
karna udah larut malam, Faisal memetuskan untuk pulang tapi ia tak pulang kerumah melainkan le cafe yang ada dikota itu. ia mencari Dia Adalah Bastian Verlino cowok bertubuh tinggi,putih, manis, jangan lupayang menambah ke gantengann
(angggap aja ni orang, capek gue carinya)
" Hallo bro " sapa Faisal laluFaisal duduk didepan Bastian.
"gue udah nunggu disini setengah jam lama amat lu kek cewek" cibir Bastian
"Sorry, tapi nganter pacar dulu" sambil mengangkat tanganya memesan minuman
"mas pesen apa mas? Tanya barista itu
"Coffe latte satu"
"iya silahkan ditunggu" lalu pergi
"lu malem malem pesen kopi, kalau gue pusing"
"gue kan masih muda gak kayak lu dah tua" ledek Faisal
"enak aja lu gue masih muda ya" ucap tak terima Bastian.
"eh btw pacar lu masih jadian sama nek lampir" Faisal terkekeh mendengar sahabatnya memanggil Vania nek lampir
"gak, pacar gue sekarang namanya Jihan seketaris gue."Ucap Faisal
"tapi ada yang gue bingungin, gue cari tau tentang asal usul dia tapi entah kenapa semua akses kayak ditutp sama dia" lanjut Faisal sambil meminum caffe latte yang udah datang.
Emang beberapa minggu yang lalu Faisal menvoba mencari tau tentang Jihan tapi bukan Jihan namanya kalau dia gak nyegah.
" coba lu ada fotonya gak?" Faisal memperlihatkan Foto Jihan
"lah ini mah Jihan Natalhe temennya Kita apa Kira apa_"
"Kila"
" iya, mereka temen gue pas kuliah di AS"
"serius?" Tanya Faisal memastikan
"iya, dulu temen gue ada yang mau deketin Jihan eh malah ditonjok sama suruhan ortnya"
"Ck, gue tamabh penasaran deh sama latar belakangnya dia" Gumam Faisal
Faisal dan Bastian berpindah tempat ke sebuah club malam atau bar yang ada dikota itu. duduk disalah satu meja yang ada disana dengan berbagai minuman. satu gelas mereka masukkan ke mulut mereka disusul beberapa gelas kemudian, keadaan mereka kini mabuk tapi masih sadar.
Tiba tiba ada tante tante girang, Ets ralat dia Vania yang duduk disebelah Faisal.
"Hallo Faisal ,Bastian" sapa Vania sambil mengelus elus tu paha Faisal.
__ADS_1
"Gak usah sentuh sentuh gue ANJING" kesal Faisal menepis kasar tangan Vania
"Kamu tambah galak, tambah suka aku" Faisal tak menanggapi omongan Vania ,ia lantas ngengambil ponsel lalu memencet tag Jihan
Just like the day that I met you
The day I thought forever
Said that you love me
But that'll last for never
"Nat, ada yang nelfon angkat cepet" teriak Kila
" iya iya" Jihan meraih Ponselnya lalu mengangkat menaroh ponselnya didekat telinga.
"Apa? Siapa?Kenapa? Nelfon malam malam mau gue bunuh lu?"
"Jihan ini aku Faisal, jemput aku dibar ya?"
"haduhh yang capeknya ke kunti, hobi amat nyusain orang, iya bentar" lalu menutup nya
Jihan langsung mengiyakan perintah Faisal karna takut nanti ada tante tante girang trs melakukan hal yang 'itu' nanti minta tanggung jawab trs nikah kan nanti rencana Jihan gagal atau ada alasan lain cuman Allah,dia dan Author yang tau, hehe.
"Kila ayo ikut gue"
"gak mau" tapi bukan Jihan kalau gak maksa, dia narik tu tangan Kila, dia jadi duduk
__________
Sesampainya dibar, semua menatap mereka aneh biasanya kebar mengunakan baju yang mini lah ini malah menggunakan baju pendek sama celana panjang dan Rambut digulung asal asalan.
mencari orang yang mengganggu tidur cantiknya, nah itu yang lagi digodaini sama yante tante.Melangkah kearah mereka menarik paksa tangan Vania yang berada di paha Faisal.
