BENIH MAFIA KEJAM

BENIH MAFIA KEJAM
Bmk/2


__ADS_3

Herlin menangis tersedu-sedu di depan kasur. ia memeluk lututnya, badan nya bergetar hebat.


Herlin menderita saat mengingat Bagaimana richar pelecehannya dan memperlakukannya seperti hewan Berapa jam yang lalu.


Herlin menutup matanya dan menggeleng kecil untuk menepis ingatan Itu. namun sialnya otaknya malah memutar kembali kejadian Berapa jam yang lalu.


Herlin di Bawa paksa dan dilempar ke atas kasur dengan kasar. dan sangat mudah bagi mereka untuk mengikat kedua tangan Herlin di masing-masing sisi, terakhir mereka juga mengikat kaki Herlin di kedua Sisi. membuat Herlin melihat seperti hewan panggang yang siap saji.


Richard yang masuk, tersenyum puas melihat itu.


dendam istrinya akan terbalaskan sedikit lagi.


ketakutan Herlin bertambah sehingga melihat membuka kemejanya dan memperlihatkan tubuhnya yang sempurna itu.


"setelah ini, jika kau mati itu akan lebih baik, daripada hidup seperti sampah busuk!" sarkas Richard, Yangmenatap Herlin sangat benci.


saat itu juga tanpa melewatkan kesempatan sedikit pun, Richard langsung menindih harlin, dan memperlakukan Gadis itu seperti hewan!


sangat kasar!


tangisan bercampur ******* membuat Richard semakin puas. setiap raungan yang harlin keluarkan,


itu seperti obat pemuasnya saat ini.


hampir 4 jam Richard tak melepaskan harlin. membuat tubuh gadis itu terasa sangat Remuk!


Saat itu, Herlin menatap baik-baik Wajah pria yang sudah menodainya dengan begitu keji!


Herlin tidak akan memaafkan orang ini!


wajah tampan Mbak Dewa, namun kelakuannya seperti penghuni neraka!


Herlin menutup matanya merutuki nasibnya yang tidak pernah baik kepadanya.


Herlin sekarang paham Kenapa ia bisa berada di sini.


semua ini karena ayahnya yang tanpa sengaja menabrak seorang gadis yang berlari sambil menangis ke tengah jalan, dan sangat Di sayangkan kejadian itu begitu cepat hingga ayah Herlin seketika panik dan lepas kendali, bukan nya menginjak rem, ia malah menambah gas!


Gadis itu langsung dilarikan Kerumah sakit setelah mereka semua mengetahui siapa gadis ini.


sedangkan ayah Herlin, Dia langsung meninggal di tempat.


Lalu pembalasan seperti apa yang keluarga Gadis itu inginkan? bukannya nyawa Ayah Herlin sudah menjadi bayaran nya .


Apa mereka belum puas??!


Di lain sisi


Rider membakar rokok dan menghisapnya dengan sangat nikmat, ia berada di balkon kamar nya.


kejadian di mana ia merenggut kesucian seorang gadis berputar di ingatan nya.

__ADS_1


Richard yang kalah ia sudah tak bisa menahan hasrat nya, melampiaskan nya pada gadis lugu yang masih Suci!


bahkan Richard jelas darah perawan di atas kasur itu!


tidak dilayani selama 2 tahun oleh istrinya membuat ia mudah lepas kendali.


Terdengar suara pintu terbuka. Richard tak perlu repot melihatnya, ia sudah tahu kalau itu Resita.


" Kamu belum tidur?" tanya Resita yang berdiri di dekat Richard.


"Kamu sendiri kenapa belum tidur. ini sudah larut, Tidur lah!" ucap Richard terdengar sedikit Acuh dan dingin, Tidak seperti biasanya


Resita mengernyit. suaminya ini akan berbunga-bunga ketika ia menanyakan apa saja padanya, bahkan biasanya ricar akan memperpanjang obrolan, supaya bisa berlama-lama bersama Resita.


Ada apa dengan Richard? tanya resita dalam benak nya.


"besok aku ada penerbangan ke Eropa. minggu depan aku kembali," ucap Resita, lalu masuk ke dalam kamarnya dan segera membersihkan diri dalam kamar mandi.


Richard tak merespon. ia menghisap rokoknya sampai habis, lalu masuk ke dalam kamar nya. duduk di tepi ranjang .


" RICHARD! INI DARAH APA?!"


richard menoleh saat mendengar Resita berteriak dari dalam kamar mandi. Tak lama kemudian wanita itu keluar sambil memperlihatkan kemeja putih yang terkenal sedikit noda darah.


