
"Aku meminta Hakku sebagai suami malam ini "tegas richard
"ngga! aku masih belum siap!" tolak sang istri lebih tegas.
"Kenapa hah? karena kamu sudah tidak perawan? tidak masalah, aku menerimamu!""
"Aku bilang tidak ya tidak!" tegas Resita. ia menatapnya nyalang suaminya.
" kalau kamu sudah bosan Ceraikan Aku!" Lanjut Resita.
"selalu saja seperti ini. Cerai, Cerai, Cerai! Apa kamu sudah tidak sabar menantikan gelar seorang janda hah?!" sarkas Richard.
"aku bilang, aku belum siap disentuh dan tidak akan pernah siap, karena aku tidak pernah mencintai mu sedikit pun! jadi jangan paksa aku, dan jika kamu bosan kau bisa berceraikan aku kapan pun!" tegas Resita lagi, lalu keluar begitu saja dari kamar nya. meninggalkan record yang sudah sangat emosi dibuat nya!
sebelum dia benar-benar keluar, Resita sempat mengatakan. "
temukan keluarga orang yang sudah menabrak adikku hingga kakinya patah!" setelah mengatakan itu, ia pun menutup pintu sedikit keras.
Nafas Richard memburu, ia melempar apa saja yang ada di sampingnya.
Walau Richard marah, Tapi ia tidak bisa menolak permintaan istrinya itu.
Richard dan Resita sudah menikah selama dua tahun, Namun pria itu tak pernah menyentuh istrinya sekali pun.
awal nya Richard memaklumi karena mungkin Resita masih belum siap untuk disentuh tanpa adanya cinta. tapi setelah memasuki tahun kedua, Richard pun tahu alasan terberat istrinya tidak ingin disentuh.
ada masa lalu Resita yang sangat kalam bagi Richard namun bagi Resita sangat indah!
Memang b\*ng\*\*t, tapi Richard masih mau menerima semua itu karena ia sudah sangat mencintai istri nya. lebih dari apa pun!
Resita adalah seorang pramugari senior, dan Richard
Robert Robinson, pengusaha kaya raya dia adalah pewaris keluarga Robinson. keluarga terkaya nomor dua di dunia!
tapi kekayaan tak selamanya menjadi pusat kebahagiaan.
Resita justru sangat tersiksa dan tertekan karena menikah dengan Richard dan mengelar 'Nona Robinson'
Resita punya sesuatu yang lebih berhargaan dari apa pun!
Drtttt Drttttt
dering ponsel Richard membuat pria itu langsung mengangkat panggilan setelah membaca nama Damian di layar ponsel nya.
"*Kami sudah menemukan putri dari seseorang yang sudah menabrak adik ipar Anda tuan*,"
__ADS_1
Richard tersenyum miring mendengar laporan Damian.
" bawa dia ke gudang markas!" setelah mengatakan itu, Richard langsung menutup panggilan begitu saja.
Richard meraih kunci mobilnya dan segera keluar dari kamarnya ia akan sedikit bermain-main dengan seseorang, ia akan meluapkan emosi Ia pendam dari tadi.
"Mau ke mana?" Mas tanya Resita saat Richard melewati nya begitu saja di ruang tamu.
"Keluar, Cari udara segar," jawab Richard tanpa menatap wajah resita. Ia membuka pintu dan segera mencari mobilnya dan pergi ke gudang markas.
Markas yang Richard sebut adalah tempat nongkrong dia bersama semua teman-teman nya. Tempat itu sangat mewah dan di penuhi dengan mainan pria dewasa, seperti adalah lapangan basket, bilyard, dan masih banyak lagi.
Markas mereka ada tiga lantai. lantai pertama untuk parkir, dan lantai kedua ada ruang tamu mewah dan banyak kamar serta ruangan untuk bersantai dan ada juga gudang. dan lantai ketiga ada banyak permainan di sana.
Richard melihat pagar tinggi menjulang, di mana Dua penjaga langsung membukakan pagar sebelum mobil mewah itu menabrak pagar ini.
mereka menuduh hormat saat memberi Richard memasuki area rumah nya. pria itu langsung membawa mobilnya ke lantai 1 dan memarkirkannya di sana. ia pun naik ke lantai 2 menggunakan lift.
setelah keluar dari lift. Damian langsung menyambutnya.
