
"Ely apakah kau sudah selesai berbicara dengan mommy?,bagaimana kabar mereka?"tanya allia saat melihat Athhely berjalan kearahnya.
"Mereka tentu baik-baik saja Allia,setiap hari kencan membuat mereka selalu bersemangat menggodaku"ucap Athhely sambil duduk disebelah Allia
"Yah Kedua orangtuamu tidak jauh berbeda dengan orangtuaku,mereka bertingkah seolah dunia milik sendiri"ucap allia membenarkan ucapan Athhely,Kenzo yang sedang melihat ponsel mendengar pembicaraan keduanya pun mengomentari.
"Itu karena kalian jomblo abadi,makanya iri dengan hubungan orang lain,jika kalian merasakan seperti mom dan dad pasti bumi serasa milik kalian dan pasangan kalian,yang lain berasa ngontrak.komentar Kenzo,membuat keduanya memotar bolah mata malas.
"Kakakmu berbicara seolah-olah dia memiliki kekasih jiwa lia"ucap Athhely dibalas anggukan kepala oleh allia.
"Bukan kekasih jiwa yang ada sakit jiwa dia Elly"kata allia dan mereka pun tertawa bersama,namun terhenti saat kenzo berkata "kalian terlalu pulas tidurnya sampai tidak menyadari bahwa aku sudah memiliki kekasih dari satu tahun yang lalu"ucapnya sambil beranjak menuju kearah luar appartement,membuat keduanya melongo melihatnya.
"Ely sepertinya kakakku benar-benar gila karena terlalu lama menjomblo,hingga berbicara asal seperti itu.ucapnya dan dibalas anggukan oleh athhely
"Yah benar Lia kakakmu sepertinya butuh pertolongan medis,penyakitnya tampak serius”.ucap ely,keduanya lalu bertatapan sambil tersenyum.
Allia segera mengambil ponselnya dan menelfon seseorang
"Mommy"kata alia
"........."
"Ya mommy ini masalah besar mommy,apakah paman Denny masih ada disini?"tanya allia
"........."
"Bukan aku yang sakit mom,tapi kakak keduaku”.Tolong segera hubungi paman Denny mommy,jangan lupa sekalian dengan ahli psikiater mom".kata allia
.
"............."
"Iya mommy aku akan segera pulang dan menjelaskan semuanya,segeralah hubungi paman denny,beberapa menit lagi kemungkinan Abang tiba dirumah.kami akan segera kesana".ucapnya setelah itu memutuskan panggilan tersebut.
"ABANG AYOLAH CEPAT KITA KERUMAH SEBELUM ****** SAMPAI DIRUMAH"teriak Allia menggelegar.
"Ada apa?"tanya Satria keluar dari kamarnya
"Ayolah cepat devian kita tidak punya banyak waktu"kata Athhely sambil menarik devian keluar dari appartement mereka,sedangkan allia sudah lebih dulu keluar.Setelah menutup pintu keduanya menyusul allia yang sudah berada di basement appartement.
"Buka pintu mobilnya kak,dan meyetirlah ke rumah "ucap allia saat athhely dan Satria berjalan kearahnya.
Setelah kunci dibuka allia segera naik dikursi penumpang sedangkan Athhely segera masuk ke kursi sebelah pengemudi.
"Ayolah cepat davian,bawa kami kerumah mommy,cari jalan pintas agar cepat sampai mendahului kenzo".ucap athhely dibalas anggukan oleh Satria.
__ADS_1
Sedangkan di kediaman keluarga Dermawan,tampak sepasang suami istri sedang memanti dokter pribadi,keluarga mereka beserta anak-anak mereka dengan keadaan sedikit panik.
Berbeda lagi disuatu jalan terdapat seorang pria sedang mengemudikan mobil yang telah dianjar oleh supir miliknya,pria tersebut tampak santai mendengarkan musik sambil senyum-senyum.
Setelah melewati jalan-jalan sempit dan sedikit berbatu kini ketiga manusia telah tiba di kediaman milik keluarga dermawan ini.Mereka segera masuk dan disambut oleh sepasang suami istri dan kedua orang lainnya yang tampak menggunakan kameja rapi layaknya dokter.
"Sayang?bagaimana abangmu?."tanya wanita tersebut
"Duduk dulu mommy nanti allia dan Ely ceritakan kejadiannya".ucap allia dan mengalirlah cerita sama seperti yang terjadi di appartement tadi.mendengar itu membuat ketiga orang terkejut.
