
.
.
.
Berbagai hal telah ia lewati selama dikorea,dan selama disini dia selalu sitemani oleh kakaknya itu,sudah lumayan banyak tempat yang mereka kunjungi,mulai dari HYBE ent,JYP ent,YG ent,jeju island dan banyak wisata lainnya.Namun hari ini athhely terpaksa harus kembali ke Indonesia karena sudah ditelfon oleh para daddynya,ada masalah di indonesia yang membutuhkan bantuannya.
**Flashback**
Hari ini athhely memiliki jadwal untuk berkeliling salah satu kota pelajar di korea,namun dihari yang sama saat pagi-pagi buta Christian ditelfon oleh daddynya,dan meminta untuk memberikan ponsel tersebut kepada athhely.
"Halo daddy"kata athhely dengan wajah yang masih mengantuk.ini bahkan masih pukul 5 pagi hari,dan daddynya entah kenapa tiba-tiba menghubungi kakaknya.
"Bersiaplah,siang nanti kau akan kembali ke Indonesia,arthur sudah menyiapkan tiketmu.lihatlah email milikmu itu honey"kata Alexander membuat athhely membuka matanya lebar
"Apa yang kau katakan daddy?"kata athhely heran,karena tak biasa daddynya tiba-tiba seperti ini.
"Kembalilah ke Indonesia honey,disana ada sedikit kekacauan dan sepertinya hanya kau yang bisa menghentikan itu".kata Alexander
"Yahh Baiklah daddy,aku akan kembalikan athhely tak ingin membantah ucapan daddynya itu.athhely langsung saja menyerahkan handphone tersebut kepada pemiliknya.
_------_
Saat ini athhely sudah berada di salah satu kursi first class,yap saat selesai ditelfon tadi athhely segera mempacking semua ole-ole miliknya,sedangkan untuk pakaiannya ia tinggalkan di appartement milik lio(Chris),koper miliknya tidak cukup jika harus membawa pakaiannya lagi,dia bahkan meminjam koper besar milik lio agar dapat mengangkut semua belajarnya selama di korea.
Cukup melelahkan memang untuk perjalanan yang tiba-tiba unsung saja ada kakaknya yang membantunya tadi,dan juga sepertinya ia harus berteriak kasih kepada daddy arthur karena sudah menyiapkan tiket first class untuknya.
Kira-kira 2 jam lagi pesawat akan mendarat di bandara soekarno-hatta,athhely cukup penasaran mengapa dia harus kembali lebih cepat dari waktu yang ditentukan.bahkan tadi kakaknya sempat berkata jika allia juga akan kembali hari ini.
Malam telah tiba,pesawat athhely sudah mendarat di bandara,athhely memutuskan untuk kembali ke mansion allia saja.sebenarnya athhely ingin langsung pergi ke appartement milik devian,namun daddy mengatakan untuk kembali ke rumah utama saja,karena ada yang ingin dibicarakan.
Athhely menunggu mobil jemputannya tiba,ia tampak berdiri didepan bandara untuk menunggu mobil yang dikirim oleh daddy arthur.kira-kira 5 menit berdiri disana,akhirnya mobil yang dimaksud tiba,athhely segera masuk kedalam mobil tersebut.Dia cukup lelah hari ini,bukan lelah karena perjalanan panjang melainkan berjalan kaki dari gate kedatangan menuju kedepan,dan lagi berdiri menunggu selama 5 menit dengan 2 koper di besar.
Tidak terasa mobil yang dikenakan oleh supir pribadi milik daddy arthur telah tiba di mansion besar milik keluarga dermawan itu.
Athhely meminta tolong agar kopernya dibawa ke kamar milik athhely saja.
Saat masuk kedalam rumah terdapat satu keluarga yang berkumpul dengan raut wajah yang cemas,sambil melihat kearah pintu masuk.Athhely yang melihat hal itu pun kebingungan.
"Akhirnya sayang kamu pulang juga"teriak mommy,beranjak dari duduknya menuju athhely dan membawa athhely duduk di sebelahnya
"Are u ok mom?"tanya athhely karena melihat wajah cemas mereka semua.
"Ely.."panggil daddy arthur,membuat athhely melihat kearah daddy dengan raut wajah seolah bertanya apa yang terjadi?
__ADS_1
"Maafkan kami ely telah mengganggu liburan kalian,ada hal yang membuat kami meminta kalian kembali ke mansion."kata daddy memberi jeda pembicaraannya
"Kakak pertama allia masuk rumah sakit athhely"lanjut daddy arthur,yang membuat athhely bertanya-tanya dalam otaknya.
"Mungkin aneh bagimu athhely"kata mommy debbora,membuat athhely menatap mommy dari 3 anak itu menuntut penjelasan
"Kurang-lebih sudah 4 hari dia tidak mau makan dan minum,dan hanya akan makan jika kamu yang menjualnya makan"kata mommy debbora sambil meringis.
"Kenapa tidak biarkan saja mommy,biarkan saja kakakku itu kelaparan jika tak mau makan,ribet sekali hidupnya"kata allia memberikan saran konyolnya itu
"Aku pernah berkata seperti itu dan berakhir tidak mau meminum obatnya selama 2 hari,dan untung saja bisa dibujuk oleh mommy.
"Baiklah mom,karena ely sudah disini,akan ely coba membujuknya."kata athhely
"Tapi bisakah besok hari saja,ely sudah cukup lelah"kata athhely lagi
"Tentu saja sayang,kembali lah kekamar kalian dan istirahatlah"kata mommy sambil tersenyum.athhely dan allia pun segera menuju kekamar.
