ASMARA LUKA

ASMARA LUKA
Diterima


__ADS_3


HAPPY READING -



...


Nyonya Clara tengah bersantai di taman bunga setelah dia teringat harus menemui seseorang yang akan membantu menjalankan rencananya. Ya rencananya yang akan melibatkan sang wanita polos yang masih terbelenggu dengan rasa sedih yang mungkin tiada akhir.


"Permisi nyonya ini neng Kinan nya" Mang Ujang menghampiri diikuti oleh Kinan dari belakang nya.


"Oh Kinan ya namanya.. mendekat lah kemari" ramah nyonya Clara sambil mengulurkan tangannya agar Kinan mendekat kepadanya.


"Apakah dia mau, bagaimana kalau dia menolak" Batin nyonya Clara gundah.


'Kok aku merasa ada yang aneh ya' Kinan pun merasa ada yang aneh dengan calon majikannya.


"Perkenalkan nama saya Ameera Kinanti, nyonya bisa panggil Kinan saja" Kinan pun menyadarkan nyonya Clara yang sedikit terlihat melamun.


"Ah iya.. kamu nanti dibagiin memasak ganti mbok Sari yang berhenti kemarin, kamu bisa masak kan".


"Bisa ko nyonya" Jawab samar terdengar oleh nyonya Clara karena dia kembali memikirkan rencananya.


"Bi Minah.. antarkan Kinan ke kamarnya" Ucapnya kepada bi Minah yang sedang menyimpan jus pesanan sang nyonya.

__ADS_1


"Baik nyah" Bi Minah menjawab dan menghampiri Kinan mengajak ke kamar yang akan ditempatinya.


"Mari neng Kinan.. Permisi nyonya" Lanjutnya


bi Minah pun berlalu dan Kinan mengikuti dari belakang.


'Nanti saja deh' Terdengar samar perkataan sang Nyonya ketika hendak mengikuti langkah bi Minah.


...----------------...


"Bi Minah kenapa ya dengan nyonya Clara, Kinan perhatikan sering melamun" Pertanyaan Kinan kepada bi Minah.


"Ah itu.. mungkin lagi mikirin anaknya" Jawabnya dengan sedikit ragu-ragu.


"Memang kenapa dengan anaknya bi" Jiwa keingintahuan Kinan pun mulai keluar.


"Tidak apa-apa.. anaknya nyonya Clara tengah dijebak seseorang" Bi Minah pun menjelaskan.


"Maksudnya bi.. ko bisa dijebak" Tanyanya takut-takut


"Mmm.. gimanaya.. tidak tahu pastinya gimana ceritanya.. Tuan Muda sempat kecelakaan dan dikabarkan telah meninggal. Tapi beberapa hari yang lalu ada pihak dari rumah sakit menelpon bahwa Tuan Muda masih hidup dan sedang koma" Jedanya "Dan baru Minggu kemarin tersadar dari komanya" Lanjutnya.


"Ya baguslah kalau begitu.. anaknya nyonya Clara masih selamat.. kenapa dipikirkan terus-menerus" Bingungnya.


"Yang jadi masalah Tuan Muda mengalami amnesia dan ada seorang wanita yang mengaku sebagai istrinya" Bi Minah sedikit menjelaskan.

__ADS_1


"dan ini neng kamarnya" Lanjutnya tepat di depan pintu kamar.


"Makasih bi.. saya masuk dulu.. mau beres-beres" Pamit Kinan pada bi Minah, dan bi Minah pun mulai pergi setelah Kinan masuk kamarnya.


...----------------...


- Di Tempat Lain -


Seorang pria tengah bersandar di sandaran tempat tidur dan disampingnya ada seorang dokter yang biasa merawat orang sakit tengah memeriksa keadaan pria tersebut.


"Tekanan darah normal.. Syaraf-syarafnya sudah mulai pulih.. tulang kaki yang patah sudah membaik hanya saja untuk berjalan harus pakai alat bantu.. seminggu lagi anda bisa pulang Tuan" Sang Dokter menjelaskan diagnosanya, "Dan anda harus rutin check up kondisi kaki anda setiap bulan agar kami bisa tau perkembangan nya" Beritahu nya, "Ada yang mau ditanyakan Tuan" Lanjutnya.


Hening tidak ada jawaban dari sang Tuan Muda "Kalau begitu saya pamit undur diri.. Permisi" Pamit sang dokter berlalu meninggalkan ruangan VVIP tersebut.


"Tanda tangan" Tiba-tiba pria yang dari tadi terdiam berucap.


"Sayang.. " Ternyata yang menjadi lawan bicaranya adalah seorang wanita.


"Baiklah - baiklah.. hanya perjanjian pisah rumah" Ada rasa tidak rela dalam intonasinya "Lagipula kompensasi nya lumayan" Batin licik wanita itu.


Wanita itu mulai menandatangani surat perjanjian itu tanpa dia tau terselip lembaran yang akan menjadi bumerang untuknya.


"Bagus" Ucapnya dengan tersenyum simpul.


- To Be Continue -

__ADS_1


Bantu beri dukungan karya pertama ku ya...🙏🙏🙏


Dengan cara LIKE, KOMEN, HADIAH dan VOTE nya... 🥰🥰🥰


__ADS_2