
.
.
.
Gedung Appartement tersebut memiliki sepuluh lantai,ruangan yang akan digunakan oleh athhely berada dilantai enam gedung ini,sehingga harus menggunakan lift untuk menuju ke lantai tersebut.
Saat berada didepan pintu appartement,satria segera menempelkan kartu dipintu,agar dapat membuka pintu tersebut.setelah membuka pintu tersebut,terlihat ruangan besar dengan desain elegan yang mewah,terdapat kursi sofa lengkap dengan meja yang mewah didepan mereka.
"Ayo,kita lihat didalam"ucap Kenzo sambil berjalan menuju arah sofa.Dari ruang tengah athhely dapat melihat terdapat dapur yang sangat besar.
"Bang devian kamar disini ada berapa?"tanya athhely kepada satria
Satria yang sedang melihat-lihat sekitarpun menuju ke salah satu pintu berwarna putih dan diikuti oleh ethhely,setelah pintu dibuka terdapat kamar dengan nuana putih dengan beberapa detail dinding yang diukir berwarnah soft pink.
"Disini terdapat dua kamar,ini kamar kamu"ucap satria
Satria segera keluar menuju kamar satu lagi disebelah kamar athhely,diikuti dengan athhely dibelakangnya.
Saat membuka pintu wanggi parfum dengan wangi manly tercium oleh indra penciuman athhely,terlihat warna kamar yang didominasi oleh warna biru dan hitam,kamar ini identik dengan kamar pria dewasa,tapi athhely tidak tau kamar ini milik siapa.saat ingin bertanya satria lebih dulu berbicara.
"Ini kamarku,aku akan tinggal lagi disini".ucap satria membuat athhely tekejut,namun sekali lagi saat inin bertanya satria lebih dulu mumbuka suara.
__ADS_1
"Tenang saja aku gak macam-macam kepadamu"ucap satria sambil mendekat kearah athhely dan memandangnya "Tapi hanya satu macam saja" lanjutnya sambil berbisik.
Athhely segera kabur kearah Allia karena merasa malu. sedangkan satria sedang tersenyum puas menatap athhely yang pergi dengan wajah memerah.
"Lia!!."panggil allia ketika melihat allia sedang berasa didapur bersama dengan kenzo
"Kenapa ely?,kamu udah lihat kamarnya?".tanya allia kepada ely,bukannya menjawab Athelly Malah menarik allia menjauh dari kenzo lalu berbisik kepada allia
"Kamu tau aku bakalan tinggal disini sama bang devian??".tanya Athhly
Mendengar Athelly bertanya seperti itu membuat allia Cengengesan sambil membuat tanda peace.
"Lagian ini tuh bukan salah aku,kata Mommy Nia kamu harus tinggal bareng BangSat Ely"jawab Allia yang membuat Athhely menatapnya tajam
Baru saja Allia ingin membuka mulut terdengar suara dibelakang Athhelly
"Aku yang bilang ke mommy kamu kalau kamu tinggal bareng sama aku".ucap pria dibelakang Athhely,belum sempat athhely menengok kebelakang,handphonenya sudah berdering ada panggilan masuk,yang ternyata video call dari mommynya.Athhely berjalan menjauhi Allia dan devian lalu mengangkat panggilan video tersebut.
"Hallo Princess How are u??".tanya wanita diseberang sana,disusuli dengan suara pria yang berada disamping wanita parubaya itu
"Baby,kamu gimana disana?,baik kan?".tanya pria yang sudah hampir setengah abad itu.membuat Athhely mengangguk malas.
"Aku baik mom dad,bagaimana dengan kalian?,sepertinya kalian sudah nyaman disana sehingga melupakan putri semata wayang kalian ini".kata Athhely saat melihat daddynya yang sedang memeluk manja istrinya itu.
__ADS_1
"Wahh baby kami tidak melupakanmu buktinya kami masih mengingat untuk menelfonmu.ucap pria itu dan disetujui oleh istrinya
"Iya sayang benar kata daddy kamu,lagian kamu sibuk disana".ucap mommynya disusuli dengan kecupan manis dipipi wanita itu.
"Yahh yahh seterah kalian saja,dan ohya satu lagi aku tidak mau memiliki adik daddy,jangan sampai mommy datang kepadaku dengan perut yang membesar".kata athhely memperingati kedua orang tuanya yang dibalas dengan anggukan malas oleh ayahnya
"Nanti kami pikirkan sayang,ohya bagaimana dengan appartementmu apakah nyaman?"tanya mommy nia karena melihat background yang tampak berbeda.
"Tentu saja nyaman mommy,appartementnya sangat besar dan elegan sepertinya aku akan betah disini,apalagi aku mendapatkan bonus dengan tinggal bersama pria tampan disini,apakah kau tau itu mommy?"sinis Athhely membuat daddynya terkekeh pelan sambil mengusap rambut istrinya.
"Wahh apakah benar sayang?,sepertinya itu bonus yang cocok untukmu yang selalu jomblo,bagaikan gadis cantik yang tak laku,iya kan sayang?"ucap daddynya mengejek Athhely,yang membuat athhely mendengus kesal.
"Ah sudahlah,kalian sama saja,sama-sama membuatku kesal mom dad,pergilah berkencan sesuka hati kalian,dan jangan mengomentari jombloku.dibalik jombloku ini,aku bisa menarik berbagai pria datang kepadaku jika aku mau mom".ucapnya sambil memutar bola matanya malas.
"Ide bagus sayang sepertinya daddy harus mengajak mommy kencan lagi,dan ohya untuk ide yang kedua,kamu bisa perbincangkan dengan pria yang akan tinggal bersamamu,keputusan ada ditangannya,bye sayang.ucap daddynya sambil menutup panggilan video tersebut.
Selalu saja begini pikirnya,kedua orang tuanya selalu saja bermanja-manja didepannya,hingga membuat jiwa jomblonya meronta-ronta.apakah ia harus menarik beberapa pria kearahnya,agar tidak seperti gadis yang tidak laku?.
"Hmm boleh dicoba ide itu"ucapnya sambil berbalik namun siapa sangka,tiba-tiba tanpa ia duga terdapat dada bidang tepat didepan wajahnya,yang membuatnya mengangkat wajahnya keatas.Tampak wajah tampan dan kaku milik satria yang sering ia panggil dengan sebutan devian itu menatapnya tajam.
"Jangan macam-macam nia"kata satria dengan tatapan tajamnya,bukannya takut Athhely malah menjawab
"Aku tidak macam-macam tuan devian~".ucap Athelly lalu berjinjit dan melanjutkan ucapannya berbisik kepada devian "hanya satu macam"ucapnya lalu berlalu dari depan pria itu.
__ADS_1
"Aku gak bakal biarkan hal itu terjadi amour"ucapnya sambil tersenyum tipis "sampai kapanpun itu takan terjadi" sambungnya.