Balas Dendam Berakhir Cinta

Balas Dendam Berakhir Cinta
episode 26 pasar malam


__ADS_3

tak terasa mereka pun sudah sampai di pasar malam,senyuman tak luntur dari wajah fayra akhirnya yang dia ingin akhirnya terwujud juga.


"cepat dong mas"ucap fayra tak sabar.


"jangan terlalu buru buru dong sayang"ucap Lio.


mereka pun masuk ke pasar malam,suasana yang ramai menambah kesan yang gembira,terutama fayra.


"mas naik itu ya"ucap fayra menuju biang Lala.


"yang lain aja ya sayang nanti perut kamu sakit"ucap Lio menawar.


bukannya tidak mau Lio takut terjadi sesuatu kepada fayra,sekaligus dia pun takut.


hadeh ada ada aja deh babang Lio wkwk.


karena fayra terus merengek meminta naik biang Lala akhirnya Lio pun menyetujui permintaan sang istri.


selesai memesan tiket mereka pun menunggu antrian yang sebentar lagi giliran mereka.


tak terasa sekarang giliran mereka lah yang naik,permainan tersebut pun dimulai,fayra sama sekali tidak takut berbeda dengan wanita yang lain teriak histeris.


Lio yang sudah keringat dingin,ya Lio tidak menyukai permainan yang berbahaya.


karena ia mempunyai rasa trauma tersendiri saat ia masih kecil,saat Lio masih kecil, permainan yang ingin Lio naik kin rubuh mengakibatkan beberapa orang meninggal.


sejak dari situ Lio tidak berani dengan ketinggian,tapi karena sang istri yang meminta dia tidak bisa berbuat apa apa.


fayra terkejut melihat Lio yang sudah keringat dingin,fayra tidak tau bahwa suami nya itu takut akan ketinggian.


"mas kamu kenapa,jangan bilang kamu takut naik ini ya"ucap fayra.

__ADS_1


"bukan takut sayang,mas punya trauma waktu mas masih kecil"ucap Lio.


deg


fayra terkejut kenapa Lio mirip sekali dengan teman kecil nya yang takut akan ketinggian.


"mas Lio kok mirip sahabat aku waktu kecil ya,ah ga mungkin mas Lio itu sahabat aku waktu kecil kemungkinan sama aja ya"ucap fayra dalam hati.


"yaudah mas sini peluk aku, bentar lagi permainan nya selesai kok,lain kali bilang dong kalau kamu takut ketinggian"ucap fayra.


Lio pun langsung memeluk fayra sangat erat,badan Lio sudah di penuhi dengan keringat dingin.


"liat kamu sangat ingin naik itu,yaudah mas iyain aja lah,namanya biar senengin istri"ucap Lio.


"ahh mas aku terharu,seharusnya aku tadi ga naik ini"ucap fayra menyesal.


"susah tidak apa apa,mas baik baika aja kok"ucap Lio


tapi tidak untuk fayra,wajahnya yang pucat,dan lemas,membuat Lio khawatir.


"sayang kamu kenapa,kita kerumah sakit ya"ucap Lio.


"gausah mas aku baik baik aja kok"ucap fayra.


*Hoek


Hoek


Hoek*


fayra muntah,akibat terlalu lama di atas biang Lala membuat fayra menjadi pusing.

__ADS_1


"itu kan aku bilang apa tadi seharusnya kita gausah naik itu sayang"omel Lio.


"udah jangan diomelin terus pusing aku tu mas"ucap fayra tak kalah kesal.


malas berdebat dengan istrinya yang keras kepala lebih baik Lio mengalah susah berbicara dengan fayra.


Lio pun langsung menggendong fayra,baru saja setengah gendong bumil itu meminta makanan yang ada di pasar malam itu.


lio pun mengiyakan nya,setelah membeli makanan Lio pun kembali menggendong fayra walaupun berat.


lio mendudukan fayra dengan pelan walaupun nafasnya terengah engah.


"aku berat ya mas"ucap fayra yang tiba tiba murung.


"udah jangan pikir yang aneh aneh,kamu kan lagi hamil sayang"ucap Lio.


mereka pun kembali ke rumah mereka,karna kantuk menyerang fayra tertidur di mobil.


tak terasa mereka pun sudah sampai,Lio pun langsung menggendong fayra masuk ke dala. rumah.


selesai menggendong fayra,Lio pun langsung memutuskan untuk mandi,karena badannya sudah di penuhi dengan kuman.


tak butuh lama Lio pun sudah selesai dengan ritual mandi nya.


karena tak mau menggangu istrinya tertidur Lio pun pergi ke ruang kerja nya untuk mengecek bekas berkas kantor.


oke guys Sampai disitu dulu ya


jangan lupa vote and like guys


assalamualaikum

__ADS_1


__ADS_2