BAGAIKAN ANAK TIRI

BAGAIKAN ANAK TIRI
Eps . 49


__ADS_3

kak sulis yg melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah empat sore segera bersiap siap untuk menjemput zizi biar sampai rumah nanti tidak kemalaman.



cie cie yang mau menjemput calon bini " azura adik sulis



kalau mau ikut kakak buruan sana mandi dulu " kak sulis tersenyum


beneran boleh ikut kak , pasti kalau ikut nanti rara hanya jadi obat nyamuk untuk kalian berdua " azura yang biasa di panggil rara


kakak janji tidak bakalan buat kamu jadi obat nyamuk " kak sulis


buruan sana kalau mau ikut kakak dek " mama Rima menimpali



kalau tidak cepat kakak berangkat sekarang ya dek " kak sulis mengoda adiknya



jangan di tinggal kak , Rara sudah mandi kok tinggal merapikan penampilan saja sebentar " azura segera masuk kamar



nanti kalau bawa mobil hati hati ya kak , apa lagi adik kamu ikut menjemput " Bu Rima menasehati



ya ma kakak bakalan berhati hati kok , apalagi nanti ada zizi juga " kak sulis


ayo kak sekarang rara sudah siap " azura semangat


kami berangkat dulu ya ma " kak sulis dan azura kompak


*****


zizi sudah selesai bersiap untuk pergi ke rumah calon mertuanya dan zizi ke sana tidak dengan tangan kosong . dia membawa beberapa makanan yang sudah di siapkan Bu wati sejak tadi yang mereka buat berdua.


__ADS_1


tidak sampai lima belas menit setelah selesai bersiap mobil kak sulis sudah sampai di depan rumah makan.



Bu zizi berangkat dulu ya " zizi


hati hati nak dan titip salam untuk orang tua sulis " Bu wati


insya Allah nanti zizi sampaikan Bu , ya sudah zizi berangkat sekarang Bu " zizi


zizi segera keluar menuju mobil kak sulis yang sudah terparkir di depan rumah makan dan zizi segera masuk lewat pintu belakang .


dek kamu duduk di bangku belakang saja ya , biar kak zizi duduk di depan " kak sulis membujuk azura



tidak mau kak , kalau kak zizi duduk sini nanti rara jadi obat nyamuk " azura cemberut


aku duduk di sini saja kak , azura biar duduk di situ saja tidak papa kok " zizi


kakak emang yang terbaik" azura memuji zizi


kak sulis segera menjalankan mobilnya, sejak tadi diantara mereka bertiga azura yang mendominasi percakapan selama di mobil .


orang tua kak sulis sudah menunggu mereka di ruang tamu sambil membahas tentang acara pernikahan zizi dan kak sulis. waktu Maghrib mereka bertiga sampai juga di rumah dan mereka semua segera menjalankan kewajiban sebagai umat muslim berjamaah.



gimana kabarnya sayang sehat kan " mama Rima halus


Alhamdulillah sehat ma , sekeluarga juga sehat semua kan ma " zizi tersenyum


Alhamdulillah kita semua juga sehat " mama Rima



ya sudah ayo kita makan malam dulu baru mengobrol lagi " papa Widodo


mereka semua segera menuju ke ruang makan dan posisi duduk zizi berdampingan dengan kak sulis . kak sulis sejak tadi tersenyum manis kepada calon istrinya dan itu semua membuat zizi jadi malu sendiri.


kakak kenapa lihatin zizi terus sih , kan zizi rasanya jadi malu " pipi zizi bersemu merah

__ADS_1



kakak itu terlalu bahagia karena kak zizi sudah mau main ke sini kak " azura yang menimpali



o ya kak tadi makanan yang zizi bawa masih di dalam mobil " zizi yang baru teringat



makanannya tadi sudah mama bawa masuk sayang " kak sulis tersenyum


itu lagi di panaskan mama kak " azura


setelah semua sudah duduk di tempat masing-masing mereka segera mulai makan malam dan setelah selesai mereka segera bersantai di ruang keluarga.


sebelumnya zizi minta maaf untuk semuanya terutama kak sulis " zizi


emang kenapa sayang kok sampai minta maaf segala " kak sulis


zizi punya rencana untuk membebaskan tersangka yang menabrak zizi waktu itu boleh tidak " zizi


kalau emang itu keputusan kamu kami hanya bisa mendukung sayang mana baiknya " papa Widodo


benar apa yang di bilang papa barusan sayang " mama Rima


emang kamu kenapa yank , kok tiba tiba ingin membebaskan dia " kak sulis


zizi sudah memikirkan ini semua sudah lama kak , tapi zizi baru berani ngomong sekarang . zizi kasihan dia waktu masa remajanya di habiskan di dalam penjara kak dan zizi fikir tidak ada salahnya kita memberikan kesempatan dia untuk segera di bebaskan " zizi



mama setuju dengan pemikiran kamu sayang " mama Rima


kakak emang yang terbaik deh , rara sudah tidak sabar tinggal bersama kakak " azura berseru


kalau emang itu keputusan kamu kakak hanya bisa mendukung sayang dan besok kita ke kantor polisi untuk membebaskan dia " kak sulis



semoga itu semua keputusan yang tepat untuk kita semua ya dan dia selama di sana sudah bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi " papa Widodo

__ADS_1


mereka semua mengaminkan dan mereka mengobrol sambil bercanda dengan azura yang paling heboh sendiri.


__ADS_2