Richard menaikkan sebelah alis nya. ia sedikit kaget melihat respon istrinya.


Apa istrinya cemburu??


membuang nafas kasar.


"salam sekali tidak aku hanya kuatir jika kau sudah membunuh seseorang, dan kau membawa jejaknya kemari!"


Richard tersenyum kecut. apa yang bisa diharapkan dari istrinya ini?


resita kembali ke dalam kamar mandi karena tidak mendapat respon dari sang suami.


Richard meneguk air mineral yang ada di dekatnya. setelah itu menarik selimutnya dan segera tidur.


hari ini cukup melelahkan, dan entah mengapa. Richard sedikit merasa senang karena seperti berhasil membuka segel terkuat di bumi saat menyentuh Herlin.


hasratnya terus menginginkan itu, namun hatinya terus memikirkan resita.


Ah, Richard jadi galau!!


Disaat Richard sedang tertidur pulas. Herlin justru menangis tersedu-sedu di dalam kamarnya.


Herlin sangat takut! kejadian tadi cukup memberikan ia sedikit trauma.


Herlin menggigit selimutnya untuk menyalurkan emosinya. beberapa kali ia membungkam mulutnya saat tangisan keras nya tak bisa ia tahan.


Kesucian yang selama ini ia jaga untuk suaminya kelak, terenggut begitu saja.

__ADS_1


ayah nya pernah mengatakan, jika Wanita hanya punya satu hal yang sangat berharga dalam hidup nya. yaitu, mahkota!


Herlin tahu apa maksud nya!


dan sekarang ia sudah kehilangan mahkotanya begitu saja!


*********


pagi nya.


Byurrrrrrrr.


Herlin langsung bangun dari tidurnya saat air itu mengenai wajahnya. membuat Herlin hampir tersedak!


"BANGUN! SANA CARI KERJA! JANGAN HOBI JADI BEBAN!" teriak Devi, ibu Herlin, lebih tepatnya Ibu angkat .


Herlin adalah anak yatim piatu, yang diangkat oleh utama saat ia masih berumur 2 tahun. dan sejak kedatangannya ke sini ,sikap Devi tak pernah berubah selalu kasar pada herlin. Apalagi setelah utama meninggal, Devi semakin membencinya!.


kejadian di mana ia di culik saat mencari pekerjaan, Devi bahkan tak tau!


"Iya Bu, aku siap-siap dulu," Hanya itu yang bisa heroin katakan. ia bergegas mengambil handuk dan ke kamar mandi.


Devi terus men-dumel tak jelas, tidak memukul Helen sehari saja. membuat dia seperti kekurangan vitamin, devi mengerutkan keningnya saat melihat cara jalan Herlin dikit aneh.


tapi tak mau terkesan peduli, Ia pun mengabaikan itu.


setelah mandi dan memakai kemeja putih dan rok hitam selutut. Herlin pun keluar rumah dengan membawa semua surat lamaran kerjanya yang sudah ia persiapkan Berapa hari yang lalu.


baru saja 3 bulan hari ini lulus sekolah. ya diharuskan segera untuk mencari pekerjaan tapi tidak masalah, jika itu yang bisa membuat Devi menyayangi Herlin.


bermodalkan uang dua puluh ribu untuk ongkos, karena Lucky Abangnya tak mau mengantarnya. terpaksa Herlin naik angkot.


hari ini ia akan mencoba melamar sebagai SPG di sebuah Mall besar. Bismillah semoga saja dia diterima!!


Herlin pun turun dari angkot dan membayar ongkos lalu mulai berlari kecil masuk ke dalam gedung Mall ini.


Herlin menanyakan kepada satpam soal lamaran kerjanya. dan siapa mengatakan jika itu dititipkan saja padanya.


dengan harapan yang sangat besar, hal ini menitipkan lamaran kerjanya pada Pak satpam.


Herlin berpikir untuk berjalan-jalan sedikit dimaini mungkin akan bisa meringankan beban pikiran nya.


Herlin pun masuk.


senyumnya bangkit. kakinya sangat bahagia bisa menginjak gedung besar di pusat kota ini.


" ngapain kamu di sini?"


suara berat itu membuat senyum Herlin pudar. ia melihat Lucky Abangnya sedang berdiri di depannya dengan menatap dirinya tajam.


" Aku baru saja melamar kerja," jawab Erlin

__ADS_1


"pulang!" perintah Lucky yang tak bisa dibantah karena akan berakibat buruk untuk Herlin Jika ia sampai melanggar


__ADS_2