
pagi hari.
fayra yang merasa perutnya mual,langsung bergegas ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya.
Lio yang yang mendengar fayra muntah,langsung bangun dan bergegas ke kamar mandi.
"sayang kamu kenapa,masih mual lagi engga"tanya Lio sambil memijit tengkuk leher fayra.
"enggak kok mas, udah biasa kok waktu pertama hamil kemarin muntah juga kok"jawab fayra.
Lio pun bersalah karena sudah cepat cepat meminta anak ke pada fayra.
fayra yang melihat muka Lio yang sedih dan murung pun tersenyum.
"kenapa lagi ini kok jadi murung gini sih"ucap fayra dalam hati.
..."udah gausah merasa bersalah gitu dong mas,sudah kuadrat wanita hamil dan melahirkan"ucap fayra menghibur Lio....
"tapi kan aku merasa bersalah sama kamu,maafin aku ya sayang aku janji aku akan jadi suami siaga untuk kamu"ucap Lio.
"janji Loh ya mas,aku pegang ni hahah"ucap fayra ketawa.
mereka pun memutuskan untuk mandi bersama,mandi saja karena Lio tak berani menyentuh fayra yang sedang hamil.
ya mereka hari ini akan berangkat ke dokter untuk menayangkan kondisi kehamilan fayra.
tapi dibalik itu semua,sekalian menanyakan apa boleh berhubungan int**m
selesai bersiap bersiap mereka pun langsung pergi ke rumah sakit.
di perjalanan.
"mas kamu kok semangat gitu kita ke rumah sakit,ga biasa nya"ucap fayra selidik.
"itu. an_anu aku kan mau ketemu anak aku sayang wajar dong aku bahagia hehe"ucap Lio menampakkan gigi putih nya.
"bukan itu aja sayang aku juga ingin menanyakan apa kah aku boleh menyentuh kamu"ucap Lio senyum smirk.
fayra yang tanpa curiga pun hanya manggut manggut kan kepalanya.
selesai menempuh perjalanan akhirnya mereka pun sampai.
fayra yang melihat Lio senyum lebar mengalahkan matahari yang terik.
"kenapa lagi ni suami aku seneng bener"ucap fayra dalam hati.
"ayok sayang kita ke dalam udah di tungguin"ucap Lio.
fayra pun hanya mengangguk kan kepalanya,mereka pun berjalan sambil bergandengan tangan.
mesra sekali.
diruang dokter kandungan.
"selamat siang dok"ucap fayra.
"siang Bu"ucap dokter.
"gimana keadaan anak saya dok"tanya lio.
"alhamdullilah anak bapak baik baik aja,"ucap dokter tersenyum.
__ADS_1
"dok saya mau tanya"tanya Lio.
"mau tanya apa pak silahkan aja pak"jawab dokter.
"Bu istri saya kan lagi hamil,jadi disini maksud saya apakah kami masih bisa boleh berhubungan int*m dok"tanya Lio.
"boleh pak,asalkan jangan terlalu sering ya pak"ucap dokter.
fayra yang mendengar pertanyaan Lio pun merasa malu.
"kalau begitu saya permisi ya dok,mari"ucap fayra.
"iya Bu pak smaa SMA"ucap dokter.
selesai dari dokter kandungan,mereka pun memutuskan untuk pulang.
di jalan.
"sayang kamu kok diam aja,apa aku ada salah sama kamu"tanya Lio.
"tau ah kesel,pantesan kamu semangat ke rumah sakit rupanya mau nanyak ke gitu"tanya fayra kesal.
"wajar dong aku nanyak kek gitu,kalau aku engga nanyak gitu aku jadi puasa dong sayang"ucap Lio memelas.
"tau ah kesel"ucap fayra sebal.
di jalan mereka pun hanya diam,tapi berbeda dengan fayra.
dia sengaja menggesek,gesekkan badannya,supaya di perhatikan,bukannya di perhatikan malah di diamkan.
"aku mau liat seberapa tahan kamu ngambek sayang"ucap Lio dalam hati.
fayra pun kesel karena tidak di perhatikan,dia pun memasang musik kencang.
saat dijalan Lio tidak sengaja melihat tukang rujak,Lio pun sempat melirik fayra yang sangat menginginkan rujak.
