Balas Dendam Berakhir Cinta

Balas Dendam Berakhir Cinta
episode 44


__ADS_3

setelah selesai menyiapkan makan malam,Lio pun langsung bergegas pergi untuk membangunkan istrinya tercinta,ia sudah tidak sabar memberi kejutan kepada fayra.


Lio pun tersenyum tipis melihat fayra yang masih bergulung dengan selimut nya,wajah fayra yang begitu teduh jika dipandang mampu memikat hati Lio seorang.


ia dulu sempat memperlakukan fayra dengan kasar, karena kesalahpahaman,rasa benci yang ia berikan kepada fayra mampu dikalahkan dengan rasa cinta.


"hei sayang bangun dulu yuk"ucap Lio mencium kening fayra dengan lembut.


fayra sama sekali tidak bergeming,ia masih terlelap, sebenarnya Lio tidak tega membangunkannya,tapi anak mereka membutuhkan asupan makanan dari ibunya.


"sayang bangun dulu ya,kamu harus makan kasihan dedek nanti kelaparan kalau kamu engga makan"ucap Lio mengelus rambut fayra.


fayra pun terbangun sambil menendang selimut nya,ia menatap Lio dengan tatapan permusuhan,ia kesal mengapa Lio membangunkannya.


"aku ga laperr,dan aku ga mau makan sama kamu"ucap fayra kesal.


"lah salah gue apa,kenapa bini marah ni"ucap Lio dalam hati.


"kamu kenapa sayang,mas cuma banguni kamu untuk makan"ucap Lio lembut.


"aku ga mau"ucap fayra ngambek.


"mending kamu keluar sana"ucap fayra.

__ADS_1


Lio pun keluar,ia pun membuka kenop pintu sambil memandang fayra.


"ya kelua sana,dasar suami engga peka"ucap fayra mode ngambek.


"mau apa hm,jangan marah sayang"ucap Lio.


fayra masih diam dan mata nya berkaca kaca,Lio yang melihat itu pun panik ia segera menarik fayra ke pelukannnya.


"sayang kalau kamu engga makan,dedek yang di dalam perut kamu lapar kalau kamu engga makan"ucap Lio.


fayra pun langsung menangis terisak,ia merasa bersalah kepala Lio.


"maafin aku mas,karena engga mikirin anak kita mas"ucap fayra.


fayra pun mengangguk kepalanya,mereka pun turun kebawah,alangkah terkejutnya fayra melihat makanan yang sudah tersedia di meja makan.


"mas ini beneran kamu yang masak"ucap fayra tak percaya.


pasalnya Lio tidak pernah menginjakkan kakinya di dapur,fayra pun mengambil piring nya ia sudah tidak sabar untuk mencoba


"hmm mas ini enak banget"ucap fayra sambil melahap makannya.


"Alhamdulillah kalau kamu suka sayang,mas tadi ga tega nyuruh kamu masak"ucap lio.

__ADS_1


"aduh ya Allah suamiku kenapa bisa seromantis ini sihh"ucap fayra senyam senyum.


makanannya pun habis tak bersisa,fayra pun mengelus perut nya,Lio pun mencium kening fayra dengan lembut.


"sekarang kamu tidur yah,udah malam"ucap Lio.


fayra pun mengangguk Lio pun menggendong fayra,ia pun mengalungkan tangannya ke leher Lio.


"mas kaki aku pegel"ucap fayra mengadu.


Lio pun mengurut kaki fayra dengan lembut,fayra pun tersenyum ia beruntung mempunyai suami seperti Lio,ia tidak pernah mengeluh jika disuruh.


"mas kamu pengen perempuan atau laki laki mas"ucap fayra memeluk Lio erat.


"mas ga perlu perempuan atau laki laki sayang,yang terpenting mereka lahir dengan sehat"ucap Lio mengelus perut fayra.


"kalau aku sih mas berharap pengen punya anak kembar mas,biar sepasang gitu mas"ucap fayra.


"iya sayang kita doain aja semoga baby nya kembar"ucap Lio.


"mas besok USG yuk mas,"ucap fayra.


"iya sayang sekarang tidur ya"ucap Lio menaikkan selimut sebatas dada.

__ADS_1


maaf ya guys ceritanya agak membosankan soalnya aku lagi ga mood nulis


__ADS_2