Antara Cinta dan Nafsu

Antara Cinta dan Nafsu
episode 14


__ADS_3

Hari demi hari mereka lalui tanpa pertengkaran lagi mereka sudah mulai bahagia dan kini tiba saatnya hari yang telah ditentukan untuk pernikahan, kedua belah pihak mempersiapkan acara pernikahan. betapa bahagianya hati kinan, apa yang dia impikan akhirnya terwujud.


Di hari dimana Riko mengucapkan ijab qabul Kinan meneteskan air mata kebahagiaan ternyata Riko benar benar mencintainya dan menepati janjinya untuk menikahi kinan dan kini mereka sah menjadi suami istri.


Kinan yang selama ini banyak mengeluarkan air mata kesedihan akhirnya meneteskan air mata kebahagiaan.


Setelah pernikahan Riko mengajak Kinan untuk berbulan madu.


"sayang aku ingin mengajak kamu berbulan madu, kamu maunya kemana sayang?" kata Riko


"ya aku sih terserah kamu aja sayang mau kemana aku ikut saja" kata Kinan


"kita ke Bali aja gimana?" kata Riko


"boleh" kata Kinan


keesokan harinya mereka berkemas dan segera berangkat ke Bali untuk seminggu, harapan Kinan disana mereka habiskan waktu berdua tanpa adanya masalah seperti saat mereka pacaran yang diharapkan hanyalah kebahagiaan.


Namun siapa sangka setiba di Bali Riko bertemu dengan Lisa mantan kekasihnya sebelum berpacaran dengan Kinan dan disana justru waktu Riko bersama Kinan hanya diwaktu tidur saja Riko selalu bertemu dan jalan dengan Lisa dan bukan mengajak Kinan yang telah resmi menjadi istrinya.


"aku fikir kini kebahagiaan berpihak padaku ternyata tidak justru lebih sakit yang ku rasakan saat ini karena dia sudah menjadi suamiku. ini sudah hari ke tiga kami di bali tapi aku hanya terkurung d kamar hotel sementara dia terus jalan dengan Lisa, apa yang ada di fikiran Riko?" kata Kinan pada dirinya sendiri.


Karena tak tahan dengan sikap Riko, Kinan bertekad untuk memberitahunya ketika dia pulang nanti. Dan tak lama kemudian Riko pun pulang


"Rik, kamu sadar gak sih aku ini udah jadi istri kamu" kata Kinan


"ya aku sadar kok kamu istri aku makanya aku ngajak kamu kesini seandainya kamu bukan istri aku mana mungkin kamu ada disini sekarang" kata Riko

__ADS_1


"aku ini istri kamu kamu yang seharusnya aku bukan Lisa mantan pacar kamu" kata kinan


"kinan sayang kamu kan istri aku otomatis kita akan selalu bersama sementara Lisa kan aku baru ketemu lagi wajarlah aku melepas rindu dengan dia" kata Riko


"Rik aku fikir kamu gak akan kayak gini setelah menikah tapi kamu gak ada berubahnya kamu masih menyakiti aku, kamu masih jalan dengan wanita lain, dan aku menganggap mereka wanita murahan apalagi Lisa dia tau kamu punya istri masih aja mau jalan sama kamu" kata Kinan


"plaakkk" Riko menampar Kinan


"kamu hati hati kalo bicara ngatain orang wanita murahan, yang murahan itu kamu mau aja ditidurin gratis" kata Riko


"kamu bener bener gak punya hati Rik, kita udah nikah kamu tega perlakukan aku kayak gini" kata Kinan.


"udahlah malam ini kamu sendiri aja aku mau tidur di luar, mending aku ke tempat Lisa yang bisa menenangkan hatiku gak kayak kamu" kata Riko


"aaaahhhhhhhhhhhh" Kinan berteriak karena tak tahan menahan sakit didadanya.


"kamu bener bener tega Rik kamu tega" kata Kinan dan tiba tiba kinan meraih pisau yang ada dimeja dan mencoba mengiris nadinya tapi Riko dengan cepat merampas pisau tersebut namun Kinan terluka sedikit dipergelangan tangannya


"kenapa kamu menghalangiku" kata kinan


"karena aku tidak mau kamu menyusahkan aku disini" kata Riko


"ohhh begitu kamu menghalangiku bukan karena takut kehilangan aku tapi kamu gak mau aku susahin" kata kinan


"yaa dan aku gak mau jadi saksi kematianmu" kata Riko


"oo begitu okelah aku gak akan nyusahin kamu" kata kinan

__ADS_1


Riko pun bergegas pergi karena males berdebat dengan kinan. Namun kinan yang sedang sedih terus dibayang bayangi kata kata Riko tidak sanggup lagi menjalani hidupnya akhirnya dia minum obat tidur dengan dosis yang tinggi dan setelah dia meminumnya dia merasa pusing dan mual dan ntah kenapa Riko melupakan dompetnya dan segera kembali ke kamar Kinan disana dia melihat kinan yang mulai terbaring lemas di lantai dengan wajah pucat tak sanggup lagi berkata kata dan mulut mulai mengeluarkan busa karena over dosis


"kinan kinan kamu kenapa kinan" kata Riko


namun kinan hanya terdiam, Riko langsung melarikan kinan ke Rumah sakit untuk ditangani dokter


"dokter tolong selamatkan istri saya" kata Riko


"kami akan berusaha dan mohon bantu dengan doa ya pak" kata dokter


diluar ruangan Riko merasa menyesal karena telah menyakiti kinan dia terus meneteskan air mata karena menyadari kesalahannya, dia menghianati ketulusan kinan mencintainya meskipun dia telah diselingkuhi berulang kali dia tetap sabar dan ikhlas, meskipun telah disakiti secara lahir dan batin dia tetap mencintai Riko.


"Ya tuhan selamatkan istriku dan izinkan aku menjadi suami yang baik untuknya,selama ini aku terus menyakitinya aku tak bisa membahagiakannya dan kali ini aku mohon berikan aku kesempatan membahagiakannya, selamatkan kinan istriku ya Tuhan" kata Riko didalam hati. Tak lama kemudian dokter keluar


"Dok gimana istriku" kata Riko


"Dia keracunan obat tidur dia minum dengan dosis yang sangat tinggi tapi untunglah anda cepat membawanya kesini sehingga kami masih bisa menyelamatkannya" kata dokter


"saya bisa melihatnya dok" kata Riko


"ya silahkan" kata dokter


"makasih dok" kata Riko dan segera masuk keruang rawat istrinya.


"sayang kenapa kamu melakukan ini apa kamu mau ninggalin aku apa kamu gak sayang sama aku?" kata Riko


"aku sudah tidak tahan dengan perlakuanmu Rik aku istrimu tapi tak kau perlakukan layaknya seorang istri kamu justru dengan terbuka di hadapanku dengan wanita lain. lagipula kenapa kamu membawaku kesini kenapa tidak kamu biarkan saja aku mati di kamar hotel toh kamu gak akan jadi saksi karena kamu tidak ada ditempat kejadian" kata Kinan

__ADS_1


"aku benar benar minta maaf untuk semua pelakuanku ke kamu sayang, aku minta maaf aku janji gak akan kayak gitu lagi akau akan bahagiakan kamu." kata Riko


"sudahlah Rik aku dah capek dengan janji janjimu"kata kinan


__ADS_2