
"gimana keadaan Lo"tanya Hana.
"Alhamdulillah gue baik baik.aja,kalau Lo gimana?udah ada kemajuan ga hubungan loh sama Denis"ucap fayra.
"apaansih Lo,gue ga suka ya sama si Denis tuh,sama manusia es tuhh"ucap Hana.
"ya mungkin aja loh bilang sekarang ga suka,kita kan ga tahu beberapa bulan kedepan"ucap fayra menggoda Hana.
"Lo apa si ra,gue ga pernah suka Sama tu manusia es itu"ucap Hana mengelak.
"iya in dehh biar cepet"ucap fayra.
mereka tertawa,tak terasa waktu sudah mulai sore,mereka pun mengakhiri percakapan mereka.
"yaudah Lo balik gih ntar suami Lo nyariin"ucap Hana.
"iya gue balik,gue tau kok Lo mau berduaan kan sama Denis"ucap fayra.
"eh engga ya,ya kali gue berduaan sama tu orang"ucap Hana.
"yaudah gue balik ya,bye na, assalamualaikum"ucap fayra.
"iya hati hati Lo, walaikumsalam"ucap Hana.
tak terasa fayra pun sudah sampai dirumah,dia pun langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya.
pukul 08.00
"assalamualaikum sayang"ucap Lio.
"walaikumsalam salam,bentar mas"ucap fayra membuka pintu.
__ADS_1
fayra pun langsung mengambil tas sang suami,tak lupa ia mencium tangan sang suami.
"kamu mau makan dulu atau mau mandi dulu mas"ucap fayra.
"mandi dulu aja sayang"ucap Lio.
Lio pun memutuskan untuk mandi, sementara sang suami sedang mandi fayra mengganti pakaiannya dengan lingire seksi.
ya fayra merasa kasihan melihat sang suami kelelahan,jadi fayra ingin memberikan kenyamanan kepada sang suami.
Lio pun keluar dari kamar mandi,dia tidak menyadari penampilan sang istri,fayra saat ini gugup,apakah Lio menolak berhubungan kepada nya.
"mas sini aku bantuin keringin rambut kamu"ucap fayra gugup.
Lio pun mendongak,alangkah terkejutnya mendapati sang istri yang begitu seksi Lio pun tersenyum.
"sayang,kamu cantik sekali,kalau begini mas ga jadi cape dehh"ucap Lio.
Lio pun langsung menyerang fayra,seperti singa kelaparan,padahal mereka sering melakukan ini,tapi bagi Lio tidak ada puasanya.
"mas kamu engga makan dulu ,ah ah"ucap fayra terengah engah.
"mas mau makan kamu dulu,mas udah ga tahan lagi sayang"ucap Lio mencumbui fayra.
pipi fayra pun merah,ciuman pun semakin panas,ingin rasanya fayra terbang.
mereka melanjutkan kegiatan mereka,tak terasa sudah 3 jam mereka di kamar,remuk rasanya badan fayra.
"awhh,kamu tuh ya mas,kayak singa kelapan tau ga sihh"ucap fayra cemberut.
"jangan cemberut dong sayang,dosa loh nolak suami"ucap lio.
__ADS_1
"kamu ga makan mas"tanya fayra.
"mas ga lapar sayang,mas udah kenyang makan kamu"ucap Lio.
"mas kamu tuhh ya, kamu mau makan ga"tanya fayra.
"yaudah temenin mas ke bawah,mas mau makan sayang laper, rindu masakan kamu"ucap Lio.
mereka pun turun kebawah,selesai makan mereka pun keatas.
"mas aku mau nanya boleh ga?"tanya fayra.
"so atuh sayang mau nanya apa"ucap Lio.
"kamu pengen punya anak ga sih mas,maaf ya mas aku belum bisa ngasih kamu keturunan"ucap fayra bersandar di dada Lio.
"bagi mas engga papa sayang,mas masih mau berduaan smaa kamu,justru kalau kita punya anak kan sayang,jatah mas terbagi dong"ucap Lio.
"namanya anak kamu mas,ya harus terbagi lah mas"ucap fayra.
"iya mas tau sayang,jadi kamu jangan sedih ya sayang,mungkin Allah belum ngasih sayang"ucap Lio.
"ya sudah kamu jangan sedih ya,kita berdoa aja smaa Allah yang terbaik, yaudah kamu bobok gihh"ucap Lio.
"iya mas peluk tapi ya jangan lepas"ucap fayra.
"iya sayang,manjanya istri.mas ini"ucap Lio.
mereka pun tidur,sepanjang malam fayra tidak melepaskan pelukan Lio.
oke guys sampai disini dulu ya,jangan lupa vote and like guys
__ADS_1
assalamualaikum