Andhara

Andhara
#6 Rencana Pindah


__ADS_3

Hari ini langit nampak cerah, seperti suasana hati Dara yang memang membaik sejak hari pernikahanya 3 hari yang lalu


"Apa kamu tidak sekolah?? ini sudah jam 05.30, kamu belum sholat subuh" kata Varell membangunkan Dara yamg masih nyenyak dengan mimpinya


"Hoaammmm" Dara menggeliat lalu turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi.


Nampak Varell melihat kepergian sang istri kekamar mandi


'sejak kapan anak itu mudah dibangunkan?' batin Varell karena sang mertua menceritakan bahwa Dara adalah orang yang sangat susah dibangunkan


Disekolah


Dara memutuskan untuk pergi bersama Varell tetapi ia memilih turun sebelum depan gerbang karena tak ingin teman temannya mengetahui hubungannya dengan Varell. Setelah dara turun dari mobil varell dara memilih berjalan masuk gerbang lalu menuju kelas nya.


Dikelas


"Hai! Gimana nih malam pertamanya??" goda Hanin ke telinga Dara lirih


"Gua gamau kali kalo ngelakuin itu sama dia" keluh dara yang merasa jijik


"Jadi lo belum malam pertama, kata orang orang sih malam pertama itu malam ter indah"


"Terserah lu! gue mau belajar minggu depan udah Unbk tau!" kata dara


"Iya iya bu Andhara" ucap Hanina lemas


"Habis ini Ib nya jadwal mapel apa??" tanya dara karena dara lupa mengecek di hp


"Kayanya sih Fisika"


"Whaaaaatttttt" teriak dara


"Bisa ga sih lo ga treak di samping kuping gua"


"Males gua,,, bolos ib yuk" ajak dara


"Lu gak takut ma suami lo yang serem itu" kata Hanin yang membayangkan bagaimana saat Varell mengajar nya


"Ngapain takut?? Lagian males gue liat muka dia terus!"


"Yaudah yuk! tapi kalo nilai lu dikurangin lagi gimana? kalau gue ikut dikurangin,, lu ya yang gue salahin gue dapet nilai 80 itu juga susah payah tau siang malem ga tidur cuma merjuangin nilai segitu! lu mah enak ga belajar dapet nilai 95 kalo ga 100" ucap Hanin


"Gue belajar kali! emang gue dirumah ngapain?? nonton bokep kaya lu??" bantah Dara dengan wajah kesal


"Iku gak? kalau gak gua sendiri yang bolos ib! kalau lo mau ikut cari gue di atap!" lanjut Dara berlalu pergi dari Hanina


Varell menuju kekelas 12 IPA 1

__ADS_1


"Asaalamuaikum warohmatullahi wabarokatuh" ucap varell memulai pelajaran ib Fisika kelas 12


"Waalaikumsalam warohmatullahi wabarakatuh" ucap satu kelas dengan serempak. Nampak Varell menyapu semua siswa dikelas hingga pandanganya tak beralih dari kursi tempat biasanya Dara duduk


"Itu bangku kok kosong? kemana orangnya?" tanya Varell, tak ada yang menjawab hanya beberapa siswa menengok ke arah Hanina


"Tidak ada yang menjawab, baik kalau tidak ada yang menjawab saya kasih tugas tambahan buat kalian" ancam Varell, Hanin nampak kebingungan


"emmmm,,,, Dara di atap pak! dia sengaja bolos Ib pak!"


jelas hanin dengan menunduk takut, Varell pergi dari kelas menuju atap tempat dimana Dara bolos pelajarannya


Dara melihat varell yang mendekat


"Bapak ngapain kesini?" tanya Dara


"kamu sendiri ngapain??" tanya balik Varell


"Mencari ketenangan tanpa melihat wajah bapak!" ucap dara sembari merentang kan tangan dan menghirup nafas panjang


"Masuk kekelas atau nilai kamu 0 mata pelajaran saya!" ucap tegas Varell


"Ancaman bapak tidak mempan! saya akan tetap disini" ucap dara santai


"Jangan ngganggu ketenangan saya disini,, karna bagi saya tempat yang membuat saya tenang hanyalah disini" lanjut dara lalu duduk di pingir rooftop atap


"Kalau itu bisa saya lakukan,, sudah saya lakukan dari kemarin! gak disekolah gak dirumah selalu bapak gangguin atau bapak tidak bosan lihat wajah saya?! saya saja bosan harus sandiwara didepan keluarga saya?!!!" ucap dara tegas nan lantang. Seketika wajah varell berubat menjadi lembut tak seperti biasanya


"Ayo masuk kekelas!" ajak varell menarik tangan dara, namun dara menepis uluran tangan Varell


"Saya bisa jalan sendiri,,!" ucap dara berlalu berjalan menuju kelas yang diikuti oleh varell


Saat pulang sekolah dara memilih untuk pulang naik taksi daripada harus menunggu Varell. hari ini ia ingin nonton drama korea kesukaanya. Dara menyempatkan diri untuk mampir ke mini market membeli camilan.


