Balas Dendam Dengan System

Balas Dendam Dengan System
BAB 05. RONI DAN RINI


__ADS_3

[Ding,misi dipicu menyalamatkan dua orang anak dari preman hadiah: Uang 1.000.000 dan iPhone 20]


"Buk!"Buk!"Buk!"


"A-ampun! Om jangan sakiti adik ku"


Ujar seorang anak itu yang lagi melindungi adik nya di dalam pelukan nya.


"Itu ganjaran kalau kalian tidak memenuhi target hari ini"


Ujar Preman tadi dan kembali melayangkan pukulan nya kembali.


Yudra yang makin lama makin mendekat ke arah suara itu lansung di buat emosi, yang sekarang dia lihatnya, di gang kecil itu 1 orang preman lagi memukuli 2 orang anak kecil yang meringkuk di jalan.


"Baji*****"


Gumam Yudra dengan emosi yang sudah meluap-luap dan lansung saja berlari ke arah sana.


"Bukkkkk!"


Satu pukulan yang Yudra layangkan lansung membuat preman itu terjungkal ke belakang.


"Kalau kalian berani jangan sama anak kecil sini ayok"


Kata Yudra menantang.


"Kauuuu,cari mati ya?"


Ujar nya lalu berlari di mana Ke arah Yudra.


"Bak!"Bik!"Buk!"


"Ketepang!"


Yudra dan preman itu melayangkan pukulan satu sama lain meski tubuh Yudra sudah menjadi lebih kuat dari sebelum nya tapi dia belum belajar ilmu bela diri sama sekali membuat Yudra juga kesusahan untuk melawan.


"Bukkkkk!"


Pukulan mereka sama-sama mengenai tubuh masing-masing membuat Yudra dan preman tadi mundur beberapa langkah.


[Ding,apa tuan ingin menggunakan uang 100.000 untuk meminjam beladiri taichi dari system selama 10 menit]


Yudra yang mendengar itu lansung memasang wajah masam.


"Kenapa nggak dari tadi,yasudah gunakan!"


Gumam Yudra lalu tiba-tiba dari kepalanya Yudra bisa merasakan ilmu beladiri mengalir di kepalanya.


"Kau baji*** juga"


Ujar Preman itu lalu mengambil balok yang berada di dekatnya.


Dengan senyum tipis Yudra juga berlari ke arah preman itu.


"Kau pikir dengan kayu yang di tangan mu bisa mengalah kan ku,Mimpi"


Ujar Yudra percaya diri lalu melompat dengan gaya berputar tiba-tiba.


"Bukkkkkkk!"


Kaki Yudra sampai duluan mengenai kepala Preman itu lalu Yudra kembali berlari.


"Bak!"Bik!"Buk!"Ketapang!"


Yudra menyerang dengan cara membabi buta tanpa memperdulikan Preman yang sudah babak belur di depan nya itu.

__ADS_1


"Bukkkkk!"


"Ughhhhhh,ampun bang"


Kata nya yang sudah tersandar di tembok itu dengan keadaan lebam dimana-mana.


Sambil menyunggingkan sedikit bibir nya.....


"Ampun?,kau pikir dengan kau sudah berbuat seperti itu masih meminta pengampunan?"


Ujar Yudra kembali menghajar preman itu karna merasa belum puas.


"Buk!"Bak!"Bik!"Buk!"


10 Menit kemudian Yudra yang sudah merasa puas itu meninggal kan preman tadi yang sudah pingsan dengan keadaan babak belur.


Lalu Yudra mendekat ke arah dua orang anak tadi.


"Adek, sudah tidak apa-apa orang yang jahat itu sudah Kakak usir jauh-jauh"


Kata Yudra sambil melihat dua orang anak yang masih meringkuk itu.


Dengan melirik ke atas sedikit...


"K-kakak terima kasih karna mau melindungi kami"


Ujar anak itu sambil melepas pelukan nya dari sang adik.


Lalu Yudra bisa melihat dua orang anak laki-laki dan perempuan itu dengan jelas memiliki rambut hitam,yang satu panjang dan yang satu pendek,dua mata besar dengan pupil coklat,hidung mancung,baju yang koyak.


"Apa kalian kembar?"


Ujar Yudra saat melihat tidak ada yang beda dari kedua wajah anak itu hanya rambut saja yang membedakannya.


