
Setelah pertemuan dengan sahabatnya itu Ny.amel duduk di ruang keluarga sendirian sambil menikmati drama yang ia sukai dan di temani dengan cemilan-cemilan ringan.
Rendy baru saja tiba di rumahnya pulang dari tempat kerjanya. ia menaiki tangga menuju ke kamarnya rasanya ia ingin merebahkan tubuhnya dan segera mandi. setelah selesai dengan rutinitasnya mandi membersihkan tubuhnya. Rendy turun ke bawah dengan menuruni anak tangga yang ada di rumahnya ia berjalan menuju ruang keluarga dan di ruang keluarga itu sudah ada mamanya.
Ny.amel yang mendengar sapaan anaknya langsung mengalihkan pandangannya ke Rendy namun hanya sejenak saja, ia tidak ingin ketinggalan drama kesukaannya itu.
Rendy menghampiri mamanya dengan mencium pucuk kepala mamanya, setelah menciumnya Rendy duduk di dekat mamanya sambil mengunyah cemilan yang di makan oleh mamanya.
Rendy sudah tau sifat mamanya jika di saat sedang menonton drama kesukaannya jangan harap omongan kalian mendapatkan jawaban dari mamanya.
__ADS_1
Setelah begitu lama menemani mamanya nonton Rendy merasa bosan dan segera beranjak kembali ke kamarnya namun Ny.amel memanggil putranya itu sebagai kode kalau mamanya tidak ingin putranya pergi ke kamar.
"Tapi ma rendy capek butuh istrahat ma, dan Rendy juga gak terlalu suka dengan drama yang mama nonton"
Ny.amel mengakat tangannya pertanda bahwa ia tidak ingin mendengarkan alasan apapun
"Kamu duduk kembali Rendy di dekat mama, sebentar setelah drama yang mama nonton selesai mama ingin bicara dengan kamu"
Ny.amel langsung mengalihkan pandangan ke arah Rendy, dan itu membuat rendy kembali duduk ke tempatnya di dekat mamanya.
__ADS_1
Tak berapa lama drama yang di nonton oleh mamanya telah selesai dan itu membuat rendy kesal jika dengan kata menunggu jangan harap Rendy bisa bersabar, hanya saja karna mamanya ia menahan kesalnya menunngu itu.
Kini ny.amel duduk berhadapan dengan putra tunggalnya Rendy. ia akan memberitahu Rendy bahwa ia akan mengajak Rendy ke pertemuan dirinya dengan sahabatnya untuk memperkenalkan putranya pada sahabatnya sekaligus bertemu dengan calon menantunya.
Rendy yang tetap diam di tempat duduknya menunggu mamanya bicara, kenapa sampai mamanya menahan ia untuk naik ke kamarnya. pada hal di pikir-pikir Rendy begitu capek, karna kedua orang tuanya termasuk mamanya adalah orang yang paling ia sayangi apapun yang di katakan mamanya ia akan menurutinya selagi itu bisa ia jangkau.
Saat ini ny.amel memikirkan harus dari mana ia memulainya harus kalimat apa yang harus ia ucapkan. ia tidak ingin jika putranya akan menolak mengingat bagaimana keras kepalanya Rendy jika ia mengatakan tidak, sampai memohonpun ia tidak akan menurutinya kecuali bila nanti mamanya yang akan jatuh sakit dan meminta tolong, tanpa ada kata penolakan lagi pasti Rendy langsung menurutinya apapun itu asalkan mamanya bahagia. Tapi apakah kali ini ia bisa menuruti permintaan mamanya dengan menerima perjodohannya dengan putri teman sahabat mamanya itu. Apakah ny.amel harus berakting dulu Agar putranya Rendy bisa menerimanya perjodohannya itu.
#Setelah kalian membaca cerita author mohon dimaklumi jika ada kesalahan dalam penulisannya.🙏🏻 author harap kalian menyukai cerita author ini. 😊😊
__ADS_1
dan jangan lupa berikan rate, like, dan coment agar author lebih bersemangat lagi up nya.
terima kasih buat kalian yang masih setia dengan cerita novel author.🤗