Baby William

Baby William
Bab 2


__ADS_3

Lyodra memeluk sahabat nya itu dengan erat dan tetesan air matanya yang tidak berhenti, Mikha membalas peluk kan Lyodra seolah memberi kekuatan.


*****


Hari ini adalah hari libur untuk William. William dan Lyodra bisa menghabiskan waktu bersama seharian di tambah lagi dia tidak ke cafe untuk hari ini karena sengaja untuk menjaga dan menemani William. Karena Lyodra ingin menjadi teman, sahabat, ibu sekaligus ayah bagi William.


Lyodra dan William sedang berada di ruang tamu, Lyodra menemani William yang sedang belajar dan mengerjakan PR nya. Lyodra hanya menatap William dengan sendu dia tidak tega melihat anak tersayang nya seperti ini.


"Mommy... William ateng (ganteng)yah soalnya Mommy iatin William telus" ujar William dengan pedenya


"Kamu sangat mirip dengan ayahmu sayang. Mulai dari wajah sifat manja dan tingkat pedenya kamu nak". Batin Lyodra


" Mommy kenapa bengong?" tanya William


"Tidak sayang mommy tidak kenapa-nana" jawab Lyodra


"Mengerjakan PR nya sudah selesai sayang?" tanya Lyodra


"elum mommy ikit agi"


"Yauda kamu lanjutin dulu yah mengerjakan PR nya sayang. Mommy akan masak dulu di dapur" ujar Lyodra sambil mengelus rambut putra tersayangnya itu. "Oke mommy"


Disaat Lyodra sedang memasak di dapur dia mendengar seorang anak perempuan yang tidak asing lagi bagi nya, yah itu adalah Citra.


"Hay aunty Lyodra" ujar Citra


"Hey sayang sejak kapan kamu manggil tante dengan sebutan Aunty. hmm?" tanya Lyodra sambil tersenyum manis kearah Citra


"Sejak sekarang aunty biar keliatan keren gitu. Heheh" ujar Citra


"Hahah terserah kamu saja sayang. Kamu kesini dengan siapa? mama Mikha mana?" tanya Lyodra


Citra menjawab dengan manyun. "Citra sendiri tante tadi mama nganter Citra sampai gerbang doang terus mama pergi lagi ke kantor katanya ada meeting mendadak jadi Mama nitipin Citra disini deh jadinya".


" Owh ya sudah jangan manyun gitu dong ntar ga cantik lagi lho" ujar Lyodra


" Iya aunty Citra ga manyun lagi. Sekarang Citra senyum"


"Kamu sudah makan belum?" tnya Lyodra

__ADS_1


"Belum aunty"


"Yauda kamu tunggu di ruang tamu dulu yah sama William biar aunty siapin dulu" ujar Lyodra


"Oke aunty"


Akhirnya Citra masuk ke ruang tamu dimana William sedang mengerjakan tugas rumahanya. Citra hanya memandang William terus tanpa menoleh kemana pun. William yang menyadari dirinya diliatin terus akhirnya bicara.


"Kamu kenapa iatin aku ke gitu?" ujar William


"Iya abis kamu ganteng kalo lagi belajar serius kek gini hehe" ujar Citra


"Emang aku ateng. Kamunya aja yang balu nyadal" dengan pedenya William


"Ih kamu kegeeran" ujar Citra


Lyodra hendak menemui William dan Citra untuk makan siang, dia tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka Lyodra terkekeh mendengarnya.


"Ayo makan dulu keburu nanti dingin makannya" ajak Lyodra. "Iya mommy. iya aunty" bersamaan.


Setelah makan Lyodra sedang menonton TV sedangkan, William dan Citra sedang bermain bersama dalam pengawasan Lyodra. Dan tiba-tiba William menghampirinya


"Iya sayang ada apa. hmm?" ujar Lyodra


"Mommy adi ata Citla aku ateng mommy. Emang iya ya?" tanya William dengan polos


"Iya sayang kamu ganteng sekali hingga Citra aja kalah" ujar Lyodra dengan nada tertawanya. Mendengar dia disamakan oleh Citra William tidak Terima. "Mommy kok nyamain aku sama Citla sih, kan Citla cewek mommy". Lyodra sangat gemas dengan tingkat putra nya saat ini. " Iya iya kamu ganteng deh gaada duanya pokoknya" ujar Lyodra sambil mencium kedua pipi William yang gembul.