"I-iya kak aku sama kakak, kami kembar"


"Hmmm,baiklah kalian bisa pulang sekarang biar kakak antar sampai rumah"


Kata Yudra sambil melihat kedua anak itu yang sedang saling lirik.


"Hiks!,kami tidak memiliki Rumah kak dari kecil kami sudah di jalanan seperti ini,ibu hari itu membuang kami kata preman tadi ibu menjual kami ke dia"


Ujar anak kembar itu sambil terisak karna menagis.


Yudra yang mendengar itu lansung tersentuh.


Dengan helaan nafas...


"Baiklah nama kalian berdua siapa?"


Tanya Yudra.


"A-aku Roni dan adik ku Rini kak"


Ujar anak Roni tergagap memperkenalkan diri.


"Apa kalian mau jadi adik kakak?"


Ujar Yudra mengajak kedua anak itu untuk pulang bersama.


Mereka yang mendengar itu lansung menatap Yudra lekat-lekat.


"Hmmmm,kakak akan mengurus kalian, bisa tinggal di rumah ya kalau di bilang sudah nyaman untuk Kakak,terus makan kalian akan teratur,mungkin kalau Kakak ada uang lebih bakal Kakak sekolahkan juga"


Ujar Yudra panjang lebar untuk meyakin kan kedua anak itu.

__ADS_1


Mendengar kata sekolah mereka berdua lansung memasang ekspresi berbinar.


"A-apa itu benar kak?"


Ujar mereka secara bersamaan yang di balas anggukan singkat oleh Yudra sambil mengelus kedua kepala mereka.


"Kakak itu plastik yang kakak bawa sudah hancur"


Ujar Rini sambil menunjuk plastik makanan yang Yudra beli tadi.


Dengan melirik sedikit ke samping.


"Aduh kelupaan naruh dulu tadi karna terlanjur emosi"


Gumam Yudra sambil menepuk keningnya.


[Ding,selamat mendapatkan: Uang 1.000.000 dan iPhone 20 dari menyelesaikan misi]


Yudra yang mendengar itu lansung berbinar bahagia.


"Huh baiklah ayok kita beli kanan dulu baru pulang kerumah"


Kata Yudra sambil mengulurkan ke dua tangan nya agar Roni dan Rini bangkit berdiri.


"..."


Setelah Yudra membeli makanan yang ke dua kalinya dengan 5 porsi kembali karna bertambahnya keluarga Yudra sekarang.


Dengan langkah santai Yudra menuntun jalan dua orang anak itu menuju kediaman kakek nya.


30 menit berjalan...


Setelah berjalan berliku-liku melewati berbagai gang untuk sampai ke Rumah Yudra karna berada paling ujung kampung itu,akhirnya kelihatan juga Rumah Kayu yang tanpa ada halaman karna di depan pas ada bandar nya,berdiameter 6×5 meter itu memiliki 2 kamar, 1 kamar mandi dan dapur.


"Ini rumah kakak maaf kalau merasa tidak nyaman"


Kata Yudra dengan senyum manis nya lalu melangkah masuk kedalam.


"Kak akhir nya kita bisa pulang, hiks!"


Ujar Rini dengan air mata yang mengalir.


"Ya benar, kakak Yudra baik sekali kita harus mendengarkan semua perkataan nya nanti"


Ujar Roni lalu menuntun jalan adik nya untuk masuk ke rumah itu.


Setelah semua nya berada di dalam Rumah Yudra dengan cekatan mengambil piring lalu meletakkan nya di atas meja.


"Roni,Rini nah makan dulu habis itu mandi, Kakak mau mengurus kakek dulu"


Ujar Yudra lembut sambil mengusap kepala bersaudara itu lalu melangkah ke kamar kakenya tidak jauh dari mereka berada.


"Hiks! Kakak baik sekali"


Gumam kecil Rini dan Roni sambil menatap makanan yang berada di depan mereka.


10 menit kemudian...


Yudra yang baru keluar dari kamar kakek nya dengan ember di tangan nya melihat dua bersaudara itu masih diam di tempat tanpa menyentuh makanan itu sama sekali.


Dengan menggeleng pelan...


"Kenapa di lihat aja ayo makan nanti kita keluar mau beli baju sama obat kakek kalau kalian nggak makan nanti nggak punya tenaga lo"


Ujar Yudra.

__ADS_1


Dengan cepat mereka melahap makanan yang berada di depan nya karna takut di tegur kembali oleh Yudra.


"..."


__ADS_2