Selama menuju kamar,allia terus saja mengomel karena kakaknya.dia bukan kesal karena kakaknya merusak liburannya,namun kakaknya yang menyibukkan atthely.
"Kakakku memang merepotkan"
"Kemarin ****** yang berubah,sekarang BangSat pula,sepertinya kakakku tak ada yang waras"
Kira-kira seperti itulah okelah allia disepenjang langkah kakinya itu.
"Aku mandi dulu allia,tubuhku sudah sangat lengket.tunggu aku selesai mandi allia"kata athhely berjalan masuk kedalam kamar mandi
Sedangkan allia sendiri masih menggerutu kesal karena mengingat liburannya yang tidak sesuai ekspestasi.
Athhely sudah tampak segar,sekarang waktunya mendengar cerita dari sahabatnya itu,athhely yakin bahwa ada yang tidak beres dengan allia entah apa itu,intinya allia tak akan mengomel jika tak ada alasannya.
"Ada apa allia?"tanya athhely saat melihat allia masih mengoceh,entah apa yang dia ucapan tapi tampak diatas ranjang allia sedang mengoceh tak jelas.
"Bukan masalah besar allia hanya saja,aku kesal dengan kakakku itu,makan saja tidak mau,dia seperti anak kecil saja"kata allia dengan wajah kesannya
"Bukan itu maksud aku,bagaimana dengan liburanmu?"kata athhely,sudah jelas sekali dari raut wajah allia,yang tampak kesal dengan bibir dimonyong-moyongkan itu.
"Tidak,lebih baik kau ceritakan saja liburanmu itu kepadaku,sepertinya akan lebih baik mendengar ceritamu"kata allia.
"Aku bertemu dengan lio di korea"kata athhely,sambil menatap allia
"Lio?siapa dia?apakah dia pacar berumur?ataukah tunanganmu?"tanya allia dengan wajah berbinar,yahh athhely tau sekarang pikiran allia,dia akan seperti ini jika dia kesal dengan kakaknya.
"Hilangkan pikiranmu itu allia,mana mungkin aku berpacaran atau bahkan bertentangan dengan kakakku sendiri?"kata athhely menatap sebal
__ADS_1
"Kakakmuu!Christian itu?,padahal aku berharap kau kembali dari liburanmu dengan membawa gandengan saja"kata allia
"Ehh iya emangnya liburannya dimana ly?"tanya allia,memang dia tidak memberi tahu kemana dia akan berlibur jadi wajar saja jika allia menanyakan itu.
Athhely memandang allia sambil tersenyum manis,dengan wajah yang memerah karena mengingat hari-harinya selama liburan itu.
"Kau akan sangat terkejut allia"kata athhely masih sambil tersenyum
"Coba tebak aku kemana?"Tanya athhely
"Hmm palingan kau pergi ke china atau paris kan"tabak allia,membuat wajah athhely tersenyum mencoba menggoda sahabatnya itu.
"Ayolah ely,cepat katakan kau kemana?"desakan allia
"Baiklah jangan kaget allia,kau tarik napas dulu lalu buang,dan rilekskan pikiranmu"kata athhely sambil memperagakan cara merilekskan badan.
"Aku kekorea lia"kata athhely saat melihat allia sudah rileks.
"Apaaaa!!,kenapa gak ngajak!!"teriak allia sambil berguling-guling dikasur,namun kembali duduk dan menatap athhely berbinar
"Ceritain dong ayoo!!"kata allia lagi,memang korea adalah negara yang sangat ingin dikunjungi oleh mereka berdua,mengingat allia adalah orang yang sangat menyukai k-drama,dan athhely yang dalam k-popers,membuat mereka berdua sepakat untuk menjadikan korea sebagai objek wisata yang harus mereka datangi.
"Hari pertama aku jalan-jalan dikorea,aku dihubungi oleh kakakku itu,dia memintaku untuk menunggu di halte terdekat,aku kira dia hanya omong kosong saja,namun aku salah dia ternyata datang menemui disana"kata atthely kepada alli,allia yang mengetahui tentang Chris yang jarang bahkan tidak menghubungi ely itu menatap sahabatnya iba.
"Setelah itu aku tinggal bersama kakakku di appartementnya"
"Ishh kau ini,seharusnya kamu tuh jual mahal dikit dong"kata allia memotong perkataan athhely.Athhely hanya tersenyum lebar kepada allia.
"Tenang saja bayarannya mahal kok.apa kamu yakin mau dengar ini?kayaknya gak usah takutnya malah pingsan lagi"kata athhely mencoba membuat allia penasaran,dan benar saja allia langsung mendekat kearah athhely dan menarik-narik tangannya.
"Ceritain aja apa susahnya sih ly,ihh kamu mah gitu"
"Janji dulu gak kaget apalagi sampe pingsan"kata athhely
"Yaudahh ihh cepetan ceritaaa"kata allia,saat melihat athhely masih dalam mode senyum-senyum sendiri.
"Gw ketemuan sama cha-eun woo,dan masih banyak lagi"kata athhely masih senyum-senyum sambil mengingat moment dimana dia berkenalan dengan artis-artis itu.Saat tersadar dari lamunannya dia melihat allia dalam posisi terbentang dengan kepala berada dibawah ranjang,dan kakinya berada diatas ranjang.
Demi apapun athhely kagetsekali hingga berteriak,namun ia yakin suaranya tak terdengar keluar,dia segera membuka pintu dan berlalri ke kamar yang berada disebelah kamar alli,dan memanggil satria untuk membantu mengangkat allia.Sudahlah lebih baik dia tidak menceritakan liburannya jika tau akan seperti ini.
.
.
.
__ADS_1
.
.