Balas Dendam Untuk Ayah

Balas Dendam Untuk Ayah
oppa oppa korea


__ADS_3

Faisal mengendari mobilnya dengan kecepatan yinggi sesekali melirik Jihan yang tengah pingsan. tak lama mereka sampai diRs terdekat , Jihan ditelah diperiksa dan keadaan nya baik baik aja cuman berturan kecil. Faisal masih setia duduk di samping brangkar Jihan yang masih pingsan.


Sekitar tiga puluh menit Jihan pun bangun,Faisal yang dari tadi menggenggam tangan Jihan dan kepala menunduk langsung menegakkan badan tanpa melepaskan peganganya.


"lu gak papa bos?" tanya Jihan pertanyaan yang seharusnya diberkan pada dirinya


"Ck.. kok malah tanya ke gue lu kan yang kena , gimana masih ada yang saki?." tanya Faisal


" l'm fine"


"gue mau pulang ahhh"


"lu masih sakit! tiba tiba pinsan gimana?lan orang lain tar yang repot"


"bos lu hawatir sama,hmm soswet. papi Jihan bahagia banget hahahaha" Faisal yang tadi senyum langsung menatap Jihan datar, ia hanya hawatir malah dibuat lelucon.


"bos gue mau pulang"


"gue anter


kalau dia nganter gue, pasti nanti dia curiga. apalagi nanti kalau ketemu mami.bantin Jihan


"gak usah bos nanti gue minta jemput sahabat gue aj, kebetulan alpartemen gue sama dia sebelahan"


Setelah menghubungi kila, Jihan menggenggam ponselnya sedangkan Faisal masih menatap Jihan yang tengah menatap kearah pintu.


brakkkk


Kila mendobrak pintu, kayak pacar yang mau ngelabrak pacarnya yang lagi selingkuh. hebohnya minta ampun, sebelum sampai diruangan itu dia juga telah menabrak nenek nenek yang tengah menjalan, terus dia juga menabrak brangkar yang ada mayatnya pas di muka banget juga dia jatuhnya jadi dia lihat orang itu wajahnya pucet bukan main, ya iyahlah kan orang mati.


"Astaga Nat, lu gak papa? papi lu bisa bisa bunuh gue kalau lu kenapa kenapa! bisa dimutulasi gue Nat" omel Kila seperti mak mak kompek yang lagi ngomelin anaknya yang main epep melulu.


Jihan yang pusing dari tadi badannya di balik kanan dibalik kiri oleh Kila yang hebohnya minta ampun"KILA NATASHA" teriak Jihan

__ADS_1


Kila langsung menormalkan badanya" hehehe maap boss" menggaruk kepalanya yang gak gatal.


"udah deh gak usah lebay, gue gak papa"


"gak malu apa ada cowok disebelah" sambil menunjukkan Faisal.


Kila yang dari tadi gak nyadar ada orang lain diantara mereka, langsung menengok. mulutnya menganga lebar menatap Faisal yang gantengnya mengalahkan segalanya.


"Omo Oppa, ada oppa oppa korea, tolong gantenya di kondisikan" teriak Kila


Ternyata bukan Jihan doang yang suka heboh, ni orang juga. kan satu golongan.


"udah deh gak usah lebay, gue peccat mampus lu"


"hehe boss Jihan yang cantiknya sejagat maya jangan dong tar gue miskin gimana?"


"iya iya gue kan baik hati"


Siapa Jihan sebenarnya?kenapa dia kerja?kalau dia emang orang kaya ataupun anak orang kaya gak mungkin dia mau kerja, ada yang janggal. gue harus cari tau


"kil lu gak boleh bilang sama mami kalau gue masuk rumah sakit"


"iya tenang aja. la gimana tu rencana lu ? lu gak cinta kan sama dia , gue aja baru lihat secara live jantung gue lompat ke ginjal"


"lebay lu, gue si gak cinta ya sama dia tapdi tu gue cuman cari muka"


"gila lu gue kira lu udah jatuh cinta sama dia sampai sampai ngorbanin badan lu ternyata ckckck. la trs kalau dia ngajak nikah gimana?"


"ya tinggal nikah"


"haduh gue punya temen otaknya ngelag banget si, katanya benci kok nikah"


"disitulah dameganya entar gue siksa tu lahir dan batin haha"

__ADS_1


______________


Sudah seminggu mereka lalui, dan oramg yang waktu itu mukul ternya orang gila yang ngira Faisal adalah musuhnya karna baju yang dipakai Faisal sama kayak yang dipakai terakhir kali oleh musuhnya.


Jihan tengah menatap Faisal yang menatap dokumen yang diberikan oleh Jihan. mereka menoleh kepintu mendengar suara pintu terbuka, Dia VANIA OKTA MAHENDRA manta pacar Faisal.


"hai sayang" sapa Vania tersenyum manis


"siapa tante itu bos? temen mama lu?" tanya Jihan dibalas dengan kekehan kecil


"mantan gue" dibales "0" ria


"Hallo Tante" Sapa Jihan


"Whatt the fack, lu bilang apa Tante? gue masih muda, perawatan gue mahal dan lu manggil gue tante"murka Vania


"tapi tante penampilanya kayak mami aku menor banget" ucap sans Jihan


"Udah gak usah ribut, lu mau ngapai" dengan nada dingin tak lupa tampang datar.


Vania berjalan ke belakang Faisal lalu mengalungkan tanganya di laher Faisal" nemuin kamu lah"


Jihan melepaskan tangan Vania dari leher Faisal" tante jangan pegang pegang pacar jihan" menatap tajam Vania


" eh lu bocil gak usah ngaku ngaku"


" kalau gak percaya tanya aja sama Faisal"


"beneran kamu pacaran sama dia?" dianggukin Faisal


"tuh kan, mau pergi secara baik baik? apa mau gue seret? apa pake sekurity? atau yang paling ekstrim gue buang lu dari sini kebawah, mau? lumayan ini lantai 10 pulang pulang tinggal nama."Ucap Jihan


"gue pergi" lalu pergi

__ADS_1


" siapa tu cewek sok sokan banget, gue bakal ambil Faisal dari dia" ucap Vania tersenyum licik.


bersambung......


__ADS_2