
Keesokan harinya Kinan demam mungkin karena semalaman menangis karena meratapi nasibnya hidupnya bagaikan tak berarti lagi masa depannya hancur karena cinta. Dia bingung hubungannya dengan Riko karena cinta atau karena nafsu. kebahagiaan yang dia rasakan sebelum mengenal cinta tak pernah lagi dia rasakan, keceriaannya ketika bersama sahabatnya tak ada lagi. Waktu berkumpul dengan keluarga sudah berkurang, semuanya hilang ksrena Riko.
"aku menyesal mengenal Riko, andaikan aku tak pernah mengenalnya mungkin hidupku tak akan sehancur ini, tak ada lagi kebahagiaan yang ku rasakan. Ya Tuhan kapan semua ini akan berakhir aku juga mengharapkan kebahagiaan." kata Kinan didalam hati sambil meneteskan air mata.
"tok tok tok" seseorang mengetuk pintu
"iyya masuk" kata kinan dengan suara yang sengau dan lemes
"kamu kenapa sayang kok menangis?" tanya mama
"gak ma kepalaku sakit banget jadi aku nangis" kata kinan
"oo gitu ya udah kamu makan dulu ya kemudian minum obat" kata mama
"iyya ma" kata kina
"yaudah kamu makan ya,, mama tinggal" kata mama
"ya Tuhan lagi lagi aku berbohong ke mama" kata kinan
Tak lama kemudian hp kinan berbunyi tanda pesan masuk dan itu adalah pesan dari Riko
"sayang aku minta maaf ya soal semalam aku kayak gitu karena aku sayang sama kamu aku takut kamu dengan laki laki lain tapi aku bahagia saat kamu bilang kamu gak pernah menghianati hubungan kita. aku bahagia sayang. kamu jangan memutuskan pertunangan kita sayang aku gak mau pisah sama kamu aku bener bener cinta sama kamu bukan karena nafsu semata aku melakukan itu ke kamu agar kamu tidak meninggalkan aku. aku cuma pengen nikah sama kamu. aku menjalani hubungan dengan wanita lain karena aku pengen tau seberapa besar cintamu ke aku dan seberapa sabar kamu menghadapi aku tapi aku sekarang bener bener yakin kamu wanita terbaik untukku." isi pesan Riko
namun kinan tak juga merespon pesan tersebut karena takut itu hanya rayuan Riko
"hmmm pasti dia pengen lagi makanya dia ngomong kayak gitu" kata kinan pada dirinya sendiri
"sayang kamu bener bener marah ya kok gak dibales sayang? aku minta maaf sayang tolong ya maafin aku" Riko lagi lagi mengiriminya pesan
__ADS_1
Dan kinan tak juga membalas pesan Riko. Tiba tiba hp kinan bergetar Riko menelfonnya dan dia masih tidak menjawab ntelfon dari Riko dan Riko terus menelfon sampai kinan mau menjawab telfonnya
"gue lagi gak sehat jadi gak usah nelfon" kata kinan dan langsung menutup telfon Riko
namun Riko kembali menelfon
"kenapa kamu masih terus menelfon aku udah bilang jangan nelfon aku lagi gak sehat" kata kinan
"apa kamu sakit karena aku sayang?" kata Riko
"sudahlah" kata kinan
"aku kerumah kamu ya" kata Riko
"gak usah" kata kinan
" bukannya kita udah berakhir" kata kinan
"gak, pokoknya kamu tunggu aku dirumah" kata Riko lalu nenutup telfon
Kinan semakin bingung dengan dirinya disatu sisi dia membenci Riko dan ingin mengakhiri pertunangannya tapi disisi lain dia juga ingin selalu bersama Riko. Tak lama kemudian Kinan mendengar suara mobil dan dia yakin itu Riko.
"assalamu alaikum tante" kata Riko
"waalaikum salam Rik" kata mama kinan
"tante tadi aku nelfon kinan katanya dia lagi sakit" kata Riko
"iyya dia demam katanya selalu sakit kepala" kata mama kinan
__ADS_1
"trus dia dimana sekarang" kata Riko
"ada tuh dikamarnya, kamu masuk aja" kata mama kinan.
Riko pun segera menuju kamar kinan
"tok tok tok" Riko mengetuk pintu
" udah masuk aja gak dikunci kok" kata kinan
"hai sayang gimana keadaan kamu?" tanya Riko
" ngapain kamu kesini aku kan dah bilang gak usah kesini" kata kinan
"sayang aku ini tunangan kamu pastinya aku khawatir dan aku ingin menjenguk calon istri aku dong" kata Riko dan langsung duduk di dekat kinan
Suasana hening Kinan yang sedang demam dan masih kesal dengan Riko merasa bosan dengan hadirnya Riko tapi dalam hatinya juga merasa bahagia. Tapi tiba tiba Riko memeluknya dan mencium tepat dibibir Kinan
"aku minta maaf sayang pasti kamu kayak gini karena aku" kata Riko
"sudahlah" kata kinan cuek
"kamu maafin aku kan" kata Riko
"iya, tapi kamu janji jangan kasar lagi, buat aku bahagia jangan buat aku terus menangis" kata Kinan
"iya sayang aku janji aku akan buat kamu bahagia" kata Riko
Kinan sangat bahagia mendengar perkataan Riko
__ADS_1