Sesampainya Dara dirumah lantas ia langsung masuk kekamar dan mandi lalu menggunakan pakaian tidur unicorn nya yang baru saja dibelikan Naina kemarin. nampak di penutup kepalanya terdapat cula unicorn yang berwarna warni. Ia mengambil Flashdisk lalu memasangnya di tv nya lalu menyetel drama korea nya, setelah itu ia berbaring dikasur ditemani oleh guling kesayangannya dan memakan popcorn yang ia beli tadi


Varell pulang dari sekolah ia langsung menuju kamar Dara, dan ia melihata dara sedang tertawa cekikikan melihat adegan romantis di sana. Varell menaruh tas kerjanya diatas Sofa kamar dara. Dara tak menyadari bahwa Varell telah pulang


"Kamu pengen digituin?" tanya Varell


"Kapan pulang?? kalau masuk ketuk ppintu dong!!" ucap dara kesal


"Ya biarin ini kan juga kamar aku! terserah aku dong!" lalu merebahkan dirinya diatas kasur Dara


"ihh,, ngapain tidur disini?? cepet mandi sana bau tau!" ujar dara sembari memukul pundak Varell


"Harusnya suami pulang dipijitin istri! ini kok malah dipukul" kata varell kesal lalu memejamkan matanya

__ADS_1


"Lebih tepatnya istri diatas kertas!" jelas Dara


"Daripada kamu nonton gak jelas mending belajar biar nilai ujian kamu bagus trus bisa masuk universitas yang kamu mau!"


Perintah varell pada dara yang asyik menoton tv nya


"terserah aku dong!! belajarnya entar malem! males aku kerjain tugas fisika dari bapak! Enakan sama pak gani daripada sama bapak' ucap dara tak acuh


"Yaudah balik lagi kelas 11 biar diajar pak gani lagi!" jawab varell tegas


"Ya tanggung!! bentar lagi mau lulus juga! saya pengen mewujudkan cita cita saya dulu" jelas Dara


"emang kamu pengen jadi apa??" tanya Varell


"Dosen sekaligus Penulis"


'cita citanya lumayan juga nih anak' batin Varell


Malam hari, Ayah, bunda, Mas Angga, Mbak Naina, Dara dan Varell berkumpul di ruang keluarga. Walaupun diruang ekluarga mereka hanya bersenda gurau. Hari ini dara membawa laptopnya ke ruamg tamu karna tugasnya menumouk dari bapak guru tukang maksanya


"Tugas apa dek itu?? mau mba bantuin?? tanya Naina pada Dara


"eh mba naina,, ininih mba tugas Fisikan! bantuin ya mba aku ngetik aja ya mba aku yang dekte"


"oke deh adek mba tercantik!" ucap naina lalu membantu dara


"Bukanya kamu ya rell guru fisika dara??" tanya ayah


"Iya yah! aku yang ngasih tugas dara,, lagian dari pada nonton drama korea mending ngerjain tugas ya kan dar" sambil mengacak ngacak rambut dara dengan senyum tipis mewarnai wajah Varel


"oh ya yah,, Varell sama dara udah bicara kalu kita mau pindah kerumah varell" kata varell serius


"kerumah orang tua kamu rel?" tanya bunda


Semetara dara hanya tersenyum sinis melihat Varell dan ayah nya berbicara pasalnya Varell tidak bicara apa apa tentang perpindahanya pada nya


"Bukan yah! itu rumah aku sendiri,, selama aku kuliah aku sisihin tabungan aku dan juga papa ngasih beberapa proyeknya sama varell jadi uang itu buat bangun rumah itu,, karna dari dulu Varell mengininkan kalau sudah punya istri akan menempati rumah itu"


jelas varell


"apa itu jauh dari sekolah Dara?" tanya bunda


"Ga ko bun itu perumahan belakang sekolah" jawab varell lagi


"Emang kapan rencana akmu pindah?" tanya ayah


"Varell sih pengennya besok oagi sekalian berangkat sekolah biar pulang dari sekolah kita lngsung beresin rumah itu sekalian biara ga ambil barang nya lagi" jelas varell panjang lebar

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2