ATHHELY

ATHHELY
01.Appartement


__ADS_3

.


.


.


...Appartemen...


"Dari mana aja sih ly?".teriak Allia saat melihat Ethhely memasuki kelas


Ethhely yang mendengar itu memutarkan bola matanya malas sambil duduk di kursi di sebelah Allia.


Baru selesai memberantas para penjajah tha.


Ucap Ethhely sebal


"Ihh kok julid sih ly,basa-basi doang kali".allia mendelik kesal kearah Ethhely,thhely memilih untuk tidak membalas ucapan Allia lagi,saat ini otaknya sedang dipenuhi dengan berbagai hal.


Allia Thalya Dermawan sahabat satu-satunya yang ia miliki sejak ia menginjak Sekolah Menengah Atas yang bernama Daxty School atau dikenal dengan sebutan DSC.Allia berasal dari keluarga terpandang,ayahnya seorang pengusaha kaya dan ibunya merupakan seorang dokter ahli bedah.


"Woy ngapain ngelamun pagi-pagi gini hah?".tanya Allia ketika melihat Ethhely sedang melamun


Ethelly memandang Allia lalu mengalihkan pandangannya kearah tembok tepat disebelah ia duduk.


Bantuin aku pliss.ucap Ethelly lemas sambil menelungkupkan wajahnya ke meja didepannya


Allia yang mendengar itu langsung melihat wajah Ethelly yang terlihat lemas,bagaikan orang tak pernah makan seminggu


“Berat amat beban yang kamu pikul sampe lemas tak berdaya kek gitu”.ucap allia sambil memperbaiki rambut Ethhely yang menutup sebagian wajah sahabatnya itu.”Apaan Emang?aku bantu deh”.ucap Allia lagi


Ethhely yang mendengar hal tersebut langsung mengangkat wajahnya dari atas meja


“Beneran mau bantuin aku?”.ucap Ethhely Berbinar menatap Allia

__ADS_1


“Iya-iya,apaan emang?”.tanya allia lagi,Allia yakin kalau manusia didepannya ini pasti sedang memikirkan banyak hal.


“Hehe..bantuin aku yah....”Ethelly Menatap Allia sambil mengedipkan mata berulang kali.Allia yang melihat itu langsung kesal seketika.


“Apaan sih bantuin apa Ethhely?mau minta aku jodohin kamu sama BangSat?atau sama ******?”.tanya allia kesal


“Ihhh bukan allia bukan,lagian kamu kok ngebet banget pengen jodohin aku sama abang-abang kamu sih,aku ngaku mereka tuh ganteng gak ada tiganya sih tapi sekarang itu aku mau minta tolong kamu buat bantuin cari appartement buat aku”.kata ethhely dengan tatapan kesal kearah Allia sambil memegang kedua pipinya yang kini tampak memerah menahan malu,Ia akui bahwa kedua kakak allia itu pesonanya gak ada lawan,tapi gak usah jodoh-jodohin juga kan jadi malu.


“Cieee ciee jadi mau yang mana nih BangSat atau ******?”.kata allia menggoda Ethhely yang wajahnya sudah memerah bagaikan kepiting rebus.tersadar akan sesuatu aliia menatap Ethhely


“Ehh bentar-bentar,mau minta cariin appartement?”.tanya allia yang dibalas anggukan oleh ethhely


“lahh ngapa baru sekarang nyet,dari dulu mom sama daddy tawarin kagak mau”.kata lia


"Idih bukannya gak mau aku lagi pengen coba hal baru,tapi ternyata dugaan aku meleset lia,aku gak nyaman disitu”.kata elly mencoba untuk membela dirinya sendiri.


"yaudah deh aku langsung chat BangSat biar pulangnya kita langsung cek tempatnya,udah mau masuk ini gurunya."


Setelah berkutat dengan rumus-rumus yang membuat sakit kepala,kini waktu yang ditunggu-tunggu oleh seluruh siswa tiba,yah benar sekali waktu untuk kembali kerumah.Athhely segera membereskan semua buku dan memasukannya ke dalam tas.


"Yuk Al kita keluar"ajak Athhelly


Ehh bentar-bentar aku telfon BangSat dulu katanya mau jemput biar bareng ke tempat. Saat mau menelfon BangSat allia mendapat pesan dari BangSat kalau abangnya itu sudah didepan bersama dengan abang yang satunya.


