
Beberapa bulan telah kami lalui berdua aku merasa sangat beruntung mendapatkan kekasih seperti Riko dia tidak seperti pria lainnya yang kebanyakan hanya mencintai karena nafsu. Dan kini tiba saatnya dimana mama dan papaku harus pergi ke luar kota untuk urusan bisnis dan aku tidak bisa ikut karena banyak tugas kuliah. Aku ditinggal sendiri dirumah dan saat itu aku mengajak Vita sahabatku namun dia tidak bisa menemaniku karena harus pulang ke kampung halamannya karena ibunya sakit dan aku bingung harus ditemani oleh siapa hingga pada akhirnya aku memutuskan untuk mengajak Riko.
"tuuuut..tuuuutttt....tuuuuuttt" nada sambung hp Riko
"hallo sayang, ada apa?" Riko menjawab telfon
"sayang aku mau minta tolong ma kamu boleh?" tanyaku
"minta tolong apa sayang?"tanya Riko
"mama papaku lagi keluar kota untuk urusan bisnis dan aku takut sendiri dirumah aku udah ngajak Vita tapi dia pulang kampung katanya mamanya sakit" jawabku
"ooohh gitu ok ntar malam aku ke rumah kamu ya sayang untuk nemenin kamu" kata Riko
"ok sayang aku tunggu ya jangan lama-lama ya soalnya aku takut"kataku
"iyya sayang" kata Riko
__ADS_1
"ya udah aku masak dulu untuk makan malam kita berdua ya sayang" kataku
"ok sayang i love you mmmmmmmuaaaahhh" kata Riko
"love you too sayang" kataku sambil menutup telfon
Setelah semua makanan telah aku siapkan di meja makan akupun bergegas untuk mandi kemudian aku nonton TV sambil menunggu Riko. Tak lama kemudian aku mendengar suara mobil didepan pagar rumah akupun segera membukanya karena itu adalah Riko.
"aku gak lama kan sayang" kata Riko dari dalam mobil dan aku hanya tersenyum.
Kami berdua sama-sama suka nonton drama kolosal dan ditengah-tengah kami menikmati Film tiba-tiba Riko memiliki inisiatif untuk bercanda dia mengambil sebuah wafer.
"sayang aku makan dari ujung sini dan kamu makan dari ujung sini" kata Riko sambil menujuk wafer
"untuk apa sayang" aku bertanya bingung
"udah lakuin aja" kata Riko
__ADS_1
"ya udah deh" kataku setuju
Kami pun melakukannya dan setiap penghabisan kami langsung ciuman dan ntah kenapa rasanya ada yang aneh ketika kami ciuman bulu kudukku terasa berdiri semua. Kami melakukannya berulang kali dan ntah ada apa tiba-tiba Riko memegang wajahku dan menciumku begitu lama sesekali dia turun dileher kemudian kembali kebibir. Setelah itu tiba-tiba saja dia mengajak ku tidur
"sayang kamar yuk aku ngantuk nih"ajak Riko
"sayang kamu tidur disini aja ya masa kita sekamar sayang" ucapku menolak
"sayang masa kamu tega biarin aku tidur di sofa kedinginan, kamu tenang aja ga akan terjadi apa-apa kok" kata Riko
" ya udah deh ayo kita tidur dikamar, tapi janji ya ga aneh-aneh" kataku
"iyya janji" kata Riko
"bener ya" kataku
"iyya sayangku bawel" kata Riko sambil mencubit pipiku
__ADS_1