Balas Dendam Untuk Ayah

Balas Dendam Untuk Ayah
do you want to marry me?


__ADS_3

jangan lupa like,coment gaes👹


...°...


...°...


...°...


...°...



Jihan dan Faisal tengah berada di cafe setelah tapi melaksanakan mitting bareng klain dari singapura yang mau berkerja sama dengan Petter Grub.


Satu serutan dari ice jeruk berhasil melewati tengorokan Faisal menatap lekat Jihan yang lagi memainkan minumannya lalu meminumnya.


"Han nikah yuk?"Ajak Faisal membuat Jihan tersedak kaget woyy.


Brakkk


Pukulan meja dari Jihan membuat Faisal dan pengunjung yang lain kaget menatap Jihan yang lagi berdiri lalu menatap tajam pengunjung yang menatap mereka membuat mereka mengalihkan pandangan mereka.


"Lu nikah kek ngajak beli arum manis santai amat"ucap Jihan santai tapi sebenarnya ia lagi ngegas.


"kok lu gue si" kezel Faisal membuat Jihan tersenyum terpaksa lalu mendudukan diri di kursi kembali.


"kamu ngajak nikah kok kek gitu"


Faisal bangkit dari duduknya lalu berjongkok kearah Jihan membuat Jihan menengok kearah samping menatap binggung Faisal yang lagi mengeluarkan sesuatu dari jasnya dan barang itu adalah.....


Cincin


Jihan menutup mulutnya setelah Faisal membuka tempat cincin itu menunjukan kearah nya bukan karna baper karna rencannya berhasil.


"do you want to marry me and be the mother of my children later"tanya Faisal membuat Jihan menganguk cepat dan para pengunjung berteriak haru plus iri.


"yes,i want to"


Faisal tersenyum lebar mengambil tangan Jihan yang tadi menutup mulutnya lalu memasangkan cincin ke jari manisnya bangkit dari jongkoknya lalu memeluk erat Jihan yang diam diam menujukkan senyum smirk nya.


â–¡â– â–¡â– â–¡â– â–¡â– â–¡


"kil nanti ketemu di cafe xxx ya setelah ini"ucap Jihan yang sedang menelfon diseberang sana.


*iya entar lu mah gak kasihan sama gue, lu kasih kerjaan lu ke gue semua ini banyak banget tau*ucap Kila terdengar kesal dan sedang membolak balikan suatu kertas.

__ADS_1


"ya maaf entar juga kan lu dapet bonus"


*no problem lah kalau ada kata bonus gue selalu siap, yaudah ntar 30 menit lalu gue menujur ini kurang satu dokumen lagi,bye" Kila memutuskan telfon


Jihan meletakan ponselnya didashboard mobilnya merengangkat otot karna faktor capek lalu menekan tombol Engine start/stop lalu tancap gas meninggalkan area parkiran perusahan Petter grub.


â–¡â– â–¡â– â–¡â– â–¡â– â–¡â– â–¡


Jihan menunggu Kila dengan menyerut blue ocean soda minuman Favorit Jihan maksudnya kedua setelah es krim karna berhubung sekarang sudah malam jadi tak memesan es krim bentar blue ocean soda kan ada es nya biarkan saja mungkin Jihan lagi stres.


Jihan menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dengan memainkan ponselnya skrol ig, Kila yang tengah berlari kearahnya langsung duduk mengambil pesanan Jihan lalu meminumnya membuat Jihan melotot.


"Anjing lu mah" umpan Jihan mengambil pesannya dari tangan Kila


"pesen sendiri jing" dan lagi lagi Jihan mengumpan dengan tidak elitenya.


"Iye iye MBK BAJU MERAH SINI DONG MAU PESEN" Teriak Kila membuat yang memakai baju merah menengok kearahnya.


"bukan gitu bego malu maluin gue aja lu mah" cicit Jihan


"Waiteress" panggil Jihan membuat waiteress perempuan itu berjalan kearahnya.


"mau pesen apa?"tanyanya dengan sopan


"Mau pesen apa lu?"Tanya Jihan ke Kila


"lu kira kita lagi di mie ayam bang somat ye yang benar pesennya"ketus Jihan


"bercanda girl maksud saya saya mau pesen green tea mbk"Diangguki waiteress menuliskan pesan itu di note lalu menatap kearah mereka kembali dan.....


"ada yang lain kak?"


"ada lagi gak?"tanya Jihan ke Kila


"em... keripsy aja " diangguki waiteress lalu permisi untuk membuatkannya.


"Btw kenapa lu nyuruh gue kesini?"Tanya Kila penasaran yang sendari tadi ia pendam


"bentar... ini"ucap Jihan menunjuk cincin


"WHATT maksud lu?"diangguki antusias oleh Jihan


"Yuu akhirnya dendam sebenarnya akan kebalaskan dong?"Tanya Kila tersenyum sinis


"yes dendam gue bakal terpenuhi segera"

__ADS_1


"tapi kalau lu sampai cinta sama si Faisal gimana? setahu gue ya cinta dapat membuat oramg gila kalau lu yang ngalamin gimana?"


"gue gak akan pernah cinta sama dia bajingan busuk itu" mata memanas dikala ingat kejadian itu yang membuat pahlawannya tumbang dan kini sedang tidur panjangnya dan tak tau kapan akan sadar.


Flasback on


Jihan dan Kila sedang berada di mobil yang tengah melaju di jalanan yang lumayan sepi dengan bernyanyi lagu Señorita


"i love it when you call me Señorita" nyanyi Jihan yang tengah menyerit dengan jari jari tangan mengetuk stir mobil.


"i wish i could pretend i didn't need ya"lanjut Kila yang fokus pada ponselnya tapi tetep ikut nyanyi.


"But every tou___"


Chitttt


Mobil Jihan berhenti secara mendadak membuat Kila yang sedang memainkan ponsel jadi kebentur dashboard mobil membenarkan posisi mengusap usap keningnya yang sakit karna benturan menatap Jihan yang entah ia menatap apa lalu mengikuti arah mata Jihan.


Pintu mobil terbuka Jihan keluar dari mobil lalu berlari menuju arah yang ia mau, menengok kanan kiri ia mau menyebrang kalau enggak ya gitulah paham sendiri pasti kan?


Menatap sosok kemeja biru laut yang tengah berbaring di aspal dengan darah yang keluar dari kepala tangan menatap sekeliling dan...


Deg


"itu bukannya mobil papi?tapi papi dimana disini kosong gak ada orang?apa ini? gak mungkin kan?enggak enggak cek dulu"


berjongkok dengan hati hati membalik tubuh orang yang tengkurap itu dan....


Deg


Tes


air mata jatuh dipipi mulus Jihan dengan tangan mendekap mulut tak percaya memangku kepala di pahannya.


"papi bangun hiks papi jangan tinggalin Queen sendiri dong hiks kok pahlawannya Queen gugur si ayo bangun hiks"


"Nat, astaga om jordan" kaget Kila mematung dengan tangan yang didekap oleh kedua tanganya tepat disebelah Jihan.


Kila tak pikir lama ia menghubungi ambulane untuk membawa Jordan ke Rumah sakit.


"KILA CARI SIAPA YANG NABRAK PAPI? GUE BUNUH JUGA ORANG ITU BAHKAN KEMATIAN GAK CUKUP BUAT DIA" teriak Jihan dengan aura dinginnya.


"i-iya Nat" cicit Kila karna takut dengan suasana hati Jihan yang gitulah


Flasback off

__ADS_1


Bersambung......


__ADS_2