
Kamu tidak usah bersedih zi , ibu pasti mau kok membiayai sekolah mu juga " kak Ani
semoga saja kak nanti zizi dapat beasiswa biar bisa meringankan ibu " zizi
Aamiin 🤲 semoga saja ya , kamu harus tetap semangat belajar ya " kak Ani
ya kak , ayo tidur kak ini sudah jam setengah sepuluh takut besok bangun kesiangan " zizi
ayo kakak juga sudah mulai mengantuk " kak Ani
sejak satu bulan yg lalu zizi mulai ikut tinggal bersama ibunya , karena maklek Inah sudah mau menikah dan calon suaminya tetangga desa setempat. zizi merasa tidak enak kalau masih ikut tinggal bersama sang nenek, jadi zizi memutuskan ikut tinggal bersama ibunya.
****
Di teras rumah nenek maklek Inah dan nenek merasa kesepian sejak zizi pindah , apa lagi zizi sudah sejak kecil ikut mereka.
in sekarang zizi kok jarang main ke sini ya " nenek Ijah
mungkin zizi sibuk belajar nek , apa lagi zizi sudah mau mendekati ujian Nasional " maklek Inah
oo begitu, semoga zizi bisa menjadi anak yg kuat ya meskipun sejak kecil tidak begitu di perhatikan kakak mu " nenek Ijah
ya nek zizi itu anak yg kuat meskipun masih kecil dia sudah bisa mengerjakan pekerjaan rumah " bulek Inah
__ADS_1
ayo tidur Bu ini sudah malam , angin malam tidak baik untuk kesehatan " maklek Inah
ya in ayo tidur " nenek Ijah
Nenek Ijah dan maklek Inah masuk rumah menuju kamar masing-masing karena waktu sudah begitu malam . meskipun mereka tidak bisa langsung tidur tapi pada masih memikirkan zizi.
zi apa kamu tidak nyaman tinggal di sini karena maklek mau menikah zi , terus kamu ikut tinggal ibumu " monolog maklek Inah di dalam fikiranya .
karena waktu semakin malam maklek Inah dan nenek Ijah segera tidur untuk meistirahatkan badan mereka.
*****
Di rumah orang tua zizi setiap pagi Ibu Yani ngomel ngomel tidak jelas sejak zizi ikut tinggal bersama.
Bu ada yg bisa zizi bantu apa tidak " zizi
itu cuci semua piring dan yg lainnya yg kotor " Bu Yani dengan nada tinggi
ya Bu Zizi kerjakan " zizi
nanti kalau sarapan kamu makan sama tempe goreng saja, telurnya untuk kakak mu dan adikmu
__ADS_1
ya Bu zizi sama tempe ngak papa yg penting zizi sarapan " zizi
ya kamu harus sadar kamu itu cuma bikin aku tambah susah " Bu Yani
zizi yg mendengar suara itu hanya diam tidak menjawab, dan tanpa mereka sadari kak Ani mendengar semua itu sampai matanya berkaca-kaca.
Bu jangan bilang seperti itu ke zizi Bu , kasihan zizi sejak dulu ibu perlakukan seperti ini terus " kak Ani
kamu sejak kapan di situ kak " Bu Yani berusaha mengalihkan pembicaraan
sejak tadi ibu marah sama zizi " kak Ani
karena melihat zizi belum bersiap mau sekolah , kak Ani menyuruh zizi segera mandi dan bersiap untuk sekolah.
zi sana kamu bersiap siap untuk sekolah nanti keburu siang bisa telat ke sekolahnya " kak Ani
ya kak selesai nyuci ini zizi bersiap siap untuk sekolah " zizi
sini biar kakak teruskan kamu bersiap siap saja sana " kak Ani
ya kak terima kasih kak " zizi
kak Ani hanya mengagukan kepala dengan senyum dan segera mengambil alih yg di kerjakan zizi barusan .
__ADS_1