ATHHELY

ATHHELY
04.Makan Malam


__ADS_3

Athhely sekarang berada di kamar milik satria entah apa yang ada di dalam pikiran satria hingga membawanya ke dalam kamar yang bernuansa biru,sedangkan yang bersangkutan sedang berkutat dengan kertas-kertas yang berada di meja kerjanya.


"Ini sangat membosankan"gumam athhely sambil menatap kearah satria.


"Devian apa yang kulakukan disini?,seharusnya aku kembali saja,dan membereskan barang-barangku,aku hanya duduk disini dan menatapmu dengan lembar-lembar itu."gerutu athhely sambil menatap satria sebal.


"Hei kenapa kau mengerutu seperti itu?..untuk apa kau kembali barang-barangmu sudah dikemas oleh orang suruhanku,beristirahatlah jangan terlalu membuang tenagamu"ucap satria tanpa memandang athhely.


"Yahh yahh terserah kau saja,aku akan tidur dan kau jangan mengganggu tidurku"kata athhely sambil naik ke ranjang dan tidur disana.


"Dia sangat aneh"ucap athhely sebelum menutup matanya.


Sedangkan di gempat lain.


"Apa-apaan mereka,mereka ingin membuat pernikahan tanpa sepengetahuan ku?,lagian aku ini masih kuliah untuk apa hal itu?"gerutunya kesal


"Hallo sayang,apa kau sibuk?"tanya pria itu


"Tentu saja tidak,aku hanya berguling-guling diranjangku"balas gadis diseberang sana


"Baiklah,bersiaplah untuk malam nanti,aku akan menjemputmu"kata satria


"Apakah kita akan jalan-jalan?"tanya gadis diseberang sana


"Kali ini bukan jalan-jalan sayang,nanti akan kuberitahu saat menjemputmu"kata satria


"Baiklah sayang,sampai jumpa nanti"kata gadis itu sambil memutuskan sambungan teleponnya.


"Hah hampir saja,aku dinikahkan dengan wanita yang tidak aku ketahui asal-usulnya"kata satria saat telopon terputus.


Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul enam sore,athhely perlahan membuka matanya,saat akan bangun dia merasa ada tangan yang melingkar di perut miliknya.


Ini bukan pertama kalinya athhely tidur di kamar seorang satria dan berakhir dipeluk seperti ini,tapi tetap saja dia tidak nyaman.


...Flasback Athelly


...


"Kamu mom titip sementara disini yah sayang".kata Mommy


"Tapi gak lama kan mom?"tanyaku


"Mommy juga gak tau pasti sayang,daddy membutuhkan mommy disana,mungkin sampai perusahan disana pulih atau bahkan lebih".kata mommy sambil mengelus kepalaku


"Baiklah mommy,hati-hati disana"kataku menatap wajah mommy yang masih cantik tanpa keriput di wajahnya


"Baiklah sayang mom menyayangimu,itu adalah sahabat mommy,mom debbora kau akan tinggal disini sementara,sampai kau menemukan rumah yang kau bilang itu"kata mommy kepadaku.


Aku memang berencana untuk menyewa rumah kontrakan yang kecil,karena ingin merasakan tinggal di lingkungan yang baru.


"Hallo sayang how are u?,apakah kau masih mengingat diriku?"tanya sahabat mommy


"Hi mom,aku sedikit lupa,mungkin karena sudah lama tidak berjumpa"jawabku

__ADS_1


"Aaaa baiklah sayang tidak apa,disini kau akan tinggal bersama kami,aku memiliki tiga orang anak,kau bisa menganggap mereka sebagai saudara sendiri,semiga kau nyaman disini sayang"kata wanita itu


"Hah aku sepertinya merindukan mommy"katanya sambil melihat tangan yang melingkar diperutnya


"Devian bangunlah ini sudah hampir malam"katanya sambil mencoba melepaskan tangan yang berada di perutnya,namun bukannya terlepas,pelukas itu semakin mengerat.


"Aishh devian bangunlah jangan macam-macam denganku"kata athhely masih mencoba terlepas dari pelukan itu


"Tenanglah nia,aku ingin tidur"katanya sambil memeluk athhely


"Lepaskan aku dan tidurlah devian,aku ingin keluar apa kau ingin membunuh diriku?"kata athhely sebal


"Tentu saja tidak nia"kata satria sambil mendengus geli


"Sepertinya pindah ke LA bersama dengan mom dan dad bukanlah ide buruk devian"kata athhely sambil mendengus membuat pelukan itu terlepas.


