Antara Cinta dan Nafsu

Antara Cinta dan Nafsu
episode terakhir


__ADS_3

Sudah 3 hari kinan dirawat di Rumah sakit dan Riko tak pernah meninggalkannya dengan waktu yang lama, dia benar benar merawat kinan memperlakukan kinan layaknya istri. Melihat perlakuan suaminya Kinan berharap suaminya akan terus seperti itu menyayanginya menjaganya dengan sepenuh hati. tapi kinan masih merasa ragu apakah Riko akan terus seperti itu hanya sesaat saja? namun Kinan berharap selamanya suaminya seperti itu.


Hari ini Kinan dinyatakan sudah boleh pulang namun tetap menjaga kesehatannya, dan saat itu Riko ingin memperpanjang masa bulan madunya dengan Kinan di Bali namun kali ini Riko benar benar menghabiskan waktunya siang dan malam bersama Kinan bahkan dia pun mengganti kartu telfonnya dengan kartu baru sehingga tak ada yang tau kecuali Kinan istrinya.


"sayang maafkan aku ya selama ini sudah menyakiti kamu sampai sampai kamu bener bener nekat ingin mengakhiri hidupmu" Kata Riko


"Tanpa kamu minta maaf sekalipun aku udah maafin kamu kok" kata Kinan


"makasih sayang ternyata kamu bener bener wanita hebat kamu bener bener tulus mencintaiku kamu lebih memilih meninggalkanku selamanya dari muka bumi daripada pergi bersama laki laki lain padahal aku tau ada lelaki yang mencintaimu menerima kekuranganmu menerima ketidak sucianmu tapi kamu lebih memilih aku yang sudah menyakitimu. Aku janji akan buat kamu bahagia sayang" kata Riko


" aku berharap ini bukan cuma janji manismu yang bersifat sesaat" kata Kinan

__ADS_1


"gak sayang aku janji aku akan jadi suami terbaik untukmu yang selalu ada dan selalu menjagamu." kata Riko sambil memeluk Kinan


Masa bulan madunya dibali telah berakhir mereka benar bahagia sehingga mereka merasa masih ingin menambah waktu lagi namun mereka harus pulang karena Riko harus masuk bekerja, dia telah sadar bahwa dia juga sudah mempunyai istri yang harus dia nafkahi tanpa harus meminta kepada orang tua.


Sebulan kemudian Kinan merasa kurang sehat perasaannya pusing mual dan muntah. Riko takut masih pengaruh dari keracunan obat tidur yang pernah ia konsumsi sebulan yang lalu, dan akhirnya dia membawa istrinya ke Rumah sakit dan hasilnya adalah Kinan positif hamil. betapa bahagianya mereka berdua karena akan segera memiliki momongan.


Sejak saat itu Riko bener bener extra dalam menjaga istrinya apapun yang diinginkan kinan segera ia turuti dan dia tak mengizinkan kinan bekerja berat. Semua pekerjaan Riko yang mengerjakan karena mereka tak memiliki ART, masak skalipun Riko yang kerjakan.


"nggak kamu gak boleh kerja apa apa tugas kamu istirahat kalo pagi senam ibu hamil, makan pokoknya itu aja titik." kata Riko


" tapi sayang...." kata kinan

__ADS_1


"gak ada tapi tapi" kata Riko


"besok waktunya kita cek ya aku pengen tau perkembangan anak kita dan aku pengen tau jenis kelaminnya"kata Riko


"iyya sayang aku gak lupa kok" kata kinan


Keesokan harinya mereka pergi ke Rumah sakit untuk mengecek kandungan Kinan dan usia kandunganya sudah memasuki bulan ke 6 dan kinan mengandung anak perempuan. mereka tak sabar menanti kehadiran putri pertama mereka, mereka menantikan suara tangis bayi menghiasi rumah mereka.


Kini tibalah hari yang dinanti hari kelahiran putri pertama mereka jatuh Riko berdebar, perasaannya bercampur aduk rasa senang karena akan segera menjadi ayah dan rasa sedih takut karena melihat istrinya kesakitan hendak melahirkan. Beberapa menit kemudian lahirlah putri mereka sungguh bahagia yang mereka rasakan. Kini lengkaplah rumah tangga mereka. mereka sungguh bahagia dengan kehadiran putri pertama mereka.


Kinan kini merasa suka duka, penderitaannya selama bersama Riko telah terbalas dengan kebahagiaan. Riko benar benar tulus mencintainya dan sampai saat ini Riko tak pernah menyakiti perasaan istrinya.

__ADS_1


__ADS_2