"Dasar anak itu,kenapa aku baru mengetahui kalau dia sudah memiliki kekasih,setelah beberapa tahun dia terlihat seperti single menyedihkan"ucap tuan dermawan.
"Yahh benar sepertinya dia perlu diberikan pelajaran,dasar anak nakal".balas wanita yang adalah ibu dari ketiga putra-putri itu.sedangkan satria hanya menghela nafas malas,karena menurutnya ini adalah hal yang membuang waktu saja,tapi dia ingin melihat bagaimana reaksi adiknya itu.
Setelah menyusun rencana secara matang,kini sudah tampak pri-pria berbadan besar yang siaga didepan pintu.setelah menunggu beberapa menit terdengar laporan dari satpam yang berjaga di gerbang mengatakan bahwa kenzo sudah masuk kehalaman rumah dengan mobilnya.
Saat Turun dari mobil kenzo memperbaiki letak kacamatanya,dan segera melangkah membuka pintu namun sebelum membuka pintu dia sudah ambruk kearah depan karena terdapat jepakan berupa tali di depan pintu rumah dan untung saja ditangkap oleh dua bodyguard yang berjaga didalam rumah.
"Astaga apa tang terjadi padamu sayang?,apa kau baik-baik saja?,deny tolonglah anakku,sepertinya benar dia terkena penyakit yang begitu berbahaya,sampai-sampai melangkahpun dia tak mampu".ucap Debbora dengan akting menangisnya.
Wajah Kenzo tampak kebigungan karena melihat wajah ibunya yang tampak sedih seperti dirinya akan meninggal saja,padahal dia hanya jatuh karena tersandung sesuatu didepan pintu.
Sedangkan Dokter Denny telah siap dengan Stateskopnya di leher dan beberapa peralatan lain yang ia letakan diatas meja.
"Aku ti~~"
"Tenangkan dirimh nak,kami tidak marah kepadamu apalagi membuangmu saat tau penyakitmu,biarkan pamanmu memeriksa keadaanmu"ucap Tuan dermawan memotong ucapan Kenzo.Kenzo yang bingung dan syok pun hanya pasrah melihat kejadian ini.
"Benar kata tuan dermawan nak,coba bicarakan ini baik-baik dulu,duduklah dan ceritakan apa masalahmu agar aku dapat mengetahui gangguan apa yang terjadi padamu"ujar psikiater yang duduk menghadap kearah kenzo.
Kenzo pun terdiam,seraya mencerna semuanya Gangguan?gangguan apa yang dimaksud?,dapat dia lihat lia dan ely menatap iba kearahnya.
"Cepatlah,aku tau ini berat untukmu"kata Satria mulai sambil menatap kearah kenzo
"Apa yang ka~~"
"Ayolah kak,aku tau kau sudah lama sendiri,aku tau kesepian yang ada pada dirimu,tapi setidaknya berbagi kepada kami,kami bisa mencarikannya untukmu,jangan seperti ini kamu membuat dad dan mommy sedih melihatmu,bahkan kami pum ikut sedih"ucap allia cepat dengan tatapan iba kearahnya.
"Apa-apaan ini bagai~~"
Lagi-lagi ucapannya terpotong karena Athhely sudah berbicara
"Aku tau kau iri dengan mommy dan Daddy,aku tau dirimu jomblo kenzo,jomblo boleh tapi jangan sampai bersikap seperti seseorang yang memiliki kekasih diluar sana,aku tau beban pikiranmu sangat banyak,berbicaralah kepada ny.ahli psikilogi yang ada didepanmu dia sudah ahli dalam menangani khasus gangguan jiwa karena terlalu lama menjomblo,siapa tau dia memiliki solusi".kata Athhely sembari menatap kenzo dengan iba,namun tampak menahan tawa yang akan segera menyembur.
Athhely dan Allia segera mencari tempat perlindungan saat melihat otak kenzo sedang meloading,Allia kini berada disamping tuan Dermawan,sedangkan Athhely memeluk lengan Devian.karena keduanya tau bahwa Kenzo tidak bisa melawan kedua lelaki yang kini menjadi tempat tempat perlindungan mereka.
__ADS_1
Posisi Mommy Debbora kini sedang memegang sapu yang ia sembunyikan dibalik badannya,bersiap untuk mengajari anaknya.
