Ashleenaddison

Ashleenaddison
-NaJay- 2 part


__ADS_3

Di bagian ini, ada dua cerita.


•••


..."Now Na"...


"Na!" Aku menengok kearah suara yang aku dengar.


Itu jay, dia berlari kearahku setelah turun dari mobil. Aku tidak terkejut dengan kedatangannya.


"Ngapain disini sendirian? Dan sama siapa kesininya? Ini hampir malem loh na" Ini dia mengomel atau bagaimana? Tapi, dari tatapannya dia sepertinya khawatir padaku.


Aku terdiam dan menatap matanya, " "난 힘들어.. Aku cuma pengen sendirian aja." Ucapku lalu tersenyum, pedih.


Jay kemudian menarikku, lalu memelukku dengan erat "많이 힘들지, 수고했어.." Ucapnya pelan didekat telingaku. "Tapi, jangan pergi-pergi gitu aja. Apalagi sendirian."


Aku melepas pelukannya "maaf" Setelah itu kemudian aku bertanya "gimana kamu bisa tau aku disini?"


Jay mengambil sesuatu –handphonenya lalu menunjukkannya kepadaku.


"Kamu lupa?,"


Aku terdiam sebentar, lalu tersadar sesuatu "iya.. Aku lupa. Bodoh banget emang" Keluhku dengan menundukkan kepala lalu aku berbalik badan kearah laut dan mengangkat kepala untuk melihat matahari yang mulai terbenam.


Jay ikut berbalik, dia merangkulku lalu aku dan jay berjalan menuju sebuah kursi tidak jauh dari posisi kami berdua.


Jay memegangi tanganku karena udara cukup dingin.


"사랑해," Ucapnya tiba-tiba. Satu kata yang paling sering dikatakan dan aku tidak pernah bosan mendengarnya.


Aku tersenyum lalu menyenderkan kepala kebahunya "나도 사랑해" Jawabku.


"Kamu tau gak, aku seneng liat jaemin bahagia banget konser di jepang dan dia ketemu banyak nctzen" Aku bercerita mengenai jaemin di konser kyocera dome di jepang.


"Dan, aku seneng banget kamu selalu ada disisi aku. Bahkan sampai sejauh ini, kamu susulin aku" Aku menghela nafas lalu menggenggam tangan jay. "Sekarang biar aku yang bilang, aku sayang kamu, kamu juga berharga buat aku, kamu segalanya juga buat aku, i love you.. Aku harap bisa sama kamu selamanya" Ucapku panjang.


Jay tersenyum, lalu merangkulku dan menyenderkan kepalanya dikepalaku yang menyender di bahunya.


•••


..


..."Jay's Love"...


Pagi hari yang cerah, sinar matahari yang masuk kedalam rumah dan suara kicauan burung diluar membuatku terbangun dari tidur.

__ADS_1


Hari ini aku ada acara dirumahku, acara kumpul bersama teman-teman. Karena hari ini hari sabtu. Aku harus menyiapkan makanan.


Tok tok


Ada yang mengetuk pintu. Apa itu teman-teman? Tapi ini masih pagi, tidak mungkin.


Aku pergi ke arah pintu utama dan saat membuka ternyata jay.


"I miss you" Dia tiba-tiba memelukku. Aku terperanjat kaget tentunya.


"Juga. Mau kesini, kenapa gak ngabarin dulu? Kapan pulang juga?" Tanyaku.


Jay melepaslan pelukan lalu merangkulku dan berjalan kedalam. "Gak boleh ya aku kesini?" Dengan ekspresi wajahnya cemberut.


"Kapan aku ngelarang? Bukan apa-apa, temen-temenku hari ini mau kesini" Aku melepaskan rangkulannya dan pergi ke meja makan untuk mengambil air.


"Yahh jadi gak bisa berduaan dong?" Wajahnya semakin cemberut. Sejujurnya itu membuatku gemas.


"Maaf ya, lagian kesini gak kabar-kabar dulu. Ihh btw, kamu kapan pulang dari jakarta?" Tanyaku padanya sambil menyodorkan air minum.


