
hari pun berganti,fayra masih saja tetap dengan tidurnya,Lio masih setia menunggu fayra sadar.
"sayang kamu bangun ya,seandainya kamu tahu buah hati kita sudah tiada lagi,mas ga tau harus bilang apa"ucap Lio menitikkan air matanya.
Lio terus mengajak fayra berbicara,meskipun fayra tidak pernah mendengar nya,tapi Lio berharap fayra akan mendengarnya.
sebuah keajaiban,jemari fayra pun bergerak,Lio yang melihat terkejut Lio pun berlari memanggil dokter.
sang dokter pun memeriksa keadaan fayra.
"gimana keadaan istri saya dok"tanya Lio.
"ini benar benar keajaiban pak,keadaan bu fayra baik baik saja,bapak tidak perlu khawatir"ucap dokter.
dokter pun berpamitan.kepada Lio,Lio pun langsung memeluk fayra dengan tangis haru.
"sayang akhirnya kamu sadar,hiks hiks"ucap Lio menangis.
fayra hanya pun tersenyum,kesadarannya pun pilih dia melihat perutnya yang kempis,pun terkejut.
"mas,perut aku kok rata,anak aku mana"ucap fayra.
Lio hanya terdiam,dia tidak tau harus bilang apa,dalam hati Lio menangis.
"mas,kamu kok diam,anak aku mana hiks hiks"ucap fayra.
"sayang,maafin mas anak kita sudah tiada,karena kecelakaan itu membuat anak kita tidak bisa diselamatkan"ucap Lio menangis.
__ADS_1
"engga mungkin!!!kamu bohong kan mas"ah ga mungkin hiks hiks,anak ku"teriak fayra histeris.
Lio hanya menangis,mereka hanya sama sama tersakiti,Lio pun menenangkan fayra.
"sayang kamu ikhlasin ya, insyaallah Allah pasti ganti yang lebih baik"ucap Lio.
Lio terus membujuk fayra untuk mengiklaskan fayra,bagaimana pun hanya Allah yang mengatur takdir.
Lio menemani fayra terapi berjalan,karena semua tubuh fayra kaku,karena tertidur selama 1 tahun.
selesai menemani fayra terapi, Lio pun memgiiring fayra ke tempat tidur nya.
"makasih ya mas,kamu selalu ada di samping aku,disaat aku sakit pun kamu selalu ada"ucap fayra.
"iya sayang sama sama,mas janji akan mencari siapa yang menabrak kamu,sampai kapan pun mas ga pernah maafin orang yang menabrak kamu"ucap Lio.
Lio pun membalas ciuman fayra,Lio sudah lama merindukan ini,fayra pun mengalungkan tangan nya ke leher Lio.
mereka pun saling menukar Saliva,Lio pun melepas ciumannya,bukan saat ini untuk bermain,apalagi fayra dalam tahap proses penyembuhan.
"sabar ya mas,nanti kalau aku sudah sembuh kamu bebas mau apain aku"ucap fayra.
Lio pun mengiyakan,mereka pun tertidur sambil memeluk satu sama lain.
tak terasa waktu begitu cepat,beberapa hari lalu fayra sudah diizinkan pulang oleh dokternya,dan rajin untuk terapi,supaya dapat berjalan seperti semula.
"sayang bentar ya mas mau ke kamar mandi"ucap Lio meletakkan fayra di ranjang.
__ADS_1
fayra menganggukan kepalanya,fayra pun tidur, selesai mandi,Lio pun langsung menyusul fayra.
"sayang bangun hey,kamu belum makan siang loh,kamu makan dulu ya"ucap lio.
fayra dengan pulas tertidur, dia tidak mendengar kan Lio berbicara.lio melihat itu tersenyum,dia bersyukur masih dapat diberikan kesempatan bersama fayra.
jika tidak Lio tidak tau bagaimana kehidupan nya,apakah dia sanggup bertahan tanpa fayra.
"sayang bangun,kamu harus makan,siap itu kamu makan obat ya"ucap Lio.
fayra pun membuka matanya perlahan, terpampang lah wajah tampang sang suami.
"jam berapa mas"ucap fayra dengan suara khas bangun tidur.
"udah jam setengah satu sayang,bangun ya kamu harus makan"ucap Lio.
fayra pun hanya mengangguk kan kepalanya,Lio pun menyuapi fayra makan,selesai makan fayra pun meminum obat.
meskipun fayra sudah bisa berjalan,tapi masih sedikit tertatih tatih,bagaimana dia harus bangkit supaya kaki nya bisa seperti semula.
oke guys sampai disitu dulu ya,maafnya aku selama berapa hari ini jarang update.
karena kakak aku masuk rumah sakit guys jadi aku jarang megang hp karena ngerawat kakak aku guys.
oke guys jangan lupa tinggalkan jejak nya
assalamualaikum
__ADS_1