
Nanti kalau waktu jam kerja sudah selesai kak sulis diajak Pak Leo untuk mengobrol santai di kafe sebrang jalan . katanya Pak Leo mau tanya sesuatu hal yang tidak berkaitan dengan pekerjaan.
karena serius mengerjakan tugasnya kak sulis tidak sadar bahwa sudah waktunya pulang kerja kalau tidak di ingatkan rekan kerjanya.
sul kita pulang duluan ya , soalnya kerjaan kita sudah kelar " rekan kerjanya
ya kak sebentar lagi saya nyusul " kak sulis tersenyum
ternyata sudah waktunya pulang , ya Allah tadi Pak Leo minta di temani dia kafe sebrang semoga saja beliau belum di sana " monolog kak sulis
kak sulis segera keluar dari tempatnya bekerja , dia merasa tidak enak kalau pak leo yang datang duluan.
******
orang tua Jessica sampai di pondok pesantren segera mencari putrinya untuk berpamitan dengan pak kyai dan Bu nyai serta para guru yang lainnya.
setelah beberapa saat mereka segera pamit pulang dan membantu membawa beberapa barang Jessica ke dalam mobil.
orang tua Jessica juga berterima kasih ke beberapa santriwati karena mereka sudah mau berteman dengan anaknya dan membantu Jessica selama ini di pesantren.
kak sebelum pulang ingin mampir ke suatu tempat dulu apa tidak " mama Icha
tidak ma kakak mau langsung pulang saja , rasanya kakak sudah kangen kamar kakak " Jessica nyengir
ya sudah kalau pengen sesuatu bilang kak nanti papa belikan " Papa Bayu
__ADS_1
Jessica hanya tersenyum , selama di pesantren dia sudah bisa mencegah keinginannya untuk memiliki sesuatu.
dia tidak ingin menjadi manusia yang serakah , Jessica ingin menjadi seorang di masa depan yang bisa banyak membantu sesama manusia .
*****
Sampai rumah zizi segera membereskan barang-barangnya yang baru saja dia bawa .
Bu Yani yang melihat itu segera membantu zizi supaya cepat selesai.
sini ibu bantuin nak " Bu Yani
tidak usah Bu biar zizi beresin saja , ibu nanti malah capek " zizi
tanpa sadar ucapan zizi barusan mengingatkan Bu Yani yang dulu sering bilang capek kalau berurusan tentang zizi.
zizi sebenarnya merasa bersalah karena tidak sengaja menyinggung perasaan ibunya.
******
sampai Kafe kak sulis segera mencari keberadaan Pak Leo ke berbagai sudut tapi tidak menemukannya , kak sulis segera bertanya ke salah satu pelayan.
maaf mas mau tanya Pak Leo sudah sampai sini apa belum ya " kak sulis sopan
sudah kak beliau belum lama masuk ruang vip yang sudah di boking beliau sejak tadi siang " pelayan
__ADS_1
terima kasih atas informasinya mas , kalau begitu saya permisi dulu " kak sulis
dia segera menghampiri pak Leo ke ruangan Vip yang di tunjukkan pelayan tadi., sampai sana pak Leo masih telvonan dengan seseorang.
maaf membuat bapak menunggu " kak sulis
Beliau tidak merespon membuat kak sulis tambah tidak enak , beberapa saat kak sulis menyadari kesalahannya.
maaf bro gue lupa karena belum terbiasa " kak sulis nyengir
ya gue maklumin untuk sekarang " Pak Leo
sebenarnya mau ngomong apa bro kok sepertinya serius banget " kak sulis
gue mau tanya cara mendekati cewek itu gimana , soalnya gue belum pernah melakukannya " Pak Leo
yang bener saja Lo belum pernah mendekati cewek yang Lo suka " kak sulis
beneran karena itu gue tanya ke Lo bro , apa lagi kamu mau merid pastinya punya pengalaman soal itu " Pak Leo tanpa malu
jujur bro gue sebenernya tidak pernah melakukan itu bro , karena dulu gue sama calon istriku sudah akrab sejak kecil " kak sulis
berarti kalian menjalin hubungan sudah lama banget dong " Pak Leo
kita jadian tidak sampai satu tahun memutuskan untuk ke senjang pernikahan besok bro " kak sulis
__ADS_1
emang seperti apa sih calon istrimu itu " pak Leo penasaran
kak sulis tidak langsung menjawab dia malah teringat tentang kejadian dulu yang membuatnya bisa kenal zizi.