
"Dar lu udah siap?" tanya Hanin pada dara yang sedang melamun
"siapa ga siap nin" jawab Dara lemas
Keluarga Varell telah datang dan membawa Maskawin untuk Dara, Acara ijab qabul pun dimulai
"Saya nikahkan dan kawinkan kamu. Varell Adista Pratama dengan Anak saya Andhara Nadia Sriwijaya dengan maskawin seprangjat alat sholat, yang Lima juta dua ratus dua puluh dua ribu dan emas seberat 50 gram dibayar tunai"
"Saya terima nikah dan kawinya Andhara Nadia Sriwijaya dengan maskawin tersebut dibayar tunai" ucap varell lantang
"bagaimana para saksi?" kata pak penghulu
"sahhhh..."
Dara berjalan keluar dari kamar didampingi Naina dan Hanina, Dara terlihat anggun menggunakan kebaya warna putih dipadukan kain batik, sedangkan Naina dan Hanin mengenakan gaun selutut berwarna senada dean rambut disanggul yang membuat dua wanita tersebut terlihat cantik
Dara bersimpuh disamping Varell lalu mencium tangan Varell, varell pun mencium kening dara dan memakaikan cincin
Setelah acara selesai Dara dan Varell masuk ke kamar Dara. Dara menghempaskan tubuh nya kekasur miliknya
"Huh,,,capek nya" sambil memijit kakinya yang begitu sakit
"Gak mandi dulu?" tanya varell
"Bapak dulu aja,, saya mau yidur sebentar! capek tau!"
"Yaudah! saya duluan" ucap varell masuk ke kamar mandi
Dara duduk dikursi meja riasnya sambil membersihkan make up nya. Varell keluar dari kamar mandi munggunakan handuk dililitka dibagian pinggang, Varell berjalan menuju dara karna dia tidak tau dimana letak koper milik nya
"Koper saya mana?" tanya varell
"Pergi kamu! masuk ke kamar mandi lagi!" perintah dara sambil menutup matanya dengan kedua tangan
__ADS_1
"Kita kan udah nikah, kamu berhak melihat semua milik saya!" jelas Varell pada Dara
"Iya, tapi kan jorok tau, bentar aku ambilin baju kamu" Dara segera bergegas mengambil baju untuk Varell
Varell keluar kamar mandi menggunakan celana abu abu seletut dan kaos putih pemberian Dara tadi
"Kamu belum mandi?" tanya Varell
"Bapak lihat gimana?" tanya dsra balik
"cepet mandi sana,! bau tau!!"
"biarin,, ga mandi juga tetep cantik" kata dara membanggakan diri nya
"Siapa bilang kamu cantik?"
"Banyak! ayah, bunda, mama, papa, mas angga, mba Naina, Dion, Hanin pak Gani, Pak Nando, Resya, Indri, pokonya banyak deh" ucap Dara dengan polos
"Tapi menurut saya kamu biasa aja tuh"
Dara berjalan ke kamar mandi meninggalkan Varell yang sedang memandangi meja dan lemari dara
'Ternyata kamarnya bersih ya, cantik mandiri, ga manja' batin Varell
Malam hari
semua orang yang ada di rumah di ruang keluarga termasuk Dara dan Varell
"Dar kamu masuk sekolah nya kapan?" tanaya Naina pada dara
"Lusa mba kayaknya" jawab Dara
"La kamu rell, masuknya kapan?" tanya Angga pada Varell
"Besok mas, biar anak anak gak curiga"jela Varell
__ADS_1
"Dar kamu besok dirumah atau mau pergi?" tanya Bunda
"kayaknya sih besok aku pengen jalan jalan, itung itung refresing bun" serkas dara
"Sama siapa?" tanya Angga
"mba Naina mau gak? aku kesepian tau dirumah terus!" tanya dara pada naina
"Mba sih mau mau aja kalau mas angga ijinin" kata mba naina
"Mas ku yang ganteng yang namanya mas Anggara Ananta Sriwijaya boleh ya!" permintaan Dara pada kakaknya "mas sih boleh boleh aja lha suami kamu bolehin gak?" kata Angga
"Boleh gak pak?" tanya Dara sambil meneppuk kaki Varell yang ada disamping nya
"Masa sama suami sendiri manggilnya pak sih" goda angga pada dara
"Trus manggilnya apa dong pak?" tanya dara pada Varell yang sedari tadi senyum senyum sendiri melihat kelakuan dara pada mas dan mbak nya
"Mas atau kak atau sayang juga gapapa" ucap Varell datar
"Ih,,, mas aja deh, ga ribet! kalau kak terlalu ribet apalagi sayang! iyuuu jijik aku" kata dara memperagakan gerakan jijik
"Hidup kamu terlalu ribet dar"ucap angga pada dara
"Hidup mas angga paling yang ribet, aku tuh simple ga neko neko!" ucap dara tak mau mengalah
Setelah dari ruang keluarga semua anggota keluarga masuk kekamar masing masing
"Pak varell tidur dimana?" tanya dara
"disamping kamu lah, kamu kn istri ku" goda varell
"Ihhhh,, pak varell, kan kita udah buat perjanjian waktu itu, hak boleh tidur bareng"varell langsung mengambil selimut dan bantal untuk tidur di sofa kamar Dara.
Bersambung....
__ADS_1