
Setelah kejadian malam itu aku fikir tidak akan terjadi lagi untuk selanjutnya namun, tak kusangka bahkan sudah seminggu berlalu hal tersebut semakin sering terjadi dan aku merasa telah terlanjur jatuh aku tidak dapat menolak setiap saat dia memintanya.
Sebulan telah berlalu aku terus menagih janjinya untuk menikah tapi beribu alasan yang diucapkan. Aku merasa dia ternyata laki-laki yang hanya bisa memberikan janji tidak dapat menepatinya, aku ingin lepas tapi aku merasa aku tidak bisa lepas darinya karena masa depanku hancur karenanya aku merasa tidak akan ada lagi yang akan menerimaku jika mengetahui ketidak sucianku bahkan kedua orangtuaku sekalipun. Ini adalah kebodohanku yang terlalu percaya janji manis pria.
Tiga bulan berlalu setiap saat kita bertemu pasti dia meminta berhubungan ntah itu di kosan Vita atau dimana saja jika dia menginginkannya bahkan didalam mobil dia juga bisa. Suatu hari Riko menyewa sebuah kamar dusebuah penginapan hanya untuk bersamaku dia memintaku izin dengan kedua orangtuaku untuk tidak pulang hari itu dan akupun menurutinya dan kebetulan hari itu adalah hari sabtu dia ingin menghabiskan malam minggunya berdua denganku.
"ma..... aku boleh gak malam ini nginap di rumah temen?" kataku berusaha minta izin
"mau ngapain sayang kenapa tumben kamu mau nginap dirumah temen kamu?" tanya mama
"kebetulan ada tugas kuliah ma dan aku harus nginap karena tugasnya banyak banget ma dan harus tuntas dihari senin" alasanku
"oo yaudah gapapa sayang kamu nginap dirumah temen kamu kalo gitu" kata mama mengizinkan
dan sore itu akupun pergi ke alamat yang telah dikirimkan oleh Riko. sesampainya ke penginapan tersebut akupun secepatnya masuk ke kamar yang telah disewa oleh Riko. Aku sangat terburu-buru karena aku malu dilihat oleh siapapun. Sesampainya dikamar tersebut aku langsung mengetuk pintu Riko pun segera membukanya, dan ketika saya berbalik untuk menutup pintu tiba-tiba Riko memelukku
__ADS_1
"sayang makasih ya udah memenuhi permintaanku" kata Riko
"tapi aku takut kalo mama tau aku berbohong ntah apa yang terjadi sayang" kataku
"kamu tenang aja mama kamu gak bakalan curiga deh kan kamu anaknya yang paling jujur pasti dia.gak bakalan curiga" kata Riko
"tapi sayang..." kataku terpotong karena Riko tiba-tiba mencium bibirku
"tapi apa sayang,,, kamu gak usah khawatir,, sekarang kita baring aja kamu pasti lelahkan." kata Riko
Saat itu aku langsung rebahan karena aku memang merasa lelah. Namun seperti biasanya Riko langsung berbaring disampingku dan memelukku erat, menciumiku sampai akhirnya kami pun bersetubuh saat itu. Setelah selesai membersihkan diri Riko langsung tertidur dan aku mengambil HP nya dan aku membuka semua pesan di akun media sosialnya namun apa yang aku dapatkan, aku menemukan pesan dari wanita lain yang ternyata memiliki hubungan special dengan Riko, saat itu sungguh hancur hatiku aku fikir Riko adalah laki-laki setia namun dia tidak seperti yang ku fikirkan, dia menghianatiku. Saat itu juga air mataku menetes dada ini rasanya tertusuk tusuk karena sakit, karena tak tahan menahan sakit aku langsung membangunkan Riko
"kenapa sayang aku capek banget" kata Riko
"aku mau pulang" kataku
__ADS_1
"kenapa sayang kok tiba-tiba mau pulang bukannya malam ini kita berdua?" kata Riko
"kamu jahat, kamu tega, kamu udah nyakitin aku Rik." kataku dengan air mata yang terus menetes.
"sayang kamu kenapa nangis terus aku jahat kenapa sayang?" kata Riko
"siapa Susi ada hubungan apa kamu sama dia?" kataku dengan nada yang lebih tinggi
"ohh Susi dia sepupu aku sayang" jawab Riko
"boong.... terus kenapa pake sayang-sayang?" kataku
"oohh itu ada cowok yang selalu gangguin dia tapi dia gak mau terus dia minta bantuan ma aku sayang hasil chat itu kemudian dia screen buat tuh cowok" kata Riko
"kamu gak boong kan?" kataku
__ADS_1
"gak sayang, sini bobo disampingku biar kamu bisa tenang" kata Riko
Malam itu aku habiskan waktu berdua dengan Riko dan aku merasa diriku bagaikan wanita yang sudah sangat kotor.