"Telus kalo William ama daddy atengan mana?" ujar William


Deggg,,,


Lyodra terdiam.. Dia tidak tahu harus menjawabnya seperti apa. Kata "Daddy" yang mendadak terucap dari mulut William. Disaat William selalu menanyakan tentang Daddy nya ntah kenapa Lyodra selalu kaku ketika William menanyakan tentang daddy nya.


"Mommy... Ihhh ko iem aja cih. Kan William agi nanny ama mommy" ujar William


Ntah dia harus jawab. "Ganteng Anak mommy lah sayang" sambil mencium pucuk pala William. Hanya itu aja yang terlontar dari mulutnya untuk menjawab pertanyaan William itu.


"Sekarang masih mau lanjut main apa mau bobo sayang?" tanya Lyodra

__ADS_1


"William mau bobo aja mommy" ujar William


Lyodra sudah menidurkan William dan Citra dikamarnya. Lyodra tersenyum melihat William tidur dengan begitu nyenyak nya. Lyodra sangat beruntung bisa memiliki putra seperti William dia seperti seorang ibu yang sangat beruntung memiliki William di sampingnya.


Sore hari William dan Citra sudah mandi dan bermain bersama sambil menunggu Mikha akan menjemput Citra. Mendengar suara mobil berhenti tepat di depan rumahnya membuat Citra berteriak ria karena dia tahu itu mobil ibunya


"Mama" teriak ria Citra


"Anak mama. Kamu tidak nakal kan ga nyusahin aunty Li" ujar Mikha


"Nggak mommy, Citra nurut kok" ujar Citra sambil tersenyum manis ke ibunya


"Eh lu udah pulang Mik?" tanya Lyodra


"Iya nih gila cape banget" ujar Mikha. Mikha memang sangat cape ditambah lagi kedatangan Rio yang selalu menanyakan keberadaan Lyodra sekarang.


"Eh gue tadi ketemu Rio pas rapat tadi, pas pulang dia nanyain lu mulu, udah cape otak buat berpikir tentang perusahaan sekarang cape telinga gue denger Rio nanya tentang lu mulu" ujar Mikha


"Maaf yah gara-gara gue lu jadi dihantu-hantui oleh Rio" ujar Lyodra yang merasa bersalah telah membuat Mikha terus ganggu oleh Rio


"Eh udah gapapa santai aja kan gue Sahabat lo yang baik hati dan tidak sombong" ujar Mikha dan disungguki tawa kecil oleh mereka berdua.


Hari semakin sore dan tidak terasa sudah pukul delapan malam.


"Sayang ayo pulang sudah malam kasian ade dirumah ntar papa juga nyariin lagi" ujar Mikha. "Iya ma. Ayo pulang" ujar Citra


"Hmm Li gue pulang dulu yah makasih buat hari ini udah mau jagain Citra, maaf tadi gue juga ga sempat mampir dulu pas nganter Citra" ujar Mikha dengan tidak enak hati


"Iya gapapa santai aja. Citra udah gue anggap anak sendiri kok jadi gausah ga enak hati gitu


kan kita sahabat" ujar Lyodra


"Iya makasih sekali lagi Gue pamit pulang dulu yah" ujar Mikha. "Dadah aunty dadah William" ujar Citra dan melambaikan tangannya dan di lambai balikan oleh Lyodra dan William


"Sudah malam sayang ayo masuk istirahat besok kan harus sekolah ntar sakit lagi" ujar Lyodra. "Iya mommy ayo Tapi kali ini William mau minum susu yah mommy" ujar William


"Iya sayang. Sekarang kamu ke kamar ya ntar mommy bawain susunya ke kamar" ujar Lyodra. "Iya mommy" ujar William dan melangkah ke kamarnya


"astaga susunya sudah mau habis mau beli tetapi uang sudah menipis dan belum lagi bayar gedung cafe" ujar Lyodra.

__ADS_1


Tetapi Lyodra tidak ingin menujukkan wajah sedihnya ke William dia selalu menujukkan sikap menujukkan. Apapun untuk William Lyodra akan lakukan agar anaknya itu selalu bahagia bersamanya.


__ADS_2