Baby William

Baby William
Bab 3


__ADS_3

Tetapi Lyodra tidak ingin menujukkan wajah sedihnya ke William dia selalu menujukkan sikap menujukkan. Apapun untuk William Lyodra akan lakukan agar anaknya itu selalu bahagia bersamanya.


*****


Lyodra berjanji kepada William bahwa Dia akan mengajak William ke Jakarta bersama Doni.


"Mommy apa uncle Doni ndak ke cini" tanya William


"Kesini sayang, cuman tidak tahu kapan mungkin uncle Doni sedang sibuk sekarang" ujar Lyodra dan William hanya memanyunkan bibirnya kedepan yang membuat Lyodra gemas kepada William saat ini.


William memanyunkan bibirnya kedepan karena ia sudah tidak sabar untuk ke Jakarta bersama Lyodra dan Doni. Bahkan William bangun pagi hanya untuk menyambut kedatangan Doni hari ini tetapi sayang Doni tidak jadi datang karena ada pekerjaan mendadak yang membuat William kecewa.


"Mommy. epon uncle Doni Mommy, anya apan uncle akan atang" ujar William


Lyodra hanya bisa menghela nafasnya karena setiap harinya hanya menanyakan tentang Doni yang kapan ke sini dan mengajaknya jalan-jalan ke Jakarta.


"Sabar yah sayang mommy lagi membantu mba Emy" ujar Lyodra


"Mommy...." ujar William sambil cemberut


"Apa sayang kamu ingin membantu mommy me lap meja ini?" goda Lyodra sambil mengangkat sebelah alisnya


William pun semakin cemberut dan kesal kepada Lyodra yang berusaha menggodanya di saat waktu yang tidak tepat.


"Mommy, cekalang mommy cudah celecaikan membantu mba Emy. Cekalang mommy epon uncle Doni yah" ujar William dengan tatapan memohonnya.


"Sayang, cafe nya lagi rame mommy tidak bisa meninggalkan mba Emy bekerja sendiri disini. Lebih baik kamu main dulu yah sama Citra di sana?" ujar Lyodra


"citla agi bobo ciang mommy. Kalo William ganggu Citla, Citla bisa malah cama William anti" ujar William


"Yasudah kamu duduk di ujung sana yah sambil main robot-robotan kamu" ujar Lyodra


"Baiklah mommy. Jangan lama yah" ujar William. "Iya sayang" ujar Lyodra sambil mencium kedua pipi tembem milik William. William dengan muka cemberut nya pun pergi ke meja ujung yang kosong untuk bermain robot-robotan dan menunggu Lyodra selesai.


******


Sekarang William sedang asik bermain robot-robotan nya di meja ujung cafe milik Lyodra. Saat tengah asik dengan mainannya, William mendengar suara langkah sepatu, yaitu milik Mikha teman Lyodra. Mikha mampir ke cafe Lyodra untuk menjemput Citra yang dititipkan pada Lyodra.


"Hay aunty" sapa William


"Hai sayang. Sedang apa kamu disini?


" Aku unggu mommy aunty" ujar William


"Owh kamu tidak bosan sayang bermain sendiri disini?" ujar Mikha. Mikha kasian melihat William bermain sendiri disini Mikha tahu pasti William kesepian sekarang.


"Bocan aunty. Tapi kata mommy William tidak boleh ke mana-mana, nanti Mommy khawatir sama William" ujar William dengan polosnya yang membuat Mikha sangat gemas bahkan sampai ingin menggigit pipi tembem William


"Gimana sih Lyodra sama Rio bikin anak gemes dan seganteng ini. Gue juga pengen punya anak selucu William. Ntar ah gue minta resep nya siapa tahu nular dan berhasil. Hehehe" Batinn Mikha.


"Aunty..."


"Aunty Mikha. Aunty enapa bengong?Aunty atit?" ujar William


"Tidak sayang. Aunty gemes sama kamu. Rasanya aunty pengen gigit pipi kamu yang tembeb itu deh rasanya" ujar Mikha


"Jangan aunty. Nanti sakit pipi William" ujar William

__ADS_1


"Hahah sayang aunty cuman bercanda" ujar Mikha


"Aunty ingin kemana cama citla?" tanya William


"Aunty ingin ke supermarket pengen beli perlengkapan dapur rumah aunty" ujar Mikha


"Kamu ingin ikut sayang?" sambung Mikha


"Ingin Aunty. Tapi.... " ujar William sambil melihat Lyodra di sebrang sana. Mikha yang tahu William ingin berkata apa langsung berkata. "Tenang sayang kamu kan pergi nya bersama Aunty dan Aunty akan izin dulu sama mommy kamu biar mommy kamu tidak khawatir nanti" ujar Mikha.


"Yeayyy. maaci aunty" ujar William sambil bersemangat dan senang mendengarnya


"Yasudah ayo kita ke mommy Lyodra untuk izin" ujar Mikha. "Oke aunty. Letgo" ujar William dengan antusiasnya


Setelah mendapatkan izin dari Lyodra, Mikha membawa William dan Citra ke salah satu supermarket termewah yang tidak jauh dari cafe milik Lyodra.


*****


Supermarket


Setelah sampai di supermarket, Mikha mengambil troli belanjaan dan menaikkan William dan Citra di troli belanjaan.


"Ma, Citra ingin pudding buah itu yah. Boleh yah ma" ujar Citra


"Tentu saja nak" ujar Mikha.


"Nih pudding buah nya". sambungnya



{Jangan tergoda yah guys}


"Hahah iya sayang tentu saja. Kamu ingin mana?" tanya Mikha


"Aku bingung yang itu aunty" tunjuk William


"Baiklah sayang. Aunty ambil dulu yah bentar" ujar Mikha


"Nah ini salad buahnya. Yuk sudah belanjanya kita pulang yah. Sudah malam nanti dicariin mommy Lyodra lagi". ujar Mikha


" Baiklah Aunty".ujar William



{jadi pengen author. Heheh}


"Tunggu sini yah aunty bayar dulu" ujar Mikha


"Iya ma. oke aunty" ujar Citra dan William



"Hahha astaga kamu ucu cekali cih kek gitu" ujar William sambil tertawa


"Apa sih kamu. Gitu aja ketawa" ujar Citra


"Liat nih aku poto yah, pati kamu ketawa uga ngeliat nya" ujar William

__ADS_1


"Lihat kamu lucu banget kan nyender gitu ke pintu" ujar William


"Hahahaha. lucu" akhirnya Citra dan William pun tertawa terbahak-bahak.


Melihat William dan Citra tertawa seperti itu membuat Mikha sangat bahagia dan hangat bisa melihat anak-anak tersayang nya begitu bahagia.


"Semoga kamu akan mendapatkan kebahagian yang lengkap yah Wil. Aunty akan selalu mendoakan kebahagian kamu dan mommy selalu". Batin Mikha.


" Apa yang kalian tertawakan? Sepertinya lucu sekali ". ujar Mikha


" Liaat aunty, Citla ucu cekali dicini." ujar William sambil memberi foto yang ada di handphone nya.


"Hahah kalian ada ada aja. Ayo kita pulang aunty sudah selesai membayarnya" ujar Mikha


"Okeh aunty letgo" ujar William


Setelah bayar Mikha, William, dan Citra pun bergegas menuju cafe Lyodra. Dia takut Lyodra khawatir jika pulang terlalu malam, apalagi William tidak boleh kecapean karena memiliki penyakit asma.


Sepuluh menit dalam perjalanan akhirnya mereka sampai di cafe Lyodra. Terlihat Lyodra sedang duduk santai di dalam, sambil menunggu William datang.


*Kringgg*..{Suara bel}


"Mommyyy" teriak William sambil berlari kecil


"Jangan lari-lari sayang ntar jatuh, abis itu sakit kamu kambuh". ujar Lyodra


" Maaf mommy" ujar William dengan tatapan tersedu


Lyodra yang melihat William seperti ingin menangis membuat Lyodra bersalah dia tidak ingin membuat William bersedih. "Ga papa sayang. Jangan diulangi oke?" ujar Lyodra sambil tersenyum kearah William. dan di angguki oleh William.


"Maaf yah Mikha aku jadi ngerepotin kamu gini jadinya" ujar Lyodra merasa tidak enak pada sahabat nya itu


"Ngomong apa sih. Mana ada sama sahabat ada kata merepotkan. Selama aku bisa membantunya kenapa tidak?" ujar Mikha


"Makasih yah, kamu selalu ada buat aku mulai dari keadaan terburuk sekalipun. aku gatau lagi kalo aku ga ketemu kamu di rumah sakit waktu itu, mungkin hidup aku udah jadi gelandangan" ujar Lyodra


"Husttt. Ga boleh ngomong itu, setiap kejadian buruk tidak akan selalu Sad Ending, Kok bahkan ada yang Happy Ending. Berdoa selalu biar Tuhan memberikan kebahagian untuk kalian" ujar Mikha


"makasih banget Mikha" ujar Lyodra sambil memeluk sahabat tersayang nya itu.


"Sudah ga usah sedih lagi. Sekarang kamu punya William di samping kamu dia sangat membutuhkan kamu disisi Nya. Jangan sampai William tidak merasakan kasih sayang dari kamu Ly. Kamu harus kuat jika tidak untuk dirimu, tapi demi anakmu itu" ujar Mikha.


. "Iya Mikh. Bahkan aku sempat ingin menyerah dan memberikan William di panti asuhan. Tapi aku mikir ulang, aku sudah berjuang untuk melahirkan nya, dari sisi ke ibuan aku keluar aku gamau jauh dari anak ku. Dan pada akhirnya kita dipertemukan lagi hingga saat ini" ujar Lyodra sambil terisak mengingat bagaimana kehidupannya yang telah hancur oleh seorang pria yang tidak bertanggungjawab.


"Sudah lupakan lah masa lalu, jadikanlah masa lalu mu menjadi pelajaran yang berharga untuk masa depanmu. Ingat masa depanmu dan masa depan William masih panjang jangan hancur masa depan William dengan menyerah, percayalah Tuhan punya rencana yang terindah untuk kalian nanti didalam percobaan ini ly" ujar Mikha


"Makasih Ly sekarang aku udah enakan melepas semua unek-unek aku yang selalu menyantol diotak aku akhir-akhir ini" ujar Lyodra


"Sudah ayo kita pulang sudah larut malam ini nggk baik untuk anak-anak" ujar Mikha. "Iyaa makasih Mikh" ujar Lyodra


Lyodra, Mikha, William dan Citra pun melangkahkan kakinya keluar dari cafe tersebut dan masuk ke mobil Mikha. Mikha akan mengantarkan Lyodra dan William terlebih dahulu karena sudah larut malam tidak ada bis lagi dan tidak baik untuk Lyodra dan William sendiri.


Ini gambar cafe Lyodra yah



{Dari luar cafe Lyodra}

__ADS_1



{ini visual gambar cafe dari dalam}


__ADS_2