"Hai Tante tante, udah dibilangin dari kemarin jangan ngangu pacar Jihan susah amat si" Geram Jihan menepis tangan Vania.
" gue masih muda, helo umur gue baru 23 th tau, gak pantes dipanggil tante" Ucap Vania gak terima.
" Hellow, temen gue juga ada yang umurnya baru 21 th tapi udah dipanggil tante tante karna apa? ya karna penampilanya kayak tante tante" kali ini bukan Jihan yang menjawab melainkan Kila yang mendapatkan plototan dari Vania.
"ini lagi siapa?"
"Kenalin Kila Natasha cewek paling cantik yang ada di Indonesia bukan kayak lu tante"
"Jihan sini aku mau tidur" Sela Faisal dan Jihan mendekat memapah Faisal.
"Kil, bawa yang satunya lagi" Pinta Jihan
"Loh ini kan bastia, Halo Bas" Sapa Kila
"Halo Kila"
_________________
__ADS_1
Kini semuanya berada di mobil dengan posisi Jihan yang menyetir dosampaing ada Faisal dan dibelakang ada Kila dan Bastian.
"Kita kerumah kamu Sal," Tanya Jihan
"Ke Alpartemen Kila aja"
"Lah lah lah kok ke Alpatemen gue si" Sela Kila tak terima.
"Lu gak kasihan sama Jihan apa kalau nyetir ke rumah gue atau rumah Bastian bakal lama tapi kalau ke Alpartemen lu, tuh didepan lebih cepet "Jelas Faisal membuat tarikan melengkung disudut bibir Jihan.
Care
Kata itu yang pantas dilontarkan kepada Faisal membuat hati Jihan terasa Sejuk tp tak berlangsung lama mengingat seseorang yang tengah berjuang di bangsal Rumah Sakit ya Papinya. Hati yang tadinya Sejuk jadi berapi layaknya kebun Sakura yang tak sengaja terkena kobaran api, langsung angus.
Tak lama mereka sampai Di Alpartemen, memasuki kamar masjng masing di situ ada 2 kamar Satu buat Jihan Kila satu lagi buat Faisal dan Bastian.
________________
Pagi hari yang cerah, Gadis berambut pendek itu terbangun karna ia sudah terbiasa bangun lebih pagi karna ulah Jihan yang tak tanggung jawab oleh Perusahaannya malah fokus ke Balas dendam kan semua perkerjaan memumpuk di Kila ya walaupun Jihan juga bantu bantu dikit.
Melangkah keluar Kamar, menggulung Rambut tak Rapi sama sekali, mengambil Roti yang ada didapur mengoleskannya dengan Selai coklat membawanya ke sofa yang ada disana.
Suapan pertama berhasil masuk kedalam bibirnya tapi tidak untuk suapan ke dua secada tiba tiba tangan Kila ditarik paksa oleh tangan kekar milik Bastian.Dan hap masuk lah ke mulut Bastian membuat darah tinggil Kila naik.
"BASTIAN KOK LU MAKAN " teriak Kila
"Hehe, gue laper. bikinin nasi goreng dong"
"gue? ogah emang gue babu lu apa?"
"bukan babu melainkan latihan menjadi seorang istri yang taat pada suaminya"
"Siapa?" Tanya Kila binggung
"You and me, Husband and wife" Jelas Bastian
"Lu gila yok gue aja ke RSJ "
"Gak mau, maunya Ke KUA"
"Terserah" finish Kila
"Buatin Nasi goreng dong Kila" Kila menatap Wajah Bastian yang memelas bukannya kasihan malah pingin ia tabok.
" Ya udah iya , gue juga laper" Berdiri " bantuin lah bego dikira gue babu lu apa" menarik tangan Bastian menuju Dapur.
Nasi goreng telah siap berada di meja makan, tak lama Queen Jihan And King Faisal dateng. Dah lah nasib Bastian dan Kila jadi babu.
"Ini lu yang buat kil"
"iy_"
"Gue yang buat sama Kila" potong Bastian dan Jihan. menjawab '0' ria.
__ADS_1
Kila menatap sinis Bastian bantuin apa bukanya bantuin malah bikin rusuh, Faisal tak mengatakan apa apa lebih memilih untuk memakan nasi goreng itu daripada mendengarkan omongan gak penting dari tuh orang berdua.
BERSAMBUNG......