"Gadis itu ada di gudang, dia di ikat. belum ada yang ditindak karena Tuan belum memberikan izin," jelas Demian sambil berjalan mengikuti tuan nya.
Mendengar kata 'Gadis' dari mulut Damian. spontan Richard menghentikan langkahnya dan berbalik menatap Damian. "dia seorang gadis?" tanya Richard dengan suara berat serak-seraknya basa khas nya.
Richard menaikkan alisnya sebelah, Ia baru tahu jika tawanannya itu seorang gadis.
"apa Tuan keberatan menyiksa nya?" tanya Demian cukup Berani.
"Tidak," setelah mengatakan itu, Rita pun kembali melanjutkan langkahnya menuju gudang.
tanpa bersuara, pintu gudang yang cukup mewah itu terbuka begitu. saja Richard dan Demian berjalan masuk dan Richard pun bisa melihat gadis itu yang diikat oleh tali cukup keras, dan mulutnya ditutupi lakban.
Gadis itu menunduk takut. membuat Richard tak bisa melihat wajah nya. apalagi rambut gadis itu yang tak di ikat, seolah membantunya untuk menutupi wajah nya.
Richard melangkah ke arah Gadis itu membuat Gadis itu semakin bergetar ketakutan.
Tap
Tap
Tap
__ADS_1
Gadis itu terlihat semakin bergetar ketika Richard semakin dekat ke arah nya.
dan Richard, dengan sekali sentakan ia pun mengangkat dagu Gadis itu.
alis Richard naik sebelah saat melihat mata gadis ini yang cukup menarik. dengan kasar Richard melepas saban dari mulut gadis itu.
Gadis itu merintih kesakitan!
Masih memegang dagu Gadis itu, Richard melihat air mata Gadis itu terus keluar.
"namanya Herlin Smith, putri bungsu dari Hutama, pria yang sudah menabrak Adik Nona Resita," ucap David dari arah belakang.
Richard tersenyum miring, mendengar itu. istrinya sangat Terpukul melihat keadaan adiknya yang tidak bisa berjalan. dan untuk pertama kalinya istrinya meminta pertolongan padanya, maka Richard harus membalaskan dendam istrinya pada gadis ini.
"Ayahmu menabrak adik iparku hingga kakinya patah. sebagai balasan nya, akan aku lepaskan kaki mu!" desis Richard membuat Herlin sangat ketakutan.
tubuh Herlin bergetar hebat membayangkan jika Richard akan melenyapkan satu kakinya.
"T-tuan tolong lepaskan aku ayahku su-"
BRAKHHH!
Tanpa ampun Richard langsung Menendang kursi yang Herlin duduki, hingga membuat Gadis itu terjungkal ke belakang.
Herlin meringis kesakitan saat merasakan bokongnya tertekan benda besar di belakang nya.
dua pria berbadan besar kembali memperbaiki posisi kursi danHerlin. membuat Herlin kembali takut, karena ia kembali melihat wajah Richard yang sangat menyeramkan .
"adik iparku harus kehilangan keceriaannya karena tidak bisa berjalan. sebagai balasannya akan kurebut masa depanmu!" ancaman Richard, sambil mengeluarkan senyum miring karena melihat Herlin sangat ketakutan.
Herlin terus menangis ketakutan. firasatnya semakin buruk saat mendengar ancaman Richard.
Richard Pandangi tubuh Herlin yang terlihat sempurna. tapi Sesungguhnya ia tidak bernafsu dengan gadis ini. ia hanya akan sedikit bermain-main!
"Ada dua pilihan! Telanjang di tengah jalan sambil di ikat, atau bunuh diri!" ucap Richard memberi dua opsi.
Herlin sebaiknya semakin menangis tersedu-sedu mendengar opsi yang Richard berikan.
Jangankan Herlin, bahkan Damian saja merasa sangat ngeri.
"Bahwa dia ke kamar! ikat dan borgol dia di kamar!" perintah Richard.
Herlin pun dibawa oleh beberapa pria bertubuh besar ke kamar.
Herlin tahu, apa yang akan terjadi padanya sebentar lagi.
__ADS_1
Jika tidak mati, Maka ia akan berakhir seperti sampah yang tak ada harga nya!