Athhely segera keluar dari kamar,namun saat menutup pintu terdengar suara satria yang berteriak


"Aku takan melepaskanmu nia"teriak satria


"Yahh terserah kepadamu,kita lihat saja nanti Satria"gumamnya


Saat berada dikamar Allia terlihat allia sudah bersiap dengan celana pendek dan blouse miliknya


"Apakah nyaman berpelukan dengan satria sampai baru kesini?"dengus allia


"Yahh salahkan saja kakakmu itu,dia juga tampak gila seperti kakakmu yang satu"dengus Athhely sambil menuju ke walk in closet untuk mengambil baju


"Benar kurasa hanya diriku yang waras diantara kalian semua"kata allia sedikit berteriak


Saat mandi athhely menggerutu kesal sambil menggosok badannya dengan sabun


"Dia bersikap seolah-olah dia adalah tunanganku,sungguh menyebalkan"gerutu athhely


"Bukannya dia sudah dijodohkan?,yahh benar sekali waktu itu mommy sempat berkata kalau satria akan mereka jodohkan dengan perempuan pilihan mereka"lanjut athhely


"Hah sepertinya perjodohan itu dipercepat supaya aku menjadi bebas darinya"ucap athhely sambil memakai pakaiannya.


...••••••••


...


Makan malam pun telah tiba di meja makan sudah dipenuhi berbagai hidangan lezat.


Dapat athhely lihat disebelah sana ada seorang perempuan yang duduk disebelah kenzo sambil tersenyum.


"Bisa-bisanya kenzo mendapat gadis sencantik itu,".gumamnya


"Kita makan dulu,setelah itu ada yang ingin daddy bicarakan dengan kalian"kata kepala keluarga.


Athhely segera menikmati makanan yang ada dimeja makan tersebut,mommy memang terbaik,makanan kesukaannya selalu ada dimeja makan jika dia berkunjung.


Selesai makan mereka segera menuju ruang keluarga yang berada disebelah ruangan makan

__ADS_1


"Hallo sayang siapa namamu?"tanya mommy debbora kepada perempuan yang duduk disebelahnya


"Namaku Athasy tante"katanya sambil tersenyum


"Baiklah sayang namaku adalah debbora,kau bisa memanggilku mommy seperti mereka"kata mommy debbora


"Dan disebelah sana adalah suamiku,kau bisa memanggilnya daddy"kata mommy sambil menujuk kearah daddy "Arthur dan mereka adalah anak-anakku"ucap mommy sambil menatap kearah kami


"Hai aku allia aku adik dari bang kenzo,semoga kita bisa berteman baik"sambil tersenyum dan beralih menatapku.


"Oh hai aku athhely,kau bisa memanggilku elly.ucapku sambil tersenyum kepadanya.


"Perkenalkan namamu padanya"bisik ku kepada satria namun dia hanya diam saja,lalu mengendikan bahu.


"Ohya ini adalah satria,dia kakak dari kenzo dan allia"kataku sambil tersenyum canggung menatap satria yang hanya santai saja


"Maafkan satria sayang dia memang seperti itu sama seperti daddynya"kata mommy


"Ohhya sayang apa kau yakin,kau berpacaran dengan kenzo?"tanya mommy sambil menatap kearah athasy


Kenzo yang mendengar itu menatao tajam kearah mommynya


"I..iya mommy,aku berpacaran dengan kenzo"ucap athasy sedikit kaku


"Ayolah sayang,jawablah yang jujur,apakah dia mengancammu untuk berpacaran dengannya?,tenang saja kami akan melindungimu"kata mommy dan dibalas anggukan dariku dan Allia .


"Mom,dia adalah kekasihku apa yang kalian pikirkan,hingga bertanya seperti itu?"kata kenzo sembari menatap sebal


"Diamlah abang!,mana mungkin gadis secantik dirinya mau denganmu"kata allia


"Yaa benar itu mommy,cobalah tanya kepada athasy apakah mereka benar-benar memiliki hubungan"kataku menimpali


"Iya sayang,jawablah yang jujur tenang saja kami memihak kepadamu"kata mommy


"Kenzo benar mom,kami sudah brpacaran sejak satu tahun lalu" kata athhely membuat kami melongo,sedangkan kenzo tersenyum kemenangan,Namun itu tak berlangsung lama.


"Haiss,kau secantik ini kenapa tidak cari pria lain saja,asal kau tahu kenzo kalau tidur selalu ileran".kata allia


membuat kenzo menjatuhkan rahangnya,namun kenzo tersenyum kembali.


"dia sudah tahu itu bahkan dia tetap mencintaiku".kata kenzo bangga.Sedangkan athasy sedang tersentum malu.


"Satu Minggu setelah alia libur semester kita ke rumah keluargamu athasy,tolong sampaikan salam kepada orang tuamu athasy"kata daddy yang sejak tadi menyimak percakapan kami.


Daddy berlalu dari sana dan segera menuju kekamar,diikuti oleh mommy.Sedangkan athasy wajahnya tampak murung seolah mrmikirkan sesuatu.


"Tenang saja atasy,daddy hanya mencoba mempertanggung jawabkan perbuatan anaknya itu."kata athhely kepada athasy mencoba membuat athasy tenang.


"Hei,apa yang kau katakan,aku tidak melakukan apapun."kata kenzo menatap garang ke athhely


"Hei apakah kau menjadi bodoh juga sekarang?"kata allia menatap sebal kearah kakaknya


"Dia memang bodoh,tanpa diperjelas semua orang pun tau itu"kata satria sambil berlalu dari sana.

__ADS_1


"Sudah-sudah sebaiknya,kau antarkan athasy pulang,ini sudah cukup larut malam"kata athhely mengakhiri perdebatan.


__ADS_2