AZIZAH ANAK POLISI DITAKTOR

AZIZAH ANAK POLISI DITAKTOR
Rendy


__ADS_3

CIT BRUM


"Terimakasih" Azizah hanya mengucapkan 1 kata.


Abimanyu hanya melihatnya sampai Azizah masuk ke gerbang rumahnya.


BRUM


Suara mobil Abimanyu terdengar berlalu pergi, Azizah sangat jengkel dengan Abimanyu.


Azizah masuk ke dalam rumah duduk di sofa dan menonton tv.


Gruk gruk


Pesan:


Za, tolongin aku dong Abang aku lagi merasa bersalah sama wanita nih.. baru saja telpon aku dia masih ada di depan rumahnya.


Terus apa hubungannya sama aku coba?


Maksud aku tanya itu menurut kamu Abang aku harus bagaimana


Ya minta maaf


Sudah minta maaf Za, tapi sepertinya wanita itu masih sangat kesal


Aku juga lagi kesal sama seseorang, kalau menurut aku mendingan Abang kamu pulang dan temui wanita itu saat dia sudah tenang


Wah ide cemerlang oke Za


"Huft.. harusnya aku yang curhat malah dia binggung sama abangnya" Azizah melempar handphonenya ke sofa.


Azizah tertidur di sofa dan sekitar pukul 20,30 Azizah bangun dari tidurnya.


"Ya Alloh aku lupa belum solat magrib dan Ishak, benar-benar ya nih telinga di tutup sama setan azan aja kedengaran"


Azizah melompat dan menuju kamarnya menyelesaikan mandinya dan solat.


Ya Alloh ya Tuhan pemilik semesta alam, tabahkan dan hapuskan rasa sakit hati ini yang sudah membuat Azizah menjadi membenci hambanya.


Azizah berdoa agar hatinya tenang dan tidak di kuasai rasa jengkel terhadap orang yang hari ini membuatnya sakit hati akan perkataanya.


KLEK


"Asalamualaikum sayang"


Ibu melihat Azizah yang tengah menangis dalam doa.


"Wa.. waalaikum salam Bu" Azizah mengusap air mata yang menetes sepanjang dia berdoa.


Ibu Azizah masuk dan menyuruh Azizah duduk di sampingnya setelah azizah menaruh mukenanya.


"Azizah sedang sedih?" Tanya ibu.


"Ah enggak kok Bu, Azizah hanya terharu saja sebentar lagi lulus SMA"


"Syukurlah sayang, kok kamu baru selesai solat?"

__ADS_1


"He..He tadi Azizah ketiduran di ruang keluarga, bangun-bangun sudah pukul 20,30 jadi baru solatnya malam begini" mengumbar senyum.


"Baiklah, kamu istirahat sayang ini sudah pukul 10 malam, maaf ya ibu dan ayah baru pulang karena tadi acaranya baru selesai"


"Iya Bu selamat malam" ibu azizah mencium kening nya.


Malam semakin larut, Azizah nampak tak bisa langsung tidur lantas keluar mengambil segelas susu di kulkas, dan sepotong kue.


"Hari ini kebanyakan tidur, jadi gak bisa tidur" bergeming.


BUK


Azizah terkejut dengan suara sesuatu yang terjatuh, karena kondisi rumah yang remang-remang karena lampu sebagian padam azizah mengecek apa yang jatuh tadi.


Berjalan mengendap-endap, melihat ke arah manapun. Azizah tak lupa membawa sapu untuk memukul seandainya maling yang masuk rumahnya dan membawa bubuk cabe.


"SIAPA!" Azizah berteriak dan terus mencari melihat di sekeliling jendela rumah"


Gak ada siapapun, apa kucing ya(batin Azizah)


PIYOR


Lantas semua orang terbangun, ibu dan ayah Azizah melihat Azizah yang membawa sapu.


"Sayang kamu malam-malam begini ngapain bawa sapu seperti itu dan lagi di tangan kamu bubuk cabe buat apa?"


"Bu sepertinya ada seseorang yang masuk rumah kita"


"Ayah cek dulu, hidupkan semua saklar lampu Za"


"Iya yah"


"Randy!" Kompak berseru


Randy terbaring dengan tepung di kepala, gelas pecah berserakan.


"Aduh tolong Randy, kaki Randy keseleo" merintih.


"Kamu ngapain malam-malam masuk jendela hah! Jangan bilang kamu habis kelayapan Randy!" Pak timur marah.