"Elly Kuylah kebawa tadi BangSat bilang udah nunggu didepan sama Abang Ken".Ucap Allia setelah membaca pesan abangnya


Setelah tiba di depan gerbang sekolah tampak seorang cowok dengan pakaian casual sedang berdiri tepat di sebelah mobil dengan sebelah tangan berasa di saku celananya.


"******,BangSatnya mana?".tanya Allia setelah tiba di depan Kenzo membuat kenzo memutarkan bola matanya malas karena mendengar adiknya yang selalu menyingkat namanya menjadi seperti itu.


Jika ditanya kenapa harus ****** dan BangSat maka allia akan menjawab bahwa itu singkatan dari Abang Ken dan Abang Satria.


"Dalam Mobil".ucapnya sambil masuk ke kursi sebelah penumpang di sebelah pengemudi.

__ADS_1


"Lahh bang ngapain main selonong masuk ae,woy bang".teriak allia,sambil membuka pintu belakang mobil,dan masuk ke kursi penumpang.


Sedangkan Athhely hanya terdiam karena merasa,telah merepotkan ketiga kakak beradik tersebut,selain itu dia juga merasa rindu yang mendalam akan sosok kakaknya yang jauh dari dirinya.


"Woyy ly ngelamun ae disitu entar kita tinggal baru tau rasa".teriak allia karena Athhely hanya melamun


"Ehh iya-iya maaf lia".ucapnya sambil duduk di sebelah allia.


Allia tidak bertanya lebih lanjut mengenai Athhely yang melamun tadi,melainkan melihat kearah abang keduanya.


"Bangken bukannya tadi bawa mobil,ngapa jadi bareng BangSat?,terus mobilnya gimana dong?".tanya Allia


"Sopir yang Ambil"Ucap Satria lalu segara melajukam mobilnya ke arah appartement yang akan menjadi tempat tinggal Athhely nanti.


Sepanjang perjalanan didalam mobil hanya berisi suara Allia dan Athhely,sedangkan kedua pria didepan mereka hanya duduk diam,tanpa mengeluarkan suara apapun.


Athhely yang sudah tau bahwa kedua manusia yang dijodoh-jodohkan oleh sahabatnya itu tidak banyak berbicara sudah tidak heran dengan keduanya yang hanya diam bagaikan patung.


Satriano Deviano Dermawan merupakan kakak pertama dari allia yang kini memimpin perusahaan yang telah ia dirikan dengan bersusah payah sejak berada dibangku SMA.memiliki sikap yang tak bisa ditebak ditambah dengan wajah datarnya yang begitu mempesona membuat wanita-wanita menggila ketika mendengar namanya.


Kenzo Nathanio Dermawan putra kedua keluarga Dermawan yang kini menempu pendidikan di salah satu universitas terbaik di indonesia.sikapnya yang kadang dingin,namun diwaktu bersamaan bisa juga bisa menjadi humoris,membuat banyak orang bingung dengannya.Namun dibalik itu dibalik sikapnya yang plinplan itu,banyak wanita yang mendekatinya,karena wajahnya yang tampan dan memiliki marga Dermawan dibelakang namanya.


Tak terasa mereka telah berhenti didepan gedung appartement yang lumayan besar,dan bisa dibilang ini adalah appartement yang sukup mewah,melihat dari ornamen-ornamen didindingnya itu.


Athhely masih berada didalam mobil terdiam sambil memandang kearah gedung appartement tersebut,dan melihat sekitarnya.


Apartement ini cukup mewah jika dilihat,athhely berharap jika sudah pindah disini tidak ada lagi nyamuk yang menyerang dirinya.


Dia melihat kearah Allia yang sudah turun dari mobil,lalu melihat ke arah satria yang sedang memandangnya lewan kaca yang berada di mobil.


"Turun,kita lihat"kata satria yang membuat Athhely tersadar dari lamunannya dan bergegas turun dari mobil tersebut dan berdiri bersama dengan Allia.jujur saja entah mengapa jika satria yang berbicara maka tanpa athhely sadari ia selalu mengikuti apapun yang satria katakan.


"Ayo masuk jangan berdiri disini"ucap kenzo,setelah melihat Satria turun dan memberi kunci mobil kepada satpam untuk diparkir.

__ADS_1


__ADS_2