Apa Salahku Sebenarnya?

Apa Salahku Sebenarnya?
Kegalauan Gilang


__ADS_3

Setelah memergoki Melia di Club. Gilang pulang dengan emosi. Akhirnya Davin pamit pada teman-temannya di Club untuk menemani Gilang pulang.


" Udahlah Dav...loe ga perlu nemenin gw pulang. pinta Gilang...


Tapi Davin tetap memaksa,karna menurut Davin. Akan berbahaya kalau orang sedang emosi menyetir mobil sendiri.


" Gw kan peduli sama loe. Malam ini gw mau nginep di Apartement loe. Gw hanya ingin memastikan loe baik-baik aja. Gw khawatir loe nekad bunuh diri. Davin meledek....


Gilang langsung menimpali ledekan Davin.


" Gw ga segila itu kali. Gw cuma kecewa aja...kenapa Melia bohong sama gw. Dia kan tau gw ga suka dia pergi ke Club sama teman-temannya. Gilang terlihat kecewa...


" Ya kalo ga suka...ditemenin loe lah. Jadi dia kan ga perlu ngumpet-ngumpet dari loe. Sahut Davin...


" Saran loe menyesatkan Dav...Gilang berkata lemas.


" Gw kan hanya menghibur sahabat yang sedang galau karna menjadi BUCIN. meledek Gilang lagi.


Setelah lama berbincang sepanjang perjalanan,akhirnya mereka sampai ke apartement Gilang.


Setelah sampai di Apartement...Davin yang sudah mengantuk dan sedikit pusing karna alkohol yang dia minum di Club akhirnya memutuskan untuk tidur.

__ADS_1


Sementara Gilang masih kesal pada Melia yang membuat malamnya terjaga.


Tiba-tiba ponsel Gilang berbunyi dan dilihatnya ternyata Melia mengirimkan pesan.


" Sayang maafkan aku...aku salah. aku akan menjelaskannya nanti padamu yah sayang.


Gilang membacanya dan mengabaikan pesan Melia. Yang membuat Melia pun jadi kesal karna Gilang tidak merespon pesannya.


Setelah lama terjaga dari malamnya...akhirnya Gilang pun mengantuk dan tertidur.


Keesokan harinya Gilang terbangun kaget karna tidak biasanya dia bangun sampai sore hari. Setelah terbangun, Gilang langsung pergi ke Kamar mandi untuk menyegarkan badannya. Setelah menyegarkan badan dan memakai pakaian. Gilang keluar dari kamar, lalu mengecek Davin yg masih terlelap di kamar sebelahnya. Gilang menggelengkan kepalanya dan langsung membangunkan Davin yg tertidur seperti orang mati.


Davin mencoba membuka matanya dengan malas.


" Ini Hari libur bro....gw hanya menikmati hari Libur gw. sahutnya....dan mulai ingin melanjutkan tidurnya lagi.


Gilang mulai kesal melihat Davin yg ingin melanjutkan tidurnya.


" Loe mau bangun apa mau gw siram?


Davin langsung bangun karna reflek takut disiram Gilang. Karna Gilang pasti sangat suka menjahilinya. Apalagi Mood nya belum bagus karna kejadian semalam.

__ADS_1


Davin pun memutuskan bangun dan segera mandi.


Sambil menunggu Davin mandi, Gilang Memesan makanan Delivery order. Karna perutnya sudah merasakan lapar.


Setelah agak lama menunggu pesanan. dan Davin pun yang sudah selesai menyegarkan badannya. Pesanan makanan datang......


" Wah...loe emang perhatian banget deh. Bangun tidur langsung ada makanan. yumiiiii....kata Davin.


" Gw bukan perhatian...Gw pesan makanan ini sambil menunjuk makanan di meja. Karna gw lapar. Dasar...!!! sahut Gilang.


" Udah...udah...mending kita makan aja. Gw udah lapar banget nih. timpal Davin sambil tertawa.


Setelah menghabiskan makanannya...mereka berbincang. Davin pun punya ide untuk mengajak Gilang yg sedang galau ini pergi malam ini. Karna Davin tau sahabatnya ini memang sangat BUCIN walau terlihat cuek.


" Lang...gimana kalo kita pergi ke Club aja malam ini. ajak Davin...


" Gw ga suka tempat bising. Loe kenal gw udah berapa lama sih...? Masa gak tau selera gw. Gilang menolak ajakan davin.


" Aaaaaahk...iya gw lupa. Yaudah nanti gw ajak loe ke tempat yang bisa menyampaikan kegalauan loe itu. Tenang...bukan Club koq. Meyakinkan Gilang dan Gilang pun mengiyakan untuk ikut dengan Davin malam ini ke suatu tempat.


Diajak kemana yah kira-kira si Gilang ini...? Penasaran..?? Lanjuuuttttttt.... 😘

__ADS_1


__ADS_2