
Hari ini adalah hari pernikahan kak Ani dan kak Rasya , acara akad nikahnya di lakukan di rumah kak Ani dan resepsi di gelar di sebuah gedung yang sudah biasa untuk sebuah acara.
kak Ani cantik banget sumpah " zizi
benar apa yang di bilang zizi Ani cantik banget dan tadi kakak sampai tidak percaya kalau ini beneran kamu an " saudara yg lainnya
aku rasanya gugup banget kak " kak Ani
coba kamu tarik nafas dan keluarkan pelan-pelan supaya bisa lebih tenang " sisil teman kak Ani
kak Ani segera melakukan saran dari sisil dan tidak lama Bu Yani masuk ke tempat rias kalau calon pengantin prianya sudah sampai .
mbak ini yang merias sudah selesai kan " Bu Yani
sudah Bu ini tinggal menunggu waktu keluar setelah akad selesai " mbak perias
ya sudah kalau begitu nanti segera keluar setelah kata sah , itu calon pengantin prianya sudah siap di depan pak penghulu " Bu Yani
kamu tidak usah gugup gitu an " Fitri usil
wajar saja kalau mbak nya gugup itu sudah hal biasa untuk calon pengantin " mbak perias
sudah diam dengerin Rasya mengucapkan ijab Kabulnya " sisil
__ADS_1
setelah beberapa saat mendengar kata sah mereka segera mengiring kak Ani keluar menuju tempat akad dan semua yang hadir begitu mengagumi kecantikan kak Ani pagi ini terutama kak Rasya sampai tidak berkedip.
pandang-pandanganya di teruskan nanti setelah proses selesai ya mas " pak penghulu bercanda
semua yang hadir tertawa mendengar candaan pak penghulu dan mereka segera di suruh tanda tangan di buku nikah dan beberapa berkas lainnya.
sekarang kedua mempelai berdiri di pelaminan minimalis modern untuk menerima ucapan selamat dari beberapa tamu yang hadir .
selamat kak semoga menjadi keluarga yang sakinah mawadah warohmah " zizi di ikuti kak sulis
Aamiin terima kasih dek " kak Ani dan kak Rasya kompak
selamat menempuh hidup baru bro " kak sulis memeluk kak Rasya
terima kasih bro dan tidak akan lama lagi geliran kamu bro " kak Rasya
sayang seumpama pernikahan kita di percepat gimana " kak sulis nyengir yg duduk di samping zizi
kok tiba-tiba kakak berubah pikiran " zizi pelan
kakak sudah tidak sabar ingin seperti mereka berdua yank " kak sulis tersenyum
__ADS_1
zizi nurut saja kak , coba nanti kalau pas kumpul semua kak bilang ke ibu dan yang lainnya kak " zizi ngasih saran
beneran yank kamu tidak bercanda kan " kak sulis semangat
beneran kak kalau itu yang lebih baik untuk hubungan kita " zizi tersenyum
saking senangnya kak sulis mencium pipinya zizi dan mendapatkan sorakan dari yang lainnya.
yang nikah siapa yang umbar kemesraan siapa " dari salah satu tamu undangan
kak sulis zizi kan jadi malu " zizi cemberut
biarkan yang lain mau ngomong apa yang penting kakak bahagia " kak sulis cuek
mama Rima yang melihat kejadian tadi segera menghampiri putranya dan segera menjewer telinga kak sulis.
kamu itu ya kak tidak tahu malu " mama Rima sok galak
ampun ma sakit telinga kakak " kak sulis mengaduh
salah siapa belum sah sudah main nyosor aja " mama Rima
__ADS_1
zizi yang mendengar barusan langsung menunduk dan zizi segera izin ke belakang.