Arrogant Man And Stubborn Girl

Arrogant Man And Stubborn Girl
Bab 5


__ADS_3

Ny.amel terus berfikir mencari ide agar putranya tidak menolak ajakannya.


"Mama mau ngomong apa sih, Rendy pengen istrahat ma"


"okey mama akan ngomong sekarang tapi Rendy janji gak boleh nolak apa yang mama minta"


"Tapi Rendy kan harus dengar dulu apa yang mama bilang, masa iya Rendy langsung bilang iya dan Rendy gak tau apa itu"


"Pokoknya kali ini kamu gak akan nyesal Ren"


Rendy hanya diam saja dengan menatap handphonenya.


"Rendy..."


"iya ma, Rendy dengar"


"Besok temani mama ketemu dengan teman mama waktu masa sekolah dulu"


"Tapi ma, Rendy sibuk banyak pekerjaan yang harus Rendy selesaikan"


"pokoknya mama gak mau denger alasan apapun, besok kamu harus temani mama"


"Rendy sibuk ma, gak bisa nemenin mama besok"


"Mama gak mau dengar alasan apapun,titik"


Rendy beranjak dari duduknya pergi meninggalkan mamanya yang duduk, Rendy berjalan menuju ke kamarnya untuk istrahat.


Ny Amel terus memperhatikan Rendy yang pergi ke kamarnya.


"Semoga rencana ku berhasil besok mempertemukan mereka".

__ADS_1


Jika Ny.Amel sudah berhasil mengatakan kepada Rendy putranya, walaupun Rendy belum mengeluarkan jawabannya ya atau tidak, tapi Ny.Amel sudah bisa bernafas lega.


Berbeda dengan ibu Lina orang tua Mikha. saat ini mereka sedang duduk di ruang tamu dengan menonton sebuah berita.


Mikha yang saat sedang duduk di dekat ibunya sambil memijit kaki ibunya. hampir setiap hari Mikha melakukannya untuk ibunya.


"Mikha..."


"iya Bu"


"ibu mau ngomong sesuatu sama kamu"


"ibu mau ngomong apa?"


"ibu ketemu teman lama ibu tadi, dan ia mengajak ibu ketemuan lagi besok"


"Bagus dong, ibu bisa keluar bersama dengan teman ibu gak di rumah terus"


"Tapi kenapa Bu?"


"teman ibu mengajak ibu ketemuan sekalian dia mau kenalan sama kamu"


"tapi kan Mikha besok kerja Bu, dan belum tentu juga Mikha pulang cepat"


"ibu tau, tapi kan kamu bisa usahain nak"


"Nanti Mikha lihat-lihat dulu Bu, soalnya Mikha kan baru masuk kerja juga baru ketrima di sana, masa Mikha udah minta izin kan gak enak Bu"


"iya ibu tau, nanti ibu jelasin ke teman ibu seperti itu"


Ibu Lina tidak berani mengatakan apa yang mereka rencanakan, ia takut putrinya akan menolaknya mentah-mentah.

__ADS_1


"Ya sudah Bu, Mikha istrahat dulu"


"iya nak"


Mikha pergi menuju ke kamarnya untuk istrahat, karna menurutnya ia benar-benar butuh istrahat karna hari pertama ia kerja, membuat dirinya begitu capek karna belum terbiasa bekerja.


Keesokan harinya seperti biasa Mikha berangkat kerja dengan menaiki taksi, ia tidak ingin kejadian sebelumnya menimpanya lagi. Mikha berangkat ke kantor pagi-pagi sekali untuk menghindari kemacetan agar tidak akan ada lagi adegan ia harus berjalan kaki.


Rendy pun berangkat bekerja dengan menggunakan mobilnya namun kali ini ia membawa supir. beberapa menit kemudian Rendy terhalang oleh kemacetan sedangkan Mikha hampir saja.


Rendy melihat begitu padatnya kendaraan di pagi ini dan dengan keributan klakson mobil di mana-mana. Rendy menutup telinganya karna berisik.


"Berapa lama lagi?"tanya Rendy ke supirnya


"mungkin sejam lagi tuan"


Rendy menatap jam yang melingkar di tangannya sudah menunjukan pukul 7:20. Rendy melihat-lihat yang ada di sekitarnya. ketika ia melihat sebuah mobil taksi yang terus maju setiap ada kelonggaran ia akan maju. Rendy terus menatap taksi itu dari arah mobilnya. ia memanggil supirnya agar taksi itu di pesan untuk dirinya berangkat ke kantor.


Setelah taksi itu hampir saja lolos tiba-tiba supir Rendy mendekati taksi itu dan membisikan sesuatu, sehingga membuat supir taksi itu tersenyum.


"Pak kenapa berhenti pak, ayo jalan nanti saya terlambat pak"


"Sebentar nona"


"Haaaa, sebentar ?!"


Tak berapa lama Rendy masuk ke dalam taksi itu namun dirinya belum menyadari jika wanita yang berada di dalamnya adalah wanita yang hampir ia tabrak.


begitupun sebaliknya Mikha belum menyadari pria yang masuk kedalam mobil dan duduk di dekatnya adalah pria yang membuat dirinya hampir saja meninggal.


Mikha terus membuka berkas-berkas ia bawah, memeriksa semuanya. sedangkan Rendy sama halnya dengan Mikha ia terus membuka berkas yang akan ia bahas dalam pertemuan nanti.

__ADS_1


__ADS_2