"Maaf paman, Randy tadi ketakutan di rumah sendirian dan paman sekeluarga dari habis magrib belum pulang"


"Randy, kamu serius bilang itu, kak Azizah dari pukul 17,30 sudah pulang Lo dan tidur di sofa sampai pukul 20,30an jangan bohong"


Randy ketakutan dan pamannya sudah siap menghukumnya.


"Gak usah alasan, paman punya cctv dirumah apa perlu paman melihat cctv kamu keluar jam berapa!" Garang.


"Maaf paman, Randy gak bohong lagi" menangis.


"Push up ayo! Lakukan 25kali lalu masuk kamar bersih-bersih dan jangan lupa solat!" Gertak pak timur kepada Randy.


"1,2,3,4,5,6,7..,8.....,9......10 huft 11,12,13 hah..hah..14.....15..hah" Randy lemas dan tengkurap.


"Dasar tengil, mau jadi apa kamu kalau kayak gini"


"Yah sudah, biarkan dia istirahat dan biarkan dia memikirkan kesalahannya. Besok kita pulangkan saja kepada kedua orang tuanya karena kita mungkin salah mendidiknya"

__ADS_1


Ibu Azizah menangis dan pergi dari dapur, Randy menangis mengejar ibu Azizah karena takut dan tidak mau di pulangkan.


"Bi.. bibik, maafin Randy Bik jangan kirim Randy pulang Bik, Randy selesaikan hukuman dan Rendy bersedia melakukan apapun asalkan Randy gak kembali ke Semarang bik" meringkuh pasrah di depan pintu kamar pak timur.


"Ayah sudah jangan hukum Randy lagi, ibu jadi sedih yah lebih baik biarkan Randy memikirkan kesalahannya, ayah kembali saja istirahat biar Azizah yang bicara sama Randy"


Pak timur lantas mengabaikan Randy dan Azizah membantu Randy ke kamarnya.


Klek


Masuk ke kamar dan azizah menunggu Randy selesai mandi dan solat.


"Sudah selesai solat dan berdoanya?"


"Iya kak" tertunduk lesu.


"Maafin sikap ayah dan ibu kakak ya, kamu tau kak Ais?"


"Iya pernah dengar kak"


"Kak Ais pernah dititipkan di Semarang oleh ibu dan ayah saat mereka tinggal di Papua yang saat itu kondisi di Papua sedang genting dan terpaksa memulangkan kak Ais untuk di rawat di Semarang sampai SMP terus waktu SMA di bawa ke Jakarta karena ayah kakak sudah di tugaskan di sini, tapi kak Ais membangkang pergi dari rumah karena kehadiran kak Azizah yang waktu itu umur 11 th, orang tua kakak sedih karena mengingat didikannya salah dan jadilah kak Ais seperti sekarang, Randy mau paman dan bibi, di salahkan atau ini semua karena orang tua Randy tidak perduli?"


"Enggak kak"


"Baiklah sekarang tidur ya, besok minta maaf dan jangan lupa untuk menjadi anak baik,malam Randy"


Azizah lantas keluar dari kamar Randy dan kembali ke kamarnya untuk beristirahat.


Malam semakin larut, Azizah bangun pukul 03,30 melaksanakan shalat tahajud beserta menunggu azan subuh, dan berkumandang pukul 04,15.


Gruk gruk


Pesan masuk:


Za, aku tunggu di depan rumah kamu sekarang


Masyaalloh kamu di depan rumah sepagi ini?


Iya kalau sudah selesai solat cepat keluar


Tunggu dulu aku mau solat subuh.


Azizah menyelesaikan solat subuh, pukul 04,45 Azizah keluar kamar dan mendapati ayahnya sedang duduk di sofa ruang keluarga membaca Alquran.


"Asalamualaikum ayah" memeluk.


"Waalaikum salam anak ayah, kamu mau bantu ibu masak? Tuh si tengil bantuin ibu"


"Ayah jangan gitu dong sama Randy, Hem..yah, Azizah boleh gak olahraga ke taman kota?" Senyum maksa.


"Boleh.. tapi ini masih terlalu pagi sayang, ayah belum makan tunggu ayah selesai makan terus kita berangkat, kita olahraga bareng"


Bagaimana ini, ayah pasti jawabannya kayak gini(batin Azizah)


"Di luar ada Rani yah" gerogi.


"Loo terus kok gak di suruh masuk, ini masih gelap Lo ayo cepat suruh masuk"

__ADS_1


Azizah lantas berlari ke luar rumah dan membuka gerbang segera.


__ADS_2