Jay meminumnya sedikit-sedikit, "kemarin malem, terus aku pulang ke apartemen dan panginya langsung ke sini. Btw, kalo nanti malem free, jalan mau gak?"


"Aku lagi males keluar, maaf. dirumah aja ya" Jawabku dengan berjalan kedapur dan diikuti jay.


Aku belum selesai menyiapkan makanan. Karena takutnya tidak sempat beres aku memutuskan untuk memesan makanan saja. Jadi bisa ada waktu untuk mengobrol dengan jay.


.


Sekarang sudah selesai aku beres-beres rumah tinggal menunggu teman-temanku datang. Aku memutuskan untuk mandi dan pergi kelantai atas. Jay daritadi mengikutiku terus.


Saat dikamar jay duduk dibalkon dan aku pergi untuk mandi.


.


Teman-temanku sudah datang jay yang memberi tahuku karena dia sedang dibalkon jadi bisa melihat keluar.


"Jay sorry, aku tinggal dulu ya. Kalo ada perlu panggil aja tapi jangan ganggu" Ujarku pada jay sambil berjalan kearah jay lalu memeluknya.


"Jangan lama-lama" Nadanya sedikit kesal.


.


Teman-temanku diluar masih menunggu, jadi tidak enak. Aku membukakan pintu lalu menyuruh mereka masuk dan duduk dikursi ruang tamu. Aku pergi ke dapur untuk mengambil minum.


.

__ADS_1


"Nihh kalo haus ambil aja" Dan salah satu temanku mengambil minumannya.


Kami mengobrol banyak hal. Hal-hal yang random. Sudah lama tidak bertemu.


"Eh na tadi gue liat ada cowo dilantai atas sana" Tanya temanku sedikit berbisik.


"Ohh itu pacar aku, kebetulan lagi disini" Jawabku sambil meminum jus yang aku buat.


Teman-temanku kaget mendengar itu, ahk– mungkin karena mereka baru tau juga.


"Serius? Kenapa gak diajak aja kumpul bareng disini??" Kata Salah satu temanku.


"Kayaknya dia gak bakal mau dan kebetulan dia juga habis pulang dari jakarta pasti capek" Ujarku.


"I see.. Kapan-kapan ajak ketemuan bareng-bareng"


Akusih tidak akan mau, soalnya takut bagaimana kalau teman-temanku suka pada jay? No!.


"Ah— iya" Jawabku tersenyum canggung.


Cukup lama aku berkumpul dengan mereka sekarang sudah sore. Aku jadi kasihan pada jay karena menunggu lama.


Aku membereskan bekas-bekas makanan dan mencuci beberapa alat makan. Aku mandiri, semuanya harus dilakukan sendiri.


.


Saat aku masuk kekamar aku melihat jay tertidur disofa dan balkon masih terbuka. Kasihan sekali prince kecilku ini.


"Jay.. Bangun," Aku mencoba untuk membangunkannya pelan-pelan.


Dia terbangun lalu tiba-tiba menarik tanganku dan membuatku terjatuh kepangkuannya lalu dia memelukku.


"Lama banget lohh" Dengan suaranya yang serak karena bangun dari tidur yang entah dari kapan tidurnya tapi sepertinya cukup lama.


"Maaf.. Ya udah sekarang kamu mau apa?" Tanyaku sambil mengelus tangannya.


"Akutuh kangen banget tau sama kamu, udah beberapa hari gak ketemu" Gumamnya mengeratkan pelukan.


"Hm, bisa lepasin dulu gak?" Jay menurut, dia melepaskan pelukannya.


"Mau kemana lagi?" Tanyanya.


Aku duduk disampingnya "aku mau pergi kehati kamu.. Hehe" Sambil aku tertawa cengengesan aku memeluknya lebih erat dari dia sebelumnya.


Jay tersenyum senang dan membalas pelukanku "i love you" Satu kata yang tidak pernah bosan aku dengar dari jay.

__ADS_1


"I love you more. I miss you" Aku menyembunyikan wajahku dipelukannya.


__ADS_2