Satria tampak menunduk dan berbisik kepada Athelly dan dibalas cengiran khasnya.
Setelah Kurang lebih satu menit kenzo menhubungkan kejadian didepannya,ia kini tersadar bahwa,mereka kini menatapnya dan mengira bahwa dia gangguan jiwa.
"HEH DASAR ADIK-ADIK KURANG KERJAAN,AKU BENAR-BENAR MEMILIKI KEKASIH YAHH,APAKAH KALIAN PIKIR AKU ADALAH ORANG GILA HAH?"teriak kenzo saat mulai sadar akan hal yang terjadi di sekitarnya.
"Dia Tampak seperti orang yang gangguan saat berteriak Lia,apakah kakakmu benar-benar gangguan?"tanya Athhely sedikit dengan suara sedikit kencang karena jarak keduanya berjauhan.
Mendengar itu membuat kenzo melotot dan berjalan kearah Athhely,sedangkan athhely segera bersembunyi dibalik badan tegap Satria sambil masih memeluk tangan Satria sedikit takut.
"Mau apa kau melotot kearahku?"tanya satria
"AKU MELOTOT PADA ELY!"kata satria ngegas membuat Athhely terkejut
"Davian lihatlah dia melotot sambil membentakku."ucap ely sambil menunjuk kenzo
"Jangan Melotot padanya"tekan Satria,membuat kenzo berbalik menuju tempatnya
"Sepertinya dia benar-benar Gangguan ibu,suruhlah mobil RSJ menjemputnya".pancing allia membuat kenzo ber'api-api kearahnya
"AKU TIDAK GILA,APAKAH PERLU AKU MEMINTA KEKASIHKU UNTUK DATANG KESINI?"tanya kenzo sambil berteriak
"Ibu Abang semakin menjadi suruhlah bodyguard itu menahannya,jangan sampai anak gadis orang dia anggap sebagai kekasihnya"kata allia sambil menatap kearah ibunya mengedipkan mata.Debbora yang mengerti segera melangkah kearah kenzo dengan membawa sapu yang berada dibelakang badannya.
Kenzo yang melihat ibunya berjalan kearahnya pun,menatap memohon bantuan ibunya.
"Mommy kenzo,tidak gila,kenzo memiliki kekasih,kenzo sudah menjalin hubungan selama satu tahun dengannya".ucapnya sembari ingin memeluk ibunya.Namun sayang seribu sayang bukanlah pelukan yang dia dapatkan tapi lukulan di kakinya.
"Dasar anak nakal,selama itu kau menyembunyikan hal tersebut dari kami hah"ucap debbora masih memukul kaki anaknya.
"Aduhh mom hentikan ini sedikit sakit"rintihnya
"Apa??sedikit sakit?apakah ini kurang sakit anak nakal?"ucap ibunya sambil melancarkan pukulan.
"Sudahlah sayang,lepaskan anak nakal itu"ucap tuan dermawan,debbora pun menghentikan pukulannya,sambil menatap anaknya.
"Heh anak nakal,apa kau tau jika saja adik-adikmu tidak memberi tahu kalau kau sudah memiliki kekasih,mungkin besok kau sudah dikejutkan dengan pesta mewah didepanmu,karena mommy hampir saja merencanakan pernikahanmu dengan anak kolega daddymu,dan bisa mommy pastikan hubungan yang kau bangun setahun itu akan hancur seketika dasar bocah dekil dan nakal".ucap debbora sambil bertongkak pinggang,membuat kenzo melotot.Sedangkan paman dan ahli psikologi itu sudah keluar dari rumah karena masing-masing memiliki tugas diluar.
"Daddy tidak mau tahu malam ini gadis yang menjadi kekasihmu itu harus ikut makan malam bersama kami"ucap Tuan dermawan,sambil memeluk istrinya dan berlalu dari sana.
Satria pun segera pergi dari sana,sambil menggenggam jemari milik Athelly.sedangkan allia segera berjalan kearah abang keduanya itu dan mengelus punggung abangnya.
"Hampir saja kau dijodohkan dengan gadis bermake up tebal,ohh tidak bukan gadis tapi wanita,cepatlah hubungi kekasihmu abang".ucap allia lalu berlalu dari sana,melelahkan juga drama hari ini.
__ADS_1