"beli rujak ah,kayak enak ni makan manis manis sama asem asem"ucap Lio memanas manasi fayra.
Lio pun turun dari mobil nya,dan membeli rujak nya.
"duh aku kok pengen rujak ya,is dasar ga peka banget si istri nya ngambek"ucap fayra kesal.
"pak saya beli rujak nya 15 rb ya pak"ucap lio.
"siap mas"ucap tukang rujak.
rujak pun sudah jadi,Lio melirik fayra yang melihat nya dari kejauhan.
"ini ya pak uang nya, makasih pak"ucap Lio
"mas ini uang kebanyakan"ucap tukang rujak.
"udah gapapa buat bapak aja"ucap Lio.
"makasih ya pak semoga rejeki bapak SMA keluarga lancar"ucap tukang rujak.
"amiin makasih pak,kalau begitu saya permisi ya pak"ucap lio.
Lio kembali masuk ke dalam mobilnya,dia melihat fayra yang sudah tidur.
dia pun mengusap kepala fayra dengan lembut,dia tak menyangka semenjak fayra hamil fayra semakin galak.
__ADS_1
"akhirnya bumil galak tidur juga,sehat sehat di perut mommy ya sayang"ucap Lio mengelus perutnya.
Lio pun menjalankan mobilnya, setelah sampai dirumah,dia mengangkat fayra menuju ke kamar.
semenjak hamil,berat badan fayra semakin naik,dan badannya semakin gemuk,pipinya juga semakin chabby
Lio mengangkat fayra menuju ke kemar dengan nafas ngos-ngosan.
"huff berat juga ya bumil, semangat Lio ingat di dalam perut istri Lo anak Lo"ucap Lio sendiri.
selesai membereskan fayra,dia pun meletakkan rujaknya ke dalam kulkas,ya dia membeli rujak untuk Fayra.
Lio pun memutuskan untuk membersihkan dirinya,dan bersiap siap untuk tidur.
selesai mandi,dia langsung memutuskan untuk tidur.
"selamat malam istri cantik ku dan ibu dari anak anak ku"ucap Lio mencium kening fayra.
dia pun tidur memeluk fayra dengan erat,ya parfum fayra adalh candu bagi nya.
tengah malam.
fayra pun terbangun,tiba tiba ingin rujak, terlintas di benak nya saat Lio membeli rujak.
"huff punya suami ga ngerti banget si,istri pengen rujak,malah di makan"ucap fayra berkaca kaca.
Lio yang mendengar ada suara menangis pun terbangun,betapa terkejut Lio saat melihat fayra menangis sambil memeluk lututnya.
"sayang kamu kok nangis"ucap Lio khawatir .
"awas gausah sentuh sentuh aku,dasar suami ga peka"ucap fayra masih menangis sesenggukan.
Lio pun bingung dengan kelakuan fayra,semenjak hamil fayra sering menangis dan ngambek.
"sayang ku cinta ku,emang mas salah apa"ucap Lio selembut mungkin.
"pengen rujak yang kamu beli tadi,tapi kenapa kamu habisi kamu jahat hiks hiks"ucap fayra menangis.
Lio pun tersenyum sambil membawa fayra ke dalam pelukannya,Lio mengusap rambut fayra dengan lembut.
"udah dong jangan nangis ayok kita ke bawah"ucap Lio lembut.
"ga mau aku pengen rujak mas ah"ucap fayra dengan suara serak habis menangis.
"makanya ayok kita ke bawah"ucap Lio.
mereka pun ke bawah,Lio pun membuka rujak dan menaruh nya ke piring dan mengantar nya ke fayra.
mata fayra pun langsung berbinar binar saat apa yang dia inginkan sudah ada di depan matanya.
"ini aku beli untuk kamu kok,tapi karena kamu tadi tidur aku taruh di kulkas"ucap Lio.
fayra pun langsung memakan rujak nya tanpa mendengar kan Lio berbicara.
Lio pun hanya tersenyum melihat kelakuan bumil satu ini.
emang kalok hamil moodyan ya guys,maklum guys belum nikah jadi engga tau.
oke guys sampai disitu dulu ya sampai jumpa nanti lagi ya.
jangan lupa vote and like dan komen ya guys.
__ADS_1
bye