Balas Dendam Dengan System

Balas Dendam Dengan System
BAB 01. PROLOG


__ADS_3

Tahun 2005, bulan 12, tanggal 5. Jam 01.00AM, Negara Lotus, Provinsi kulo, kota gula merah.


Di perumahan bunga indah, tidak banyak rumah yang berada di kedalaman jalanan itu, karna tergolong komplek elit, perumahan di sana cuman untuk orang-orang yang ekonominya berada saja yang bisa nempatin bagian daerah sana.


Namun naas salah satu Rumah 3 tingkat yang di tempati oleh keluarga kecil berisikan 2 majikan Dan 4 orang pekerja, sekarang mengalami perampokan Dan pembunuhan sepihak.


Adegan berdarah yang di saksikan secara nyata di depan seorang anak laki-laki 5 tahun, berwajah tampan, rambut hitam pendek, hidung mancung, mata coklat terang.


Tersandar di samping tembok, menatap nanar kedepan di mana sekarang 1 keluarganya yang sedang di bunuh oleh sekelompok orang berpakaian mantel hitam dengan wajah tertutup yang bisa dilihat cuma 2 mata besar yang tidak berkedip saat melakukan aksi nya.


"Yudra lariiiiiii Dari sana, bahaya nak!"


Teriak seorang wanita dengan sisa tenaga memperingati anak semata wayang nya.


Sambil melihat ke arah Ibunya yang berlinangan darah Dan banyak nya Luka sayatan senjata tajam, Yudra mulai sadar Dari lamunan nya.


"I_ibuuuuuu!"


Dengan air mata yang mengalir seperti air kran sambil berdiri ingin menghampiri sang Ibu tapi sebelum itu terjadi.


"swussssss!"


Yudra lansung di dorong sang ibu masuk ke dalam tempat lift pembuangan sampah.


"Nak semoga kamu sela-"


Ucapan sang Ibu terputus karna sudah menghela nafas terakhir nya.


Tidak jauh dari tempat Yudra berada tadi.


"Heyy kalian lihat anak yang tadi bersandar itu tidak, kemana dia pergi?"


Kata salah satu penjahat yang menyadari anak itu sudah tidak berada di dekat mayat seorang perempuan yang terbujur kaku itu.


"Eh iya kemana dia? Cepat-Cepat cari bisa bahaya ini"


Ujar teman nya yang satu lagi dengan panik.


Semua kelompok penjahat yang berisikan 5 orang itu mulai berpencar ke segala arah dengan senjata nya masing-masing.


"Ibuuuuuuu! hiks! hiks! hiks! aku nggak boleh nyerah dulu ibu tadi bilang harus lari"


Seraya bangkit Dari atas kantong sampah yang berada di bawahnya Yudra mulai berlari menjauhi Rumah yang di tempati nya sekarang.


"Ibu maafkan Yudra nggak bisa bela ibu di saat seperti ini, akan Yudra balas apa yang di perbuat orang-orang jahat itu di masa depan, sekali lagi maafkan Yudra ibu, hiks!"


Dengan berlarian secepat yang dia bisa, Yudra melompati Pagar rumahnya sambil menghapus sisa-sisa buliran air mata nya.


Di dalam rumah para penjahat yang di sibukkan dengan mencari seorang anak itu mulai berkumpul kembali di lantai satu ruang keluarga.

__ADS_1


"Sudah ketemu anak itu?"


Tanya salah satu penjahat dengan penasaran.


"Dilantai tiga kosong nggak ada siapa-siapa di sana,kalau kamu ada nemu?"


Sambil menjawab pertanyaan teman nya dia kembali bertanya.


"Sama di lantai dasar sama garasi nya juga nggak ketemu"


Ujar nya sambil garuk-garuk kepala yang tidak gatal.


"Haisssss!, kalau begitu Cepat ambil semua barang-barang berharga nya sebelum anak itu menemukan bantuan"


Perintah pemimpin penjahat itu sambil melenggang pergi.


Dengan cekatan semua penjahat itu menggeledah semua barang berharga yang ada di Rumah itu sampai tidak memiliki apa pun.


30 menit kemudian....


Sesudah selesai semua penjahat memasuki barang jarahannya ke dalam bagasi Mobil yang terparkir di depan pintu masuk rumah itu tanpa ba,bi,bu semua penjahat mulai melarikan diri Dari TKP.


***


"huh! huh! huh!"


"Akan aku ingat apa yang terjadi malam ini, akan aku ingat orang-orang yang sudah berbuat jahat selama ini, akan aku balas semua perlakuan mereka teruma kalian yang membunuh Ibu ku satu-satu nyaaaaaa!"


Sambil berteriak dengan mata yang memerah Yudra mengucapkan janji nya kepada diri sendiri dengan tekat yang kuat, anak itu mulai berjalan kembali tidak tau kemana tujuan nya sekarang.


Yang ada di pikiran nya cuman ada, balas dendam! balas dendam! Dan balas dendam! anak itu tidak tau saja apa yang dia tanam sekarang akan tumbuh menjadi sebuah pohon, memiliki daun, cabang, Dan akar yang kuat.


***


Pagi hari dimana semua orang memulai aktifitas seperti biasa ada yang bekerja, sekolah, berolah raga, Dan lain lain nya, baik itu Dari yang muda sampai yang tua


Di sebuah rumah daerah bunga indah seorang satpam yang akan berganti jadwal kerja dengan teman nya sedang berjalan santai menuju tempat dia bekerja.


"swit!"swit!"swit!", mudah-mudahan hari ini ke timpa duit se kebon semangat-semangat"


Sambil bersiul ria sang satpam melangkah Kan kaki nya lebar-lebar.


Saat sampai di kediaman sang majikan satpam mulai memasuki halaman Rumah, dengan langkah yang santai tapi pasti satpam itu mulai memasuki ruangan yang biasa nya dia pakai buat berjaga.


"Kenapa hari ini bawaan nya sepi sekali ya?"


Kata satpam sambil memegang gagang pintu tiba-tiba.


"M-muklis! Tolong! tolong! tolong! ada mayat"

__ADS_1


Ujar nya berteriak panik sambil berlari keluar Dari kediaman sang majikan.


setelah dia berteriak itu tidak jauh Dari sana ada seorang bapak-bapak tukang sapu jalanan yang mendengarkan teriakan sang satpam dengan segera menghampiri satpam itu.


"Kenapa pak! kok teriak-teriak, masih pagi-pagi gini?"


Sambil melangkah mendekat dia mulai melihat ekspresi panik sang satpam.


"P-pak, pak tolong ada mayat di Rumah majikan saya"


Dengan panik dia menyeret kedalam rumah si pekerja tadi mendekati pos yang tidak jauh Dari luar gerbang masuk rumah itu


Saat kedua nya sudah mendekat alangkah terkejut nya si pekerja melihat seseorang dengan pakaian satpam terbujur kaku, dengan banyaknya Luka di bagian tubuh bekas senjata tajam.


"A-astaga I-itu udah meninggal ya?"


Dengan tergagap Dan campur rasa yang teramat takut pekerja itu melihat mayat yang tergeletak tak bernyawa sambil loncat mundur.


"Pak kenapa nggak hubungi polisi aja buruan pak"


Ujar nya sambil memasang ekspresi panik tingkat dewa nya.


"iya-iya sabar ini saya ambil dulu HP nya"


Sambil merogoh saku celana satpam mulai mengetik nomor darurat dan langsung menghubungi pihak berwajib.


***


Tidak sampai 15 menit pihak berwajib sudah mendatangi kediaman pelapor tadi, setelah sampai para petugas kepolisian dengan cekatan memasang garis polisi di area rumah yang menjadi TKP tersebut.


30 menit penggeledahan ditemukan sekitar 5 mayat diantara nya 3 orang wanita dan 2 orang pria.


Saat salah satu Dari mayat di visum membuat dokter kaget.


Gimana tidak wanita karir yang mempunnyai perusahaan kosmetik bernama CNIT.GROOB no.1 ternama di kotanya Dan cabang dimana-mana mencakup 4.300.000.000.000 Triliun rupiah pertahun nya sedang terbujur kaku di depan mereka.


Tidak lama mengenai kasus perampokan di sertai pembunuhan itu viral sejagat raya, tidak ada yang tidak tau dengan si korban yang mengalami musibah buruk itu.


Banyak isu-isu beredar mengenai kasus ini, banyak laman-laman web beralih dengan pembahasan kematian seorang wanita itu.


***


"kriuk! kriuk! kriuk! lapar sekali, gimana cara nya supaya aku bisa makan?"


Ujar seorang anak berumur 5 tahun dengan langkah gontainya sambil memegang perut dengan sebelah tangan.


"heiii nak sini............!


"..."

__ADS_1


__ADS_2