
kak sulis yg melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah empat sore segera bersiap siap untuk menjemput zizi biar sampai rumah nanti tidak kemalaman.
cie cie yang mau menjemput calon bini " azura adik sulis
kalau mau ikut kakak buruan sana mandi dulu " kak sulis tersenyum
beneran boleh ikut kak , pasti kalau ikut nanti rara hanya jadi obat nyamuk untuk kalian berdua " azura yang biasa di panggil rara
kakak janji tidak bakalan buat kamu jadi obat nyamuk " kak sulis
buruan sana kalau mau ikut kakak dek " mama Rima menimpali
kalau tidak cepat kakak berangkat sekarang ya dek " kak sulis mengoda adiknya
jangan di tinggal kak , Rara sudah mandi kok tinggal merapikan penampilan saja sebentar " azura segera masuk kamar
nanti kalau bawa mobil hati hati ya kak , apa lagi adik kamu ikut menjemput " Bu Rima menasehati
ya ma kakak bakalan berhati hati kok , apalagi nanti ada zizi juga " kak sulis
ayo kak sekarang rara sudah siap " azura semangat
kami berangkat dulu ya ma " kak sulis dan azura kompak
*****
zizi sudah selesai bersiap untuk pergi ke rumah calon mertuanya dan zizi ke sana tidak dengan tangan kosong . dia membawa beberapa makanan yang sudah di siapkan Bu wati sejak tadi yang mereka buat berdua.
__ADS_1
tidak sampai lima belas menit setelah selesai bersiap mobil kak sulis sudah sampai di depan rumah makan.
Bu zizi berangkat dulu ya " zizi
hati hati nak dan titip salam untuk orang tua sulis " Bu wati
insya Allah nanti zizi sampaikan Bu , ya sudah zizi berangkat sekarang Bu " zizi
zizi segera keluar menuju mobil kak sulis yang sudah terparkir di depan rumah makan dan zizi segera masuk lewat pintu belakang .
dek kamu duduk di bangku belakang saja ya , biar kak zizi duduk di depan " kak sulis membujuk azura
tidak mau kak , kalau kak zizi duduk sini nanti rara jadi obat nyamuk " azura cemberut
aku duduk di sini saja kak , azura biar duduk di situ saja tidak papa kok " zizi
kakak emang yang terbaik" azura memuji zizi
kak sulis segera menjalankan mobilnya, sejak tadi diantara mereka bertiga azura yang mendominasi percakapan selama di mobil .
orang tua kak sulis sudah menunggu mereka di ruang tamu sambil membahas tentang acara pernikahan zizi dan kak sulis. waktu Maghrib mereka bertiga sampai juga di rumah dan mereka semua segera menjalankan kewajiban sebagai umat muslim berjamaah.
gimana kabarnya sayang sehat kan " mama Rima halus
Alhamdulillah sehat ma , sekeluarga juga sehat semua kan ma " zizi tersenyum
Alhamdulillah kita semua juga sehat " mama Rima
ya sudah ayo kita makan malam dulu baru mengobrol lagi " papa Widodo
mereka semua segera menuju ke ruang makan dan posisi duduk zizi berdampingan dengan kak sulis . kak sulis sejak tadi tersenyum manis kepada calon istrinya dan itu semua membuat zizi jadi malu sendiri.
kakak kenapa lihatin zizi terus sih , kan zizi rasanya jadi malu " pipi zizi bersemu merah
__ADS_1
kakak itu terlalu bahagia karena kak zizi sudah mau main ke sini kak " azura yang menimpali
o ya kak tadi makanan yang zizi bawa masih di dalam mobil " zizi yang baru teringat
makanannya tadi sudah mama bawa masuk sayang " kak sulis tersenyum
itu lagi di panaskan mama kak " azura
setelah semua sudah duduk di tempat masing-masing mereka segera mulai makan malam dan setelah selesai mereka segera bersantai di ruang keluarga.
sebelumnya zizi minta maaf untuk semuanya terutama kak sulis " zizi
emang kenapa sayang kok sampai minta maaf segala " kak sulis
zizi punya rencana untuk membebaskan tersangka yang menabrak zizi waktu itu boleh tidak " zizi
kalau emang itu keputusan kamu kami hanya bisa mendukung sayang mana baiknya " papa Widodo
benar apa yang di bilang papa barusan sayang " mama Rima
emang kamu kenapa yank , kok tiba tiba ingin membebaskan dia " kak sulis
zizi sudah memikirkan ini semua sudah lama kak , tapi zizi baru berani ngomong sekarang . zizi kasihan dia waktu masa remajanya di habiskan di dalam penjara kak dan zizi fikir tidak ada salahnya kita memberikan kesempatan dia untuk segera di bebaskan " zizi
mama setuju dengan pemikiran kamu sayang " mama Rima
kakak emang yang terbaik deh , rara sudah tidak sabar tinggal bersama kakak " azura berseru
kalau emang itu keputusan kamu kakak hanya bisa mendukung sayang dan besok kita ke kantor polisi untuk membebaskan dia " kak sulis
semoga itu semua keputusan yang tepat untuk kita semua ya dan dia selama di sana sudah bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi " papa Widodo
__ADS_1
mereka semua mengaminkan dan mereka mengobrol sambil bercanda dengan azura